<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132</id><updated>2012-02-23T09:39:07.665+02:00</updated><title type='text'>.:: goeshid ::.</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>176</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-5237068860845205301</id><published>2012-01-29T01:10:00.001+02:00</published><updated>2012-01-30T01:12:27.939+02:00</updated><title type='text'>Kisah Shalat Istikharah (2)</title><content type='html'>Cerita lainnya tentang istikharah saya adalah soal pernikahan. Beberapa kali gagal dalam usaha menggaet pendamping hidup, puji syukur kepada Allah akhirnya saya ditautkan dengan seorang istri yang sempurna buat saya. Begitu sempurna sehingga untuk mendapatkannya pun saya harus seperti “bermandikan darah”. Harus melalui usaha keras yang saya kira tanpa kekuatan keyakinan kepada petunjuk-Nya maka akan dengan mudah saya menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai mengenal istri saya sekitar Juli atau Agustus 2009. Mungkin karena kasihan melihat saya jomblo sekian lama, mbak saya mengenalkan saya dengan si dia. Saya hanya diberi nomor telpon dan dipersilakan melakukan hubungan lebih lanjut sendiri. Karena berbeda jauh soal latar belakang pendidikan dan pergaulan, kami memang sering tidak nyambung saat mengobrol . Kiranya hanya kejombloan saya yang membuat saya terus mencoba menghubunginya. Sementara dia mungkin hanya punya satu alasan untuk tetap menerima telpon saya: tidak enak sama mbak saya. Dia memang adik kelas mbak saya di pondok.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pun saat menerima telpon saya, biasanya dia nyambi menyapu, mengobrol dengan adiknya, atau malah tiba-tiba bilang, “Maaf ya saya harus mengerjakan ini dan itu, jadi sekian dulu ya telponnya.” Bagaimana dengan berkirim sms? Jangan harap mendapat balasan! Tapi karena saya jomblo, ditambah saya sudah istikharah untuk memulai hubungan ini, ya saya mencoba terus saja untuk mengenalnya lebih dekat (meski hasilnya malah tambah jauh). Saya bahkan harus agak “memaksa” datang ke rumahnya, sekitar akhir Agustus 2009, untuk mengetahui langsung bagaimana orangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diberi rute yang—entah sengaja entah tidak—diputer-puter sehingga membuat saya sempat bingung, akhirnya saya menemukan rumahnya. Kami pun jadi saling tahu secara off air, dan rupanya saya semakin tertarik. Hanya saja, sepertinya tidak demikian si dia. Si dia sepertinya malah semakin pantang untuk mau saya dekati. Tidak mau menjawab telpon atau sms. Kalaupun dijawab maka bahasanya sangat ketus dan saya yakin tidak ada seorang pun berharap mendapatkan jawaban seperti itu. Semangat saya pun sempat mengendur untuk mendekatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya iseng-iseng itu mendapat “hadiah”. Pada hari kelima (kalau tidak salah ingat) lebaran tahun 2009, saya hendak menghadiri reuni alumni Kairo di Pekalongan, kira-kira 50km dari rumah saya dan hanya 2-3 km dari rumah istri saya. Kebetulan juga mbak saya ke Pekalongan bersama suami dan anak-anaknya untuk bersilaturahmi dan berbelanja batik. Saat saya sudah di Pekalongan, mbak saya menelpon. Rupanya mbak saya tengah berada di toko batiknya  bu lik dari istri saya. Mbak saya mengajak saya datang ke toko batik itu dan entah kenapa seperti agak memaksa saya—dan saya enjoy saja—untuk ikut ke rumah bu lik saya yang berimpitan dengan rumah istri saya. Karena rumahnya berdekatan itu dan saya juga sudah mengenal (tahu) dia dan keluarganya, tentu tidaklah elok untuk tidak mampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan itu pun terjadilah. Bagi saya, sama sekali tidak ada niatan pendekatan saat pertemuan itu. Saya sudah berpikir nyaris mustahil mendekatinya, karena saya pun tahu dia mungkin belum bisa melupakan kondisi baru saja putus dari pacarnya karena tidak direstui orang tua. Hanya saja, saat mau berpamitan pulang, saya iseng berbisik kepada mbak saya, “Tawarkan kapan giliran si dia mau mampir ke rumah?” Mbak saya pun menyalurkan aspirasi saya. Tanpa dinyana sama sekali, neneknya menjawab penuh keyakinan, “Ya segera lah, insya Allah 2-3 hari lagi.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kaget mendengar jawaban itu. Niat nanya iseng bin basa-basi malah dijawab dengan amat sangat serius. Saya juga melihat mimik kaget bercampur tidak percaya ada di wajah istri saya saat itu. Hal yang sama juga ditunjukkan ibu mertua saya. Saya sangat maklum, karena tanpa musyawarah dulu—minimal dengan ibu mertua karena ayah mertua sedang tidak di rumah, kok bisa-bisanya nenek menjawab seperti itu. Tapi kemudian semua mencair dengan saling senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keluarga yang sudah saling mengunjungi, mau tidak mau kami menjadi seakan-akan makin dekat. Mungkin dia tidak menginginkan hal seperti ini, tapi saya pun tidak bisa mengelak kejadian ini. Tidak mau berlarut-larut memainkan hati yang tidak jelas ujungnya, saya pun segera istikharah untuk menanyakan secara resmi kesediaan si dia bagaimana jika berlanjut ke pelaminan. Kondisi sebelum istikharah adalah saya berharap dia mau menjadi istri saya. Namun, saya pun tahu sepertinya harapan saya itu sangat kecil kemungkinannya, melihat betapa sengitnya dia saat menjawab telpon atau sms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru karena “perlawanan” sengit seperti itulah yang membuat saya “mempercepat” proses. Saya tidak mau berlama-lama terkungkung dalam keadaan seperti itu. Jangan sampai bertepuk sebelah tangan ini berlarut-larut. Kalau memang jodoh, biarkan kami segera duduk bersama di pelaminan. Kalau memang bukan jodoh, biarlah saya tenang memikirkan bakal calon lainnya. Bismillah, segera saya melakukan shalat istikharah. Kalau tidak salah ingat malah sampai tiga kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah shalat istikharah, saya pun memberanikan diri menyatakan dengan tegas maksud saya, yaitu hendak melamarnya. Melalui telpon, saya pun menanyakan, “Bagaimana dengan Anda?” (tentu tidak seperti itu bahasanya) Deg-degan menunggu jawaban? So pasti! Mau tahu jawabannya? Setelah yang satu ini ya…. Eh, malah kayak iklan…. Sama sekali tidak disangka, dia menjawab MAU! Nah loh, lalu apa yang membuatnya mau? Saya bertanya demikian. Dia menjawab, ya karena keinginannya. Aneh banget ya, selama ini kan kalau dihubungi seperti selalu menghindar, diajak nikah kok malah menjawab mau. Sempat saya ragu dengan jawaban itu, namun saya percaya sajalah, daripada berabe. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, saya tidak menyangka jawabannya MAU. Bahkan saya sudah benar-benar sangat siap jika jawabannya TIDAK. Malah saat itu saya berjanji pada diri saya, melihat gelagat menjauh seperti yang selama ini dia tampakkan, kalau jawabannya TIDAK maka saya tidak akan mengulangi pertanyaan yang sama. Saya akan langsung mundur dan benar-benar melupakannya. Saya sangat yakin semua sudah diatur oleh-Nya dan saya sangat yakin dengan istikharah. Berbeda sekali dengan usaha-usaha sebelumnya mencari pendamping hidup, yang tidak akan mundur sebelum tiga kali menanyakan dan selalu dijawab TIDAK. Karena mendapat jawaban MAU, saya pun segera menghubungi keluarga di rumah (saat itu saya di Jogja) agar dalam pekan itu secara resmi melamar si dia ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kekuatan istikharah. Sesuatu yang tadinya abu-abu, masih ragu-ragu untuk dijalankan, menjadi begitu mudah dan ringan untuk dilalui. Sementara sesuatu yang sudah tidak diragukan untuk dikerjakan, layak juga untuk diistikharahi dulu, supaya lebih mantap lagi untuk dilaksanakan. Yakinlah, kalau itu memang terbaik menurut pandangan-Nya maka jalannya akan semakin dilempangkan. Adapun jika itu tidak baik menurut-Nya maka akan dicarikan jalan lain yang lebih mudah lagi ditempuh.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung Sawah, 27 Desember 2011-Wonoyoso, 29 Januari 2012&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-5237068860845205301?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/5237068860845205301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=5237068860845205301' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5237068860845205301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5237068860845205301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2012/01/salah-kostum.html' title='Kisah Shalat Istikharah (2)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6702542133509379919</id><published>2011-12-26T07:30:00.002+02:00</published><updated>2012-01-30T01:07:15.929+02:00</updated><title type='text'>Kisah Shalat Istikharah (1)</title><content type='html'>Kapan pertama kali mendengar tentang shalat istikharah? Saya sebenarnya sudah sejak kecil mendengar istilah istikharah. Istikharah, yang secara etimologi bisa diterjemahkan sebagai “ingin memilih”, pertama kali saya praktikkan pada tahun 2001. Saat itu awal berada di Mesir. Kisahnya berkaitan dengan cinta pertama, yang diawali cinta monyet tetapi kemudian berkembang menjadi cinta beneran. Buktinya, bertahan dari kelas 2 MTs sampai tahun ketiga duduk di bangku kuliah. Kalau dihitung-hitung rentang waktunya mencapai hampir 8 tahun—meski sempat terputus sekitar setahun di 2001 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah putus menuju pertautan kembali itulah saya pertama kali melaksanakan shalat istikharah. Awalnya seperti begitu mudah saling mengucapkan “ai lev yu”, tetapi rupanya kali ini harus diucapkan dalam status mahasiswa, tentu harus disikapi lebih dewasa. Si dia pun menanyakan keseriusan saya. Nah loh, saya sempat dag-dig-dug-der-daia lah atas pertanyaan itu. Karena itulah, tanpa tanya sama ortu, saya coba mengambil keputusan sendiri (don’t try this ya!). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya hati sudah bulat untuk menjawab “ya, serius!” namun coba ah istikharah dulu. Saya sendiri bingung bagaimana sih istikharah itu. Bodohnya, saya tidak coba membuka buku-buku yang ada untuk mencari tahu tentang shalat istikharah. Akhirnya berdasarkan ingatan saja, dan ingatan itu pun sama sekali tidak mutawatir alias dari dengar-dengar-mencuri-dengar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu setahu saya shalat istikharah ya setelah selesai shalat dua rakaat lalu buka mushaf Al-Qur`an sekenanya dan lihatlah isi kandungan ayat yang secara acak dipilih itu. Konon, dari ayat itulah bisa “diterawang” kira-kira pilihan kita itu ke depannya bagaimana. Kebetulan juga saat itu yang terbuka adalah ayat tentang surga. Wah, pilihan tepat nih untuk mengiyakan, pikir saya waktu itu. Duh, benar-benar pengetahuan konyol saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan yakinnya menjawab anggukan. Sekali lagi saya tegaskan: tanpa meminta pendapat ortu. Sengaja saya tegaskan seperti itu karena rupanya ending-nya tidak seperti surga. Kelak, kami tetap harus berpisah jua. Jadi, bagaimana pun juga saya sarankan orang tua tetap harus diutamakan untuk dimintai pendapat soal masa depan. Dapat saya simpulkan bahwa istikharah saya ketika itu memang tidak bisa ditiru karena tidak melalui dasar rujukan yang tepat. Kalau memang benar ada tata cara istikharah seperti itu, maka dapatkanlah dari guru atau buku yang tepat, tidak sekadar dengar-dengar saja tanpa dasar yang bisa dipertanggungjawabkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian lama kemudian saya tidak bersentuhan lagi dengan istikharah. Sampai pulang ke Indonesia dan bekerja di penerbitan di Jakarta. Sebagai penyunting bahasa, kebetulan salah satu buku yang harus saya sunting memuat tentang tata cara shalat istikharah. Karena menyunting buku itu membacanya berkali-kali maka tata cara shalat istikharah itu rupanya benar-benar merasuk ke dalam lubuk hati saya yang paling dalam, cieeeee…. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk “uji coba” kebenaran tata cara shalat istikharah yang saya dapatkan dari menyunting buku itu, kebetulan saat itu saya merasa melihat seorang bakal calon pendamping hidup. Bismillah, saya melaksanakan shalat istikharah. Sesuai dengan tuntunan dalam buku itu, saya melaksanakan shalat dua rakaat, lalu membaca doa yang ma’tsur dari Rasulullah saw. Setelah itu, biarlah Allah yang menunjukkan jalan terbaik. Beberapa saat kemudian, entah kenapa tiba-tiba ada orang yang tanpa pendahuluan basa-basi apa pun, kok mengatakan kekurangan alias kelemahan yang melekat pada diri si dia yang kiranya tidak baik buat saya. Hmm, ini mungkin petunjuk dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istikharah berikutnya berkaitan dengan pekerjaan. Selepas dari penerbit di Jakarta itu, saya pulkam. Di tengah pulkam, rupanya ada telpon dari nomor yang tidak saya ketahui. Yang saya tahu hanyalah 021, artinya dari Jakarta. Sayang, telpon tersebut hanya jadi missed call karena saya tidak mendengar deringnya. Kemudian saya ketahui dari seorang teman bahwa itu rupanya dari sebuah penerbit lain di Jakarta yang levelnya di atas penerbit yang pernah saya bela. Dia mengatakan begitu karena ternyata pemimpin redaksinya sempat meminta nomor hp saya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun bimbang. Niat hati pulkam memang rencananya untuk mengabdi pada wong ndeso sajalah. Namun, ini ada tawaran dengan prospek begitu cerah untuk masa depan, belum lagi pendapatan yang kiranya jauh di atas penerbit sebelumnya. Karena ragu-ragu, saya pun meminta orang tua untuk mengistikharahkan. Berbeda dengan tata cara yang saya pelajari, menurut ortu, petunjuknya adalah sebuah ayat yang kandungannya kira-kira “rezeki bisa datang dari mana saja”. Tanpa pikir panjang, saya berkesimpulan bahwa berarti di Jakarta pun kalau ada rezeki ya harus saya jemput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segeralah saya ke Jakarta. Setelah ngobrol—bukan interview—dengan Pemrednya, saya diberi pekerjaan untuk mengedit sebuah naskah. Konon, pekerjaan freelance itulah yang menjadi tolok ukur layak-tidaknya saya ditarik ke penerbit tersebut. Singkat cerita, karena kemudian laptop mengalami kerusakan cukup serius hingga perlu diperbaiki berkali-kali, saya harus menyerah pada tugas itu. Tidak bisa memenuhi tenggat waktu yang telah ditentukan. Buyarlah harapan saya untuk bisa eksis di penerbit bonafid. Saya pun masih berpusing-pusing memikirkan hasil istikharah ortu dengan ending-nya yang seperti ini…. Kok bisa seperti ini ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, pada saat yang hampir bersamaan, saya juga tengah mengajukan lamaran beasiswa S2 di UGM. Sebelum mendaftar beasiswa ini, saya pun mengamalkan istikharah sesuai ilmu yang saya dapat. Hanya saja, sepertinya tidak ada tanda-tanda positif mengenai kabar beasiswa. Saat itu saya berpikir mungkin yang terbaik buat saya memang tidak kuliah di UGM. Saya benar-benar menikmati tawakal setelah istikharah-usaha-doa seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang datang kemudian justru kabar bahwa sebuah SMA di dekat kampung saya membutuhkan guru bahasa Arab. Setelah istikharah, saya pun mencoba mengajukan lamaran. Beberapa hari kemudian, saya diminta menghadiri rapat guru di SMA itu untuk bersiap mengajar. Inilah yang terbaik buat saya. Jawabannya begitu cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, mungkin ini jawaban dari dua istikharah saya sekaligus. Mendaftar beasiswa tidak diluluskan dan jalan yang harus saya tempuh adalah mulai mengabdi di kampung halaman. Tidak perlu saya sebutkan berapa materi yang saya dapat dari tugas mengajar. Betapa nikmatnya, saat itu saya sepenuhnya percaya bahwa rezeki itu datang dari Allah, sehingga hanya bisa bersyukur saat mendapat honor, itu pun sebagian saya serahkan kepada ibu saya. Menjadi guru di kampung halaman, saya sadar bahwa itu adalah bentuk pengabdian, bukan bentuk mencari nafkah. Toh, insya Allah saya bisa mencari nafkah dengan menjadi penerjemah atau editor lepas, pikir saya saat itu—dan alhamdulillah memang begitu kenyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tak disangka tak dinyana, belum genap dua bulan mengajar di SMA, saya mendapat informasi bahwa aplikasi beasiswa saya di UGM diterima. Ya, tahun itu rupanya pengumuman penerimaan mahasiswa dengan beasiswa tertunda sekitar satu bulan. Saya pun segera menghadap kepada kepala sekolah. Dengan begitu pengertian dan tanpa keberatan sedikit pun, kepala sekolah sangat mendukung dan bahkan mendorong langkah saya untuk segera daftar ulang di UGM. Bagaimana dengan pelajaran bahasa Arab yang saya ampu? Nanti mudah dicarikan penggantinya, begitu jawab kepala sekolah. Saya tawarkan untuk tetap mengajar tiap Jumat-Sabtu pun tidak diperkenankan. Katanya kasihan saya kalau harus bolak-balik ke Jogja tiap pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah benar-benar kuliah dengan beasiswa, saya benar-benar merasa betapa besar manfaat yang saya dapat dari shalat istikharah. Hati ini benar-benar dengan mudah menerima apa pun jalan yang harus dilalui, meski itu tidak sesuai dengan harapan semula. Saya pun jadi merasa seperti menemukan jawaban dari istikharah-istikharah yang saya lakukan sebelumnya. Termasuk hasil istikharah ortu soal “rezeki bisa datang dari mana saja”, rupanya saya salah kira di awalnya itu, karena setelah saya perhatikan lagi, rupanya memang rezeki itu bisa dari mana saja, tidak harus dari penerbit bonafid seperti harapan semula.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung Sawah, 27 Desember 2011-Wonoyoso, 29 Januari 2012&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6702542133509379919?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6702542133509379919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6702542133509379919' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6702542133509379919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6702542133509379919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/12/kisah-bersama-shalat-istikharah.html' title='Kisah Shalat Istikharah (1)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-8125134432908177516</id><published>2011-11-24T12:04:00.000+02:00</published><updated>2011-11-24T12:11:10.685+02:00</updated><title type='text'>melawan korupsi itu fardhu ain</title><content type='html'>tahun 2009, pada pemilu legislatif, para calon wakil rakyat mengeluarkan begitu banyak uang untuk mendapatkan suara rakyat sebanyak-banyaknya. mulai sekadar pasang pamflet, membayar tim kampanye, hingga mungkin banyak yang memberikan iming-iming uang untuk menarik massa sebanyak-banyaknya supaya memilihnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah jadi, maka jangan heran kalau ia ingin uang sejumlah besar yang sudah ia keluarkan saat masa kampanye segera kembali ke kantong. bahkan, kalau perlu, uang yang didapatkan harus melebihi uang yang dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;jika kita mau datang ke akar rumput, akan kita temukan banyak masyarakat membutuhkan bantuan. seperti modal kerja, biaya kesehatan, sarana dan prasarana pendidikan. sekian banyak peluang bantuan yang mungkin didapatkan masyarakat, tetapi rata-rata harus melalui beberapa pintu. runyam, karena melewati pintu-pintu tidak gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika dihubungkan dengan kasus pileg 2009 itu, rupanya banyak masyarakat yang harus melalui pintu legislator untuk mendapatkan bantuan. nah, di sinilah salah satu peluang si caleg terpilih untuk mengembalikan modal yang dahulu dikeluarkannya pada 2009. baik, akan saya usahakan bantuan untuk bapak, tapi nanti jangan lupakan saya ya, sekian persen dari total bantuan untuk saya. begitu kira-kira setiap kali masyarakat hendak "mengemis" bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konon, bahkan pembagiannya ada yang sampai 70% untuk legislator makelar dan hanya 30% untuk penerima bantuan. jika tidak bersedia merelakan persenan itu, jangan harap ada bantuan mengalir. mending saya usahakan untuk orang/yayasan/lembaga lain yang mau membaginya dengan saya. begitu kiranya si legislator makelar berpikir. dengan begitu, masyarakat jadi tidak punya pilihan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika mau bersikap otokritik, tentunya masyakarat juga tidak bisa langsung menyalahkan legislator--ataupun pejabat eksekutif--semacam ini. toh, itu semua hulunya sebagian menyangkut di masyarakat. misalnya, masyarakat yang mau menerima uang suap saat pileg itu. saat mau ditawari uang sogokan untuk memilih caleg, biasanya memang tak butuh waktu apalagi pemikiran panjang untuk menerimanya. asyik, dapat angpau! begitu kira-kira teriak dalam hati para pemilih. padahal, hal ini bisa berakibat fatal di kemudian hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok, si penerima sogokan--bahkan meskipun akhirnya ia tidak memilih si pemberi sogokan itu--barangkali tidak merasakan apa pun di masa mendatang. misalnya karena ia memang tidak pernah butuh bantuan pemerintah atau memang tidak pernah mau berurusan dengan para pemegang kekuasaan negara. namun, sungguh hal itu dapat menyulitkan orang-orang yang seharusnya menjadi tanggungan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika anda tidak percaya, silakan datang ke sepuluh lembaga pendidikan, terutama swasta, lebih terutama lagi yang biasanya mengandalkan uluran bantuan pemerintah--bukan lembaga swasta yang menarik pungutan luar biasa besar pada siswanya. saya hampir pasti bisa menjamin bahwa paling tidak separuh dari sepuluh lembaga pendidikan itu pernah mengeluarkan sekian persen bantuan yang diterimanya untuk "broker", entah dari eksekutif, entah dari legislatif, entah sudah melalui berapa tangan dari kedua lembaga itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekali lagi, rasanya memang tak perlu terlalu menyalahkan para "broker" itu. mari perbaiki diri sendiri dengan tidak mau menerima sogokan dalam bentuk apa pun saat pemilu, baik pemilu nasional maupun pemilu daerah. itulah salah satu kekuatan kita untuk melawan korupsi. mungkin banyak cara lain untuk melawan korupsi, tetapi itulah kiranya salah satu fardhu ain yang menjadi kewajiban setiap masyarakat indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kampung sawah, 24 november 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-8125134432908177516?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/8125134432908177516/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=8125134432908177516' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8125134432908177516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8125134432908177516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/11/melawan-korupsi-itu-fardhu-ain.html' title='melawan korupsi itu fardhu ain'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-331080759368922448</id><published>2011-10-31T05:55:00.003+02:00</published><updated>2011-10-31T06:01:47.415+02:00</updated><title type='text'>Resmi M.A.!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-WUS996lBMyk/Tq4dNasvLCI/AAAAAAAAAjY/tF_zS0utp2A/s1600/Photo0134.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-WUS996lBMyk/Tq4dNasvLCI/AAAAAAAAAjY/tF_zS0utp2A/s320/Photo0134.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5669501097248500770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah bisa mengikuti Wisuda Pascasarjana Periode I Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 26 Oktober 2011. Sesuai ijazah yang diterimakan saat itu, "...sehingga kepadanya diberikan gelar Master of Arts (M.A.)...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Semoga berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersono, 31 Oktober 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-331080759368922448?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/331080759368922448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=331080759368922448' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/331080759368922448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/331080759368922448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/10/resmi-ma.html' title='Resmi M.A.!'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-WUS996lBMyk/Tq4dNasvLCI/AAAAAAAAAjY/tF_zS0utp2A/s72-c/Photo0134.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-3636916874256546315</id><published>2011-09-24T02:04:00.000+02:00</published><updated>2011-09-24T02:05:07.090+02:00</updated><title type='text'>Kisah Pemburu Tanda Tangan</title><content type='html'>Kamis pagi-pagi mau bangun rasanya malas sekali. Mungkin masih merasakan capai setelah “roadshow” Jogja-Solo-Pekalongan-Jakarta-Jogja kurang dari lima hari. Sampai Jogja lagi Rabu pukul 03.00, paginya langsung ke perpustakaan kampus. Pantas saja malam Kamisnya tidur nyaris semalaman penuh. Bahkan, Kamis pagi terasa masih malas untuk bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa mau dikata, deadline pengumpulan syarat-syarat wisuda sudah semakin dekat, kurang dari sepekan. Padahal, masih sangat banyak yang belum dipersiapkan dengan fix: revisi tesis, pengesahan oleh para penguji dan pejabat berwenang, summary berbahasa Inggris, naskah publikasi, bahkan juga pas foto! Belum lagi urusan penjilidan tesis yang konon mengantri karena banyaknya mahasiswa yang juga mengejar wisuda 26 Oktober 2011 ini. Juga pembuatan file pdf dilengkapi bookmarks sekaligus burning CD tesis untuk diserahkan ke perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di antara langkah-langkah yang harus diselesaikan itu, yang paling dianggap momok rupanya bukan revisi tesis—seperti yang ditakuti selama ini. Rupanya masih ada yang lebih layak “ditakuti”: meminta tanda tangan para penguji. Di antara empat penguji, memang ada seorang penguji yang selama ini dikenal ketat untuk sekadar memberikan tanda tangan. Konon, beliau tidak mau memberi tanda tangan jika tesis belum benar-benar berkualitas. Seorang dosen berkarakter demikian memang sudah seharusnya dimiliki universitas sekelas UGM. Mari memberikan applaus untuk beliau. Orang seperti beliau inilah yang dapat dengan ketat menjaga kualitas lulusan UGM. Namun, bagi mahasiswa seperti saya, kiranya janganlah semua dosen seperti beliau. Bisa-bisa, saya tidak akan bisa lulus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain satu penguji superketat ini, tentu saja memburu tiga penguji lain dalam waktu mepet juga bukanlah sesuatu yang baik. Ya, apalagi Kamis pagi masih malas bangun, sementara tesis belum juga dicetak! Akhirnya bisa bangun meski agak siang, lalu ke Dongkelan, markas teman-teman sejurusan. Di sana melihat seorang teman yang masih tahap mencetak tesisnya. Kertas berserakan di mana-mana untuk ditata, melihat hal itu, mata rasanya berputar-putar tidak keruan. Makin pusing saja! Beberapa teman yang lain menyemangati agar saya juga langsung mencetak tesis di tempat yang sama. Namun, rasanya makin pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, pulang sajalah; cetak tesis di rumah! Teman-teman sepertinya meragukan, khawatir kalau saya pulang malah keasyikan online dan melupakan urusan tesis. Tidak! Saya akan langsung mencetak tesis di rumah. Benar, sampai di rumah, saya langsung nyatakan tesis siap cetak! Padahal, revisi tesis dilakukan tidak terlalu ketat. Risikonya jelas, jika diteliti lagi, para penguji bisa-bisa tidak mau tanda tangan. Tapi apa mau dikata, deadline sudah semakin dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 14.30, tesis sudah selesai dicetak oleh Epson T11. Dirapikan sedikit, alhamdulillah sudah tampak cukup meyakinkan. Ya, tampak cukup meyakinkan, tentu jika dilihat dari luar. Kalau mau obrak-abrik tiap halaman, tentu tesis ini masih sangat ecek-ecek. Tak apalah, yang penting sudah menyiapkan juga ruang untuk ditandatangani dosen. Setelah itu, iseng-iseng menelpon teman yang paginya selesai mencetak itu. Rupanya belum mendapat satu tanda tangan pun, dan baru akan bertemu seorang dosen pukul 15.30!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, saya ikut! Setelah beres-beres, shalat ashar di rumah, kira-kira pukul 15.10 berangkat ke kampus. Kebetulan juga si teman baru sampai di dekat gedung dosen 1. Pukul 15.24, langsung menuju ruangan dosen. Alhamdulillah, hanya basa-nasi sebentar, dosen 1 langsung membubuhkan tanda tangannya. Berikutnya, tiga dosen penguji lainnya. Sms atau telpon? Sms sajalah. Dapat! Dosen 2 siap ditemui di kampus UIN besok jam 7 pagi. Dini harinya, dosen 3 membalas sms mempersilakan kami menemui beliau di Gedung Lengkung. Bagaimana dengan dosen 4 yang dikenal superkatat itu? Nanti dululah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat pagi-pagi, meski malamnya kurang tidur karena menyempatkan diri main fustal, sudah meluncur ke UIN. Pukul 06.50 sudah sampai di UIN. Tidak sampai sepuluh menit, dosen 2 datang. Alhamdulillah juga, tanpa banyak bicara langsung mengeluarkan pulpen dan menandatangani halaman pengesahan. Masih ada waktu sekitar satu jam menuju temu janji dengan dosen 3. Bagaimana kalau coba langsung ke kantor dosen 4, siapa tahu sudah rawuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 07.15 sampai di ruangan dosen 4. Masih terkunci. Sms sajalah, siapa tahu sudah mau sampai di kantor. Tidak dibalas. Menunggu beberapa menit masih juga tidak ada balasan. Ya sudah, ayo ke Gedung Lengkung saja untuk “mencegat” dosen 3, takutnya telat sedikit beliau langsung mengikuti acara Reuni Akbar. Lima menit kemudian sudah sampai Gedung Lengkung. Sekitar pukul 7.45, dosen 3 belum juga tampak, malah ada sms dari dosen 4: bisa (ditemui hari ini). Kami balas: kapan? Beliau balas: sekarang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hah? Ini lima belas menit lagi waktu janji temu dengan dosen 3, bagaimana dong? Ya sudah, dosen 4 biasanya lebih sulit ditemui, sementara dosen 3 tampak lebih akrab dengan kami, mudah-mudahan nanti mau menerima penjelasan kami kalau kami harus ketemu dulu dengan dosen 4. Langsung balik lagi meluncur ke kantor dosen 4. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si teman yang baru Selasa kemarin ujian mendapat giliran pertama untuk meminta tanda tangan. Setelah tesis diserahkan, benar saja, rupanya masih diteliti lagi! Bolak-balik beberapa halaman, soal-jawab, memberi beberapa masukan. Kira-kira lebih dari 10 menit pengecekan itu. Saya yang menunggu giliran berikutnya, tentu deg-degan. Memutar otak mencari-cari jawaban jika ditanya mengenai metodologi penelitian (tentang ini soalnya masih mentah banget!), kesesuaian antara rumusan masalah dan kesimpulan, serta kemungkinan pertanyaan-pertanyaan lain. Ah, pikiran benar-benar kacau! Banyak istighfar sajalah! Shalawat juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba giliran tesis saya diserahkan. Beliau melihat halaman judul, saya jelaskan perubahan judul. Halaman berikut dibuka, pas langsung halaman pengesahan. Ajaib! Mengambil pulpen dan langsung membubuhkan tanda tangan tanpa menanyakan apa pun lagi! Alhamdulillah…!!! Si teman pun berikutnya meminta tanda tangan karena tadi setelah memberi masukan sedikit revisi belum ditandatangani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lega sekali rasanya sudah mendapatkan tanda tangan dosen 4 ini. Luar biasa rasanya, sepertinya saat inilah baru selesai ujian tesis. Berikutnya, kembali dosen 3, sudah pukul 8 lebih. Wah, sudah telat! Di jalan menuju Gedung Lengkung, seorang teman yang juga menunggu dosen 3 sms: Beliau belum datang. Syukurlah, tidak perlu mengebut lagi di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 8.18, sampai lagi Gedung Lengkung. Rupanya dosen 3 belum tampak. Bertanya ke pegawai yang juga mengenal beliau, dijawab tampaknya memang belum hadir. Ya sudahlah, syukur saja kami tidak terlihat terlambat di mata dosen 3. Pukul 8.25 beliau masih belum tampak juga. Bagaimana ini? Teman: telpon sana! Saya: tidak enak ah. Tapi kelamaan, akhirnya saya beranikan sms: nuwun sewu Pak, kami sudah di Gedung Lengkung. Di tengah mengetik sms, ada tanda sms masuk; nanti dulu lah bukunya setelah mengirim sms ini. Selesai kirim sms, buka sms masuk, rupanya dari dosen 3: saya sudah di dalam ruangan acara. Wah…. Kami pun langsung bergegas naik lift menuju lantai 5. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kami meminta maaf, beliau sudah menanyakan: sudah dari tadi ya sampai Gedung Lengkung. Ya, kami menjawab sambil menjelaskan bahwa kami menunggu di gerbang dekat BNI. Rupanya beliau tidak melalui gerbang itu. Mungkin lewat gerbang utama, mungkin juga lewat parkiran mobil di lantai dasar gedung yang dikhususkan bagi para pejabat itu. Oh iya, beliau kan termasuk pejabat ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senang sekali rasanya mendapatkan tanda tangan keempat itu. Selesai juga akhirnya tesis ini disahkan oleh para penguji. Siap dimintakan tanda tangan Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana. Karena beliau juga ikut acara Reuni Akbar, kami pun meminta dengan memelas kepada staf beliau agar sebisa mungkin hari ini beliau sudah tanda tangan. Akan diusahakan, katanya, apalagi ia juga tahu bahwa deadline penyerahan syarat-syarat wisuda adalah Selasa pekan depan, sementara tesis belum dijilid (kira-kira butuh waktu dua hari) lalu diserahkan ke perpustakaan beserta softcopy dalam bentuk CD. Sang staf mempersilakan kami datang ke tempatnya lagi siangnya, barangkali sudah ditandatangani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu siang, masih ada cukup waktulah, akhirnya meluncur ke studio foto. Setelah itu pulang dulu, juga masih sempat untuk menyempatkan ke rumah teman yang mau membantu membuatkan summary, cukup menyerahkan kepadanya ringkasan tesis berbahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai shalat jumat, kali ini tidak tergesa-gesa seperti paginya, kami pun kembali ke Gedung Lengkung. Alhamdulilah, rupanya sudah ditandatangani Wakil Direktur SPS. Sekarang tinggal minta stempel di lantai 1, lalu siap dijilid. Alhamdulillah…. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jomblangan, 24 September 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-3636916874256546315?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/3636916874256546315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=3636916874256546315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3636916874256546315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3636916874256546315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/09/kisah-pemburu-tanda-tangan.html' title='Kisah Pemburu Tanda Tangan'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-1754380817582297105</id><published>2011-08-29T08:45:00.002+02:00</published><updated>2011-08-29T09:00:48.197+02:00</updated><title type='text'>Mau Lebaran Dua kali?</title><content type='html'>Tahun ini ada kemungkinan terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal. Bagaimana bisa? Tidakkah pemerintah mampu menjembatani perbedaan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah ormas-ormas di Indonesia sudah lebih dahulu ada ketimbang republik ini. Jadi, mari saling menghormati saja. Shalat id Selasa atau Rabu sama benarnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H.&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir Batin&lt;br /&gt;Semoga ibadah kita selama ini dapat mengantar kita meraih kemenangan hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut, 29 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-1754380817582297105?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/1754380817582297105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=1754380817582297105' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1754380817582297105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1754380817582297105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/08/mau-lebaran-dua-kali.html' title='Mau Lebaran Dua kali?'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6390780265604013853</id><published>2011-07-26T05:11:00.000+02:00</published><updated>2011-07-26T05:14:55.066+02:00</updated><title type='text'>Jujur Hancur Lebur</title><content type='html'>Dunia hukum-politik tanah air sedang marak pembahasan mengenai perlindungan terhadap whistleblower, yaitu orang yang berani mengungkap kesalahan sistemis, meski ia sendiri termasuk dalam lingkaran kesalahan itu. Namun, perlindungan terhadap whistleblower rupanya maih perlu ditingkatkan. Buktinya, Agus Condro (orang Batang euy!) yang berani jujur mengungkap skandal suap pemilihan Deputi Gubernur BI, dihukum nyaris sama dengan tersangka lain yang berbelit-belit saat ditanya kasus sama. Mungkin hukuman Agus Condro sudah pas, hukuman untuk tersangka yang lain itulah yang perlu dilipatgandakan sekian kali agar lebih adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, begitulah “hukum” di Indonesia, siapa yang berani jujur, dia akan hancur lebur; siapa yang mau berbuat baik, tak jarang justru menjadi panik. Begitu banyak cerita penipuan atau bahkan penggarongan yang dimulai dengan kedok minta tolong terlebih dahulu. Buat para sopir lintas Jawa-Sumatra, konon tidak pernah mau menolong orang di tengah jalan. Semisal ada orang yang melambai-lambai di tengah jalan, katanya lebih baik ditabrak sekalian karena bisa jadi itu tipu muslihat para perampok atau bajing loncat untuk menghentikan kendaraan lalu ganti menguasainya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi pun saya mengalami kisah yang mirip: jujur mungkin hancur. Kalau saya jujur mau membantu, mungkin saya bisa dikerjai di tengah jalan. Ceritanya berawal dari menjemput teman di jalan besar, sekitar pukul empat pagi. Kami berempat, dua penjemput dan dua tamu, mengendarai dua motor. Di belokan terakhir sebelum sampai rumah—sekitar 20 meter dari rumah—ada perempuan teriak-teriak minta tolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolong saya Mas, laki-laki ini mengganggu saya. Dia menggerayangi saya. Memegang-megang kemaluan saya,” katanya sambil (mencoba) terengah-engah. Sementara lelaki di sampingnya, bermotor plat AB, menimpali, “Bohong Mas, saya gak ngapa-ngapain kok.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  tidak mau langsung percaya. Sempat sedikit deg-degan juga, akhirnya saya ajak keduanya ke depan rumah tetangga saya yang kebetulan seorang polisi. Si perempuan mau jalan, tetapi si lelaki malah ngilang ga tau ke mana. Di depan rumah pak polisi, saya tanya, “Mba asli mana?” Dia jawab, “Pekalongan.” “Wah, nekad bener ini jawabnya, ga tau yang dia hadapi ini orang pekalongan,” pikir saya. “Pekalongan mana?” tanya saya. Setelah agak lama mikir, dia jawab dengan agak ragu, “Bendan... mmm, Podosugih.” Saya tanya lagi, “Mana tu?” Dia jawab lagi-lagi dengan ragu, “Pekalongan Barat.” Saya bentak aja, “Mana ada itu Pekalongan Barat.” Padahal saya sendiri ragu benar atau tidak itu masuknya Pekalongan Barat, hehe. Tapi itu saya lakukan untuk menggoyahkan dia saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa saya belum percaya, dia bilang sakit perut. Saya masih diam saja. Dia lalu minta air. Air putih saja. Saya masih tidak menggubris. Lalu saya tanyakan kartu identitasnya. “Tidak ada Mas, saya buru-buru. Tadi saya dikejar-kejar pacar saya.” Saya makin tidak percaya karena mana mungkin orang lari sampai ke kampung saya yang agak di dalam, lumayan jauh dari jalan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat saya tidak begitu memedulikannya dan justru menanyakan macam-macam, dia memilih lari. Ketika saya kejar, dia lari makin menjauh. “Sini Mbak kalau mau berlindung, ini rumah pak polisi,” saya teriakkan begitu. Dia menjawab, “Tidak usah Mas.” Begitu sambil lari makin menjauh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, pak polisi keluar dari rumahnya. Menanyakan ada apa, saya ceritakan apa yang sebelumnya terjadi. Pak polisi pun berkesimpulan bahwa itu salah satu modus kejahatan. Kebetulan di depan rumah pak polisi ada mobil Xenia punya tetangga diparkir di luar rumah. “Mungkin dia ngincer mobil ini,” kata pak polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya luluh, jujur, mau menolong perempuan itu, apa yang kira-kira terjadi? Wallahu a’lam. Bukannya berburuk sangka, tetapi inilah kewaspadaan.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jomblangan, 26 Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6390780265604013853?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6390780265604013853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6390780265604013853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6390780265604013853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6390780265604013853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/07/jujur-hancur-lebur.html' title='Jujur Hancur Lebur'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6192920577496827555</id><published>2011-06-13T15:24:00.000+02:00</published><updated>2011-06-13T15:29:56.628+02:00</updated><title type='text'>Tertipu Pesona SBY</title><content type='html'>Pilpres 2009, bagi saya tidaklah sulit menentukan pilihan. Nomor urut pertama, Mega-Prabowo bagi saya tidak menarik. Di antara alasannya adalah karena figur Prabowo yang belum terlalu lama mengorbit di jagat politik tanah air. Artinya, belum diketahui bagaimana track record-nya. Satu yang paling mudah diingat adalah dia mantan tentara yang disebut-sebut melanggar HAM di Timtim, selain dekat dengan dan benderanya “dikibarkan” oleh era orde baru yang jelas bukan nilai plus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di sisi lain, Megawati memang sudah lama malang melintang di perpolitikan papan atas. Namun, hasilnya juga tidak terlalu bagus. Saat menjabat presiden—itu pun hasil menelikung “kang mas”nya sendiri, Gus Dur—pada 2001-2004, bisa dilihat bahwa Megawati tidak punya kekuatan me-manage negara. Malah para menterinya terlihat tidak terkontrol. Atau kalau terkontrol berarti Mega bisa diduga turut melakukan pelanggaran, misalnya saat Menteri BUMN saat itu menjual Indosat. Ya, walaupun sampai sekarang penjualan Indosat tidak pernah disalahkan secara hukum. Tentu saja sebagian masyarakat sangat menyayangkan penjualan itu. Jadi, Mega-Prabowo langsung saya coret.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nomor urut dua, SBY-Boediono. Nanti dulu, mari simak nomor urut tiga, JK-Wiranto. Saya tidak terlalu menghiraukan faktor Wiranto karena dia orang nomor dua, cawapres. Jadi, saya merasa tidak terlalu perlu mengotak-atik kelebihan atau kelemahannya. Saya hanya melihat faktor JK.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebenarnya JK punya nilai plus dengan ketegasan dan keberanian dalam melangkah. Sayang saat itu nilai lebih itu tidak terlalu terekam atau tidak terlalu saya anggap perlu. Saya justru masih terngiang-ngiang dengan kemenangan JK dalam Munas Partai Golkar di Bali, akhir 2004, mengalahkan Akbar Tanjung. Sementara saat itu, saya begitu mengidolakan Akbar, terutama semenjak saya pernah bertatap muka langsung medio 2004. Ya, Akbar yang membawa kembali Golkar meraih posisi pertama dalam Pileg 2004, rupanya dikalahkan JK. Padahal, seluruh peserta Munas terlihat berdiri memberi tepuk tangan meriah kepada Akbar usai LPJ-nya mulus diterima. Karena itu, saya berkesimpulan, JK pasti melakukan money politic untuk kemenangannya itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kembali ke nomor urut dua, SBY-Boediono. Ketika itu sudah cukup banyak yang mengupas bagaimana politik pencitraan SBY. Apalagi lawan politik SBY, tentu berupaya menyerang SBY bahwa jangan sampai rakyat tertipu pencitraan SBY itu. Nah, pernyataan itu banyak didengungkan lawan politik SBY, menurut saya waktu, barangkali itu hanya ingin menjatuhkan SBY.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya lalu teringat bagaimana besan SBY, Aulia Pohan, duduk di kursi pesakitan dan kemudian divonis bersalah atas korupsi di BI. Wouw, SBY mempersilakan sang besan dipenjara! Luar biasa! Ini dia langkah maju pemimpin Indonesia. Kalau besan saja “diserahkan” dengan mudah kepada aparat hukum, tentu siapa pun bisa dihukum oleh pihak berwenang tanpa dihalang-halangi SBY atau orang-orang di sekeliling kekuasaan; suatu kondisi yang sangat dibutuhkan Indonesia saat ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun apa lacur, rupanya itulah politik pencitraan. Melihat kasus-kasus hukum tingkat nasional belakangan ini dan tidak terlihat greget SBY dalam memberangusnya, saya baru tersadar bahwa saya telah tertipu oleh politik pencitraan, terkelabui oleh pesona SBY. Malah sebelumnya saya berpikir Aulia adalah “korban” politik pencitraan SBY, baru terpikir kemudian bahwa bisa saja sang besan presiden turut berperan melanggengkan SBY di RI-1. Apalagi, kemudian terkuak oleh Gayus bahwa saat di tahanan, selain dirinya, Aulia Pohan bisa keluar-masuk penjara tanpa diketahui publik. Artinya, bisa saja sudah ada deal Pohan siap jadi korban, tetapi mendapat keistimewaan bisa tamasya ke mana-mana ketika "namanya" dipenjara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya makin sadar telah merasa tertipu usai mencuatnya kasus Nazaruddin. Secara logika, pasti mudah bagi SBY—jika memang mau membantu pemberantasan korupsi—untuk menekan Nazaruddin menyerahkan diri ke KPK. Apalagi daya magis SBY yang begitu kuat di PD, tempat naungan Nazar belakangan ini. Jadi, saya berpikir, satu-satunya hal yang menghalangi SBY untuk turut serta membantu KPK dalam mencari dan memeriksa Nazar adalah keterlibatan SBY atau orang-orang PD dalam kasus-kasus korupsi. Jika tidak ada potensi keterlibatan itu, tentu SBY dapat dengan mudah “mencangking” Nazar untuk dibawa ke KPK.[]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jomblangan, 13 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6192920577496827555?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6192920577496827555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6192920577496827555' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6192920577496827555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6192920577496827555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/06/tertipu-pesona-sby.html' title='Tertipu Pesona SBY'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-5462090448562356882</id><published>2011-05-22T14:58:00.000+02:00</published><updated>2011-05-22T14:59:52.371+02:00</updated><title type='text'>Korupsi di Sekitar Kita (7)</title><content type='html'>Kisruh PSSI rupanya belum juga mereda. Setelah koor sebagian besar suporter bola tanah air meminta Nurdin turun beriring dengan Piala AFF di ujung tahun lalu, kini pemilihan pengganti Nurdin rupanya tak kalah ruwet. Dua kali kongres, dua kali pula terjadi deadlock, bahkan "kerusuhan" meski tanpa kekerasan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KN dan K-78 yang sama-sama ngotot dengan pendapat masing-masing kiranya tidak mudah didamaikan. KN merasa mendapat mandat dari FIFA dan itu adalah surat sakti "dari atas" yang harus dipatuhi seluruh insan bola, bahkan barangkali insan bola seluruh dunia. Di sisi lain, K-78 merasa punya hak memperjuangkan arus bawah, di mana mereka merasa sebagai mayoritas suara pelaku bola Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang harus mengalah? Serba salah memang. Jika KN kalah atau mengalah, bisa jadi implikasinya di masa depan akan ada segelintir orang yang menguasai (dengan uang atau cara lain) mayoritas pemilik suara (baik di sepak bola maupun cabang lain) lalu dapat dengan mudah menjalankan "pemerintahannya" seenak wudele dewe. Bisa-bisa kelak ada Nurdin-Nurdin baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun K-78 yang kalah atau mengalah, itu juga bukan pilihan bagus. Itu hanya makin menunjukkan betapa inferiornya bangsa Indonesia, hingga mengurus diri sendiri tidak becus dan harus ditetah orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, salah satu dari keduanya memang harus ada yang berani melangkah mundur, atau kalau perlu kedua-duanya mau menurunkan tensi untuk kemudian duduk bersama mencari jalan tengah terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, kelak siapa pun yang bakal memimpin PSSI, harus mampu membersihkan borok-borok yang sebelumnya ditanamkan oleh Nurdin Halid. Kalau perlu, secara aktif mendorong pihak berwenang dalam bidang hukum untuk mengusut karut-marut rezim Nurdin, utamanya berkaitan dengan keuangan, termasuk kemungkinan suap-menyuap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sangat perlu dilakukan supaya PSSI tidak menjadi "kasus Indonesia kedua". PSSI harus bisa meniru, misalnya, Mesir. Indonesia, yang setelah "merdeka" dari penjajahan Soeharto, dengan dalih rekonsiliasi kok dengan entengnya memaafkan sang diktator yang berkuasa 32 tahun itu. Memang memaafkan kesalahan perlu, tetapi tentu tidak bisa dilakukan secara mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak pengurus PSSI terpilih harus meniru langkah penguasa darurat di Mesir pascarevolusi Januari 2011 yang meruntuhkan kekuasaan Husni Mubarak. Tidak sampai setengah tahun umur revolusi, penguasa sementara langsung berani mengangkat kasus-kasus dugaan korupsi dan pelanggaran HAM "Firaun terbaru" itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan Indonesia yang reformasinya sudah berlangsung selama 13 tahun, tetapi nyaris tidak ada satu pun penguasa dan kroni era orde baru yang diseret ke pengadilan. Akibatnya, korupsi justru semakin merajalela, tidak hanya dimonopoli penguasa. Bahkan sampai ke rakyat terbawah pun menjadi—mau tidak mau—harus pernah melakukan korupsi, sekecil apa pun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerataan kesalahan, itukah yang bakal ditanamkan PSSI nanti. Tentu kita tidak berharap demikian![]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jomblangan, 21 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-5462090448562356882?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/5462090448562356882/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=5462090448562356882' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5462090448562356882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5462090448562356882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/05/korupsi-di-sekitar-kita-7.html' title='Korupsi di Sekitar Kita (7)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-1754600351141482776</id><published>2011-04-23T07:04:00.003+02:00</published><updated>2011-04-23T07:30:35.551+02:00</updated><title type='text'>Korupsi di Sekitar Kita (6)</title><content type='html'>I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemarin ikut coblosan?"&lt;br /&gt;"Nggak, nama saya tidak tercatat di Tangsel."&lt;br /&gt;"Kalau saya ikut."&lt;br /&gt;"Nyoblos siapa?"&lt;br /&gt;"Airin dong."&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Ooohhh...."&lt;br /&gt;"Putaran pertama sih nyoblos Andre."&lt;br /&gt;"...."&lt;br /&gt;"Sebenarnya saya juga masih ngontrak di tempat Pak RT yang ndukung Andre."&lt;br /&gt;"...."&lt;br /&gt;"Tapi sebelum coblosan, saya didatangi A, dia pendekar kampung. Dia bilang, 'Mas, besok nyoblos Airin ya.' Saya iyakan aja. Abis itu dia ngasih saya uang 20.000."&lt;br /&gt;"...."&lt;br /&gt;"Tidak lama kemudian Pak RT datengin saya. Dia mau ngasih uang 10.000. Saya tolak. Pak RT bingung. Tapi ya saya jelaskan saja pilihan saya."[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II&lt;br /&gt;"Wah sebentar lagi coblosan bupati ya."&lt;br /&gt;"Iya saatnya panen duit, hehehe."&lt;br /&gt;"Bukannya Bu Qom dari desa W?"&lt;br /&gt;"Ya sama aja. Jaman sekarang gak pandang bulu."&lt;br /&gt;"Tapi kira-kira Bu Qom menang ya di asal tinggalnya?"&lt;br /&gt;"Kemungkinan sih. Kita anak muda desa sih yang penting bisa morotin dari calon-calon."&lt;br /&gt;"Kalo anaknya Arafiq itu katanya kaya ya?"&lt;br /&gt;"Wah itu joss.... Antononya jg gede duitnya."&lt;br /&gt;"...."&lt;br /&gt;"Lha mereka nyalon juga buat nyari duit. Mau suara kita juga harus keluar duit lah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wonoyoso, 19 April 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-1754600351141482776?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/1754600351141482776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=1754600351141482776' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1754600351141482776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1754600351141482776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/04/korupsi-di-sekitar-kita-6.html' title='Korupsi di Sekitar Kita (6)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-7525749665393705946</id><published>2011-03-27T15:55:00.001+02:00</published><updated>2011-04-23T07:04:25.210+02:00</updated><title type='text'>Korupsi di Sekitar Kita (5)</title><content type='html'>Indahnya menikmati hari-hari bersama si kecil. Hidup jadi terasa "lebih hidup". Impian untuk menggantungkan cita-cita setinggi pun mungkin rasanya semakin dekat. Tentu saja euforia semacam itu tidak lantas boleh membuat kita terlupa untuk mengurus administrasi kelahiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, akta kelahiran tentu semakin terasa perlu di era sekarang ini. Bagi orang seumuran saya, barangkali masih ada beberapa yang tidak memiliki akta lahir. Atau paling tidak terlambat mengurus akta kelahiran. Apalagi jika dibandingkan dengan "para pendahulu" orang-orang seangkatan saya, bisa-bisa masih ada yang sampai sekarang tidak memiliki akta kelahiran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan tanggal 5 bulan depan KTP istri saya sudah harus ganti. Pertengahan bulan ini, KTP bu lik-nya juga sudah kadaluwarsa. Istri saya lalu mengajak bu lik untuk bersama-sama mengurus pembaruan KTP. Namun, rupanya bu lik enggan. "Buat apa bikin KTP?" begitu kira-kira bu lik menyergah. Nah loh... Saya sendiri tidak tahu apakah anak bu lik yang berusia lebih dari satu tahun itu sudah dibuatkan akta kelahiran. Mudah-mudahan sih sudah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun, bukan itu sebenarnya yang penting. Ada satu masalah yang barangkali perlu disimak bersama-sama, syukur-syukur kelak bakal ditemukan solusinya. Kisah ini berawal saat saya mencukur rambut di barber langganan. Kebetulan si pencukurnya dahulu adalah tetangga rumah di desa. Obrolan di antara kami pun asyik kian kemari. Hingga menyinggung masalah anak, rupanya ia baru saja mengurus akta kelahiran tiga anaknya sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, karena awalnya merasa tidak perlu, atau merasa ah bisa belakangan, akhirnya ia terpojok untuk harus merapel pembuatan akta kelahiran langsung tiga anaknya. Peraturan yang saat ini berlaku berkaitan dengan pembuatan akta kelahiran rupanya belum terlalu disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat. Si tukang cukur pun harus bertanya berkali-kali ke beberapa instansi yang memang harus dilaluinya. Dimulai dari balai desa, kantor kecamatan, dindukcapil, hingga pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ckckckckck... barangkali niat pembuat undang-undang adalah untuk meminimalisasi ruang gerak teroris atau semacamnya, tetapi hal semacam itu ternyata hanya menyasar orang-orang kecil untuk semakin kecil dan sulit. Betapa tidak, untuk pembuatan akta kelahiran ketiga anaknya--yang pertama sudah masuk SD, yang kedua berusia sekitar empat tahun, dan yang ketiga berusia lebih dari dua bulan--ia harus merogoh kocek dalam-dalam, nyaris dua juta rupiah. Mari berkata, "Wouuuuwwww...." Tanpa bermaksud mengecilkan pendapatan tukang cukur, tentu itu angka yang sangat fantastis untuk siapa saja yang berpendapatan minim. Bahkan untuk diri saya sendiri sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita hitung untuk apa saja dia harus mengeluarkan fulus. Saat datang ke kantor balai desa, meskipun tidak ada ketentuan yang menyebutkan harus membayar berapa, katakan saja harus mengisi "kotak amal". Kemudian di kantor kecamatan, siapa yang berani menjamin tidak ada pungli? (Kabupaten lain mungkin berbeda, tetapi lihat saja di kabupaten si tukang cukur) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengejutkan adalah di pengadilan. Sssshhhhh, birokrasi yang ada sekarang ini memang meliuk-liuk. Anak-anak yang terlambat dibuatkan akta kelahiran lebih dari jangka waktu tertentu (kalau tidak salah dua bulan) harus disidangkan di pengadilan negeri. Nah, saat disidang, selain membayar lewat loket resmi, rupanya ada pungli yang konon untuk "uang capek" perangkat sidang. Belum lagi dia harus membawa dua saksi untuk masing-masing anak. Karena jarak pengadilan tidak dekat, tentu ia harus membayarkan--paling tidak--ongkos transport, yang tentu saja lebih dari cukup untuk membayar angkutan umum dan konsumsi. Alkisah, si tukang cukur mengeluarkan uang lebih dari satu juta rupiah untuk "berputar-putar" di area pengadilan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, di kantor dindukcapil juga rupanya tidak bisa melenggang begitu saja tanpa uang. Lagi-lagi duit berbicara. Itu pun tidak bisa dilayani secara maksimal jika tidak memberi uang tambahan bagi para pegawainya. Luar biasa memang mentalitas para birokrat kita. Sudah telanjur tidak bisa bekerja hanya dengan gaji yang halal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegetiran si tukang cukur rupanya tidak sampai di situ. Beberapa saat setelah semua urusan birokrasi selesai dan tinggal menunggu pengambilan akta kelahiran, ada seorang temannya yang "terlambat" memberikan trik. Ya, si teman rupanya tidak harus jauh-jauh mengurus sidang ke pengadilan. Konon, ia hanya cukup mendatangi kepala dinas dukcapil, lalu berbisik-bisik "meminta tolong" pengurusan akta kelahiran. Bim salabim, cukup dengan 300 ribuan, akta kelahiran sudah jadi dengan waktu yang super kilat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saat masih tinggal di negeri Indonesia, silakan pilih saja: birokrasi berbelit dengan biaya mahal atau jalur potong kompas dengan biaya murah.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wonoyoso, 19 April 2011&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-7525749665393705946?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/7525749665393705946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=7525749665393705946' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/7525749665393705946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/7525749665393705946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/03/korupsi-di-sekitar-kita-5.html' title='Korupsi di Sekitar Kita (5)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-2011986127871859866</id><published>2011-02-17T09:49:00.000+02:00</published><updated>2011-02-17T09:54:13.523+02:00</updated><title type='text'>Korupsi di Sekitar Kita (4)</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Akhir-akhir ini saya harus sering "menikmati" jalur pantura. Apa pasal? Lahirnya si kecil dikompilasi dengan sudah jarangnya ada perkuliahan membuat saya jadi harus terbiasa bolak-balik Pekalongan-Yogyakarta. Dari rumah mertua menuju kontrakan dan sebaliknya. Membawa si kecil ke kota pelajar belum memungkinkan, sementara berlama-lama di kota kampus tentu akan merepotkan istri di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Sebenarnya tidak masalah menempuh perjalanan sekitar lima jam itu, apalagi bisa mampir di rumah orang tua barang sesaat untuk melepas lelah, atau malah menyempatkan pijat badan di tempat Bu Dhe. Hanya ada satu permasalahan mengganjal: jalanan bergelombang di jalur pantura.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Barangkali soal ini juga dialami siapa saja yang bahkan mungkin ada yang harus tiap hari melewatinya. Tentu saya patut bersyukur karena tidak harus setiap pagi dan sore melewati jalur yang dahulu terkenal cukup angker ini. Cukupkah bersyukur? Bukan sekadar masalah cukup atau tidak cukup tentunya, jika ada yang mengganjal di balik bergelombangnya jalan skala nasional itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Ya, beberapa waktu lalu, seorang sopir travel bercerita salah satu sisi di balik bergelombangnya jalan pantura itu. Dia yang pernah juga menjadi sopir truk ukuran super jumbo menceritakan pengalaman pribadinya. Konon, saat menyopiri truk itu dia mengaku terbiasa membawa muatan melebihi tonase yang ditentukan. Melanggar hukum? Tentu saja, dan dia dengan tegas mengakuinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bukankah sudah ada jembatan-jembatan timbang? Dia tidak memungkiri bahwa dalam perjalanan Jakarta-Surabaya—rutenya saat menyetir truk-truk besar itu—memang beberapa kali harus memasuki jembatan timbang. Namun, saat mengetahui muatannya melebihi tonase, ia memang harus menyiapkan amplop berisi uang. Suap dong? Mau bagaimana lagi, kilahnya. Jumlah nominal uang yang disiapkan untuk suap itu berbeda-beda, tergantung daeraha mana. Daerah tertentu terkenal "murah", tetapi di kawasan lain harus merogoh kocek cukup dalam untuk mempertebal amplop.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Pengusaha yang mempekerjakan sopir-sopir seperti dirinya rupanya lebih suka menyiapkan amplop-amplop itu, ketimbang menjatah muatan truk-truknya sesuai tonase yang ditetapkan. Ya, tentu saja hal itu dapat menghemat biaya distribusi. Sebut saja satu truk dapat memuat dua kali lipat muatan dari tonase yang ditentukan, tentu hal itu lebih "efektif", cukup dengan menyiapkan amplop yang tentu saja besarannya tidak lebih besar daripada biaya memberangkatkan satu truk lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Di sisi lain, para petugas jembatan timbang rupanya juga tidak bisa menolak amplop-amplop itu. Mungkin ada banyak alasan di balik ketidakmampuan mereka menolaknya. Misalnya saja, bagi seorang bawahan, bahwa hal itu adalah kebijakan atasan. Bagi atasan, dia bisa berkilah bahwa itu sudah "budaya" pejabat sebelumnya. Bagi pejabat sebelumnya, dia beralasan, "merebut" jabatan sebagai penanggung jawab jembatan timbang itu saja sudah harus mengeluarkan uang untuk keperluan lobi, dari mana lagi dia harus mencari "balik modal". Atau mungkin justru lebih banyak alasan lagi yang kita tidak tahu dan barangkali sebelumnya tidak terpikirkan oleh kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Apa akibat dari kolusi antara pejabat, petugas, pengusaha, dan sopir—yang kita tidak bisa serta-merta menyalahkanya—seperti itu? Tentu saja jalan-jalan yang dilalui truk-truk itu menjadi cepat rusak. Tidak mengherankan kalau jalan di pantura yang setiap hari diinjak oleh ribuan truk—dan entah berapa persen yang melebihi muatan—menjadi bergelombang, lalu robek sedikit, kemudian dibumbui air hujan; membuatnya berlubang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Bahkan saat jalan-jalan tersebut digarap sesuai nominal dan ketentuan APBN, tentu tidak akan kuat setiap hari diinjak-injak oleh muatan berlebih. Apalagi kalau misalnya dalam pembuatan jalan juga ada oknum yang bermain-main dengan anggaran sehingga kualitasnya tidak sesuai ketentuan; apa jadinya jalan-jalan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Kondisi seperti ini mungkin sudah bukan rahasia lagi. Namun, apa yang bisa kita lakukan? Saya sendiri hanya bisa menuliskannya di sini. Tidak (atau belum) bisa mengubah realitas itu. Bagaimana dengan Anda?[]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="LTR" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="IN"&gt;Wonoyoso, 12 Februari 2011&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-2011986127871859866?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/2011986127871859866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=2011986127871859866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/2011986127871859866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/2011986127871859866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/02/korupsi-di-sekitar-kita-4.html' title='Korupsi di Sekitar Kita (4)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-3668395599747736944</id><published>2011-01-02T06:08:00.003+02:00</published><updated>2011-01-02T06:11:17.888+02:00</updated><title type='text'>Makna Ketundukan Santri</title><content type='html'>Pesantren salaf selama ini mungkin dicap sebagai lembaga pendidikan yang terbelakang, kumuh, dan tidak sesuai perkembangan zaman. Namun, sebenarnya ada banyak nilai yang diajarkan di pesantren salaf yang sulit dapat ditemukan di lembaga pendidikan lainnya. Nilai niat mencari ilmu biasanya tidak ditekankan dalam pendidikan formal di tanah air. Karena itu, sudah jamak adanya jika peserta didik ditanya untuk apa belajar di sekolah ekonomi, misalnya, maka dia akan menjawab supaya menjadi pengusaha kelas atas sehingga menjadi orang yang makmur dan memiliki uang atau harta melimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pesantren, tentu saja tidak dibenarkan mempelajari suatu ilmu niatnya justru hanya untuk mengumpulkan kekayaan dunia. Pesantrenlah yang dengan kuat memegang hadits Rasulullah saw., "Barang siapa yang mempelajari suatu ilmu yang seharusnya ditujukan untuk memperoleh ridha Allah, tetapi ia justru mempelajarinya hanya untuk mendapatkan keuntungan di dunia maka pada hari Kiamat ia tidak akan dapat mencium bau surga." (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nilai lain yang biasanya ditekankan di pesantren-pesantren—dan tidak ditekankan atau malah terabaikan di lembaga formal mana pun—adalah pernghormatan terhadap guru, dosen, ustad, atau kiai. Pada umumnya, pengajar—baik itu guru, dosen, ustad, maupun kiai—tentu lebih tua atau memiliki kedudukan lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik—baik siswa, santri, maupun mahasiswa. Karena itu, tentu saja peserta didik wajib menghormati pengajarnya. Setidaknya hal itu merupakan cerminan dari penghayatan hadits Rasulullah saw., "Tidak termasuk umatku orang yang tidak mau mengasihi orang yang lebih kecil (muda) atau tidak mau menghormati orang yang lebih besar (tua)." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, pengajar selaku orang yang memiliki kelebihan ilmu dibandingkan dengan peserta didik begitu dijunjung oleh Islam. Allah swt. dan Rasulullah saw. tidak hanya sekali atau dua kali menyebutkan kelebihan orang yang memiliki ilmu. Allah swt. berfirman, "...niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat." (QS. Al-Mujadilah [58]: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Rasulullah saw. bersabda, "...Sesungguhnya seluruh penduduk langit dan bumi, bahkan ikan-ikan di dalam lautan akan memohonkan ampunan kepada Allah untuk orang yang berilmu...." (QS. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga pernah bersabda, "Keutamaan seorang ulama (orang yang berilmu) atas seorang yang rajin beribadah sama seperti keutamaanku atas orang yang paling rendah derajatnya di antara kalian (umat Islam)." Beliau lalu melanjutkan, "Sesungguhnya Allah swt., para malaikat, seluruh penduduk langit dan bumi, bahkan semut di lubang persembunyian mereka dan ikan-ikan senantiasa berdoa (menghormati) orang yang mau mengajarkan kebaikan kepada orang lain (manusia)." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits yang terakhir disebutkan tadi, kita dapat melihat betapa Allah sangat menghormati orang yang berilmu, apalagi orang tersebut mau menularkan ilmunya kepada orang lain. Karena itu, tidak mengherankan jika di pesantren-pesantren, santri diajarkan untuk sangat menghormati ustad dan kiai. Saya sendiri pernah melihat betapa unik cara para santri menghormati pengajar mereka. Saya pernah mengunjungi sebuah pesantren besar di Jawa Timur bertepatan dengan hari Jumat. Ibadah shalat jumat pun dilaksanakan di masjid kompleks pesantren tersebut. Tidak ada yang beda dengan masjid pada umumnya, sejak sebelum pukul 11 masjid sudah disesaki jamaah, yang kemudian bersama-sama membaca zikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, beberapa saat sebelum bedug ditabuh tanda masuk waktu shalat, terlihat pemandangan unik. Shaf jamaah yang tadinya rapat dari depan hingga belakang di dekat pintu luar masjid, tiba-tiba terbuka. Hal itu didahului dengan suara tepukan salah seorang santri, lalu tiba-tiba barisan shaf paling belakang membuka selebar satu meter, lalu diikuti shaf yang di depannya, lalu depannya, lalu depannya lagi, begitu seterusnya sampai shaf paling depan. Tidak itu saja, santri yang berada di dekat shaf yang terbuka itu pun lalu berebutan meletakkan sajadahnya di shaf-shaf yang terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya hal itu membentuk semacam jalan dari pintu masjid di shaf paling belakang hingga bagian masjid di shaf terdepan. Jika diukur, barangkali jalan itu bisa dilalui sekitar dua orang secara berjejeran. Jalan tersebut pun dilengkapi sajadah yang tertata cukup rapi layaknya jalan seorang raja yang terhampar dengan karpet merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, seseorang tampak berjalan dengan agak cepat melalui "jalan" tersebut. Para jamaah—yang hampir semuanya santri—pun tampak menundukkan kepala mereka saat orang itu melewati shaf-shaf demi shaf dari belakang hingga ke depan. Rupanya yang baru lewat itu adalah seorang kiai. Kiai yang tentu sangat dihormati oleh para santrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena seperti ini barangkali sebenarnya sudah umum terjadi di kalangan pesantren. Ketundukan dan penghormatan yang begitu besar dari seorang santri terhadap guru dan kiainya tentu bukan barang aneh di pesantren. Walaupun, di luar sana, bisa saja akan muncul pro-kontra mengenai hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman modern sekarang ini, ketundukan semacam itu mungkin dianggap sebagai kultus individu yang tidak perlu. Bisa saja hal itu malah dianggap sebagai semacam "perbudakan". Namun, sebenarnya penghormatan seperti itu merupakan salah satu implementasi dari hadits tadi. Tentu hal ini merupakan nilai positif yang tidak terbantahkan. Terhadap semua orang kita memang harus hormat, apalagi kepada orang yang memberikan dan menularkan ilmu kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, penerjemahan atas penghormatan ini bisa bermacam-macam. Di kalangan pesantren, penghormatan diterjemahkan dengan tatacara seperti fenomena di atas itu; tentu sah-sah saja. Di tempat lain, mungkin ada penerjamahan yang berbeda sama sekali; tentu juga sah-sah saja. Bahkan, sesama pesantren pun memiliki tatacara yang berbeda dalam menerjemahkan "kewajiban menghormati guru" itu. Tidak ada yang perlu dipermasalahkan dalam hal perbedaan penerjemahan itu. Satu hal yang perlu dipermasalahkan adalah jika ada seorang peserta didik tidak menghormati guru atau pengajarnya.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Tulisan untuk buletin jumat sebuah masjid dan merupakan hasil revisi dari tulisan sebelumnya berjudul "Ketundukan Santri"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-3668395599747736944?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/3668395599747736944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=3668395599747736944' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3668395599747736944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3668395599747736944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2011/01/makna-ketundukan-santri.html' title='Makna Ketundukan Santri'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-8453524926004774372</id><published>2010-12-09T17:31:00.002+02:00</published><updated>2010-12-09T17:35:15.970+02:00</updated><title type='text'>Kesempatan Emas Mengiringi Muharram</title><content type='html'>Allah swt. berfirman,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَات وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram...." (QS. At-Taubah [9]: 36)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara etimologi, haram berarti suci. Maksud dari bulan haram seperti disebutkan ayat ini memang bulan suci. Kitab-kitab turats menjelaskan bahwa bulan suci sebagaimana disebutkan dalam ayat tadi yaitu tiga bulan berturut-turut, yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram; ditambah Rajab. Jadi, saat ini kita berada pada salah satu bulan suci: Muharram.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dalam Shahih Muslim, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan bahwa bulan Muharram tidak saja merupakan bulan suci, malah Muharram disebutkan sebagai syahrullah alias bulan Allah. Sungguh, betapa mulia bulan yang tengah kita jejaki ini sampai-sampai bulan ini disandingkan dengan lafadz jalalah: Allah. Tentu saja kita juga harus menjejali bulan ini dengan amalan-amalan yang mulia. Jangan sampai kesempatan emas yang ada dalam bulan ini terlewat begitu saja tanpa makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari yang lalu, Selasa (7/12/2010) umat Islam merayakan datangnya tahun baru hijriah. Sudah tidak asing lagi bahwa setiap pergantian tahun, kita dianjurkan untuk berdoa. Itulah salah satu kesempatan emas yang mengiringi Muharram. Tentu saja pada Senin sore kemarin, tepatnya setelah shalat ashar, kita tidak lupa membaca doa akhir tahun, lalu dilanjutkan membaca doa awal tahun usai shalat maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika karena suatu halangan kita terlupa membaca doa akhir dan awal tahun pada Selasa petang kemarin, mari kita simak baik-baik kesempatan mulia yang bakal datang. Kiranya salah satu hal istimewa yang paling dekat adalah puasa Tasu'a dan Asyura, yaitu berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Tahun ini, insya Allah kita semua sepakat bahwa puasa Tasu'a dan Asyura akan dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis depan (15-16/12/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjuran menjalankan puasa Tasu'a dan Asyura ini didasarkan pada hadits-hadits shahih. Rasulullah saw. pernah bersabda,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Puasa yang paling utama derajatnya setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram. Shalat yang paling utama derajatnya setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR. Muslim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat bahwa sejak zaman jahiliah, bulan Muharram memang telah dianggap sebagai bulan istimewa. Bahkan, orang-orang Yahudi senantiasa berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Hal itu terjadi jauh sejak sebelum datangnya Islam. Hal itu karena pada bulan Muharram, Nabi Musa yang menjadi junjungan mereka diselamatkan oleh Allah swt. dari kejaran Firaun dan bala tentaranya. Saat itu, Firaun bahkan ditenggelamkan oleh Allah swt. di laut Merah. Untuk mengenang hari yang sangat bersejarah itu, mereka pun melakukan ritual puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa saat awal-awal berada di Madinah sesudah hijrah, Rasulullah saw. melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Beliau bertanya kepada para sahabat ada apa gerangan orang Yahudi berpuasa pada hari itu. Para sahabat menjawab bahwa karena pada hari itu bani Israel yang dipimpin Musa diselamatkan Allah swt. dari kejaran musuh mereka. Musa pun kemudian berpuasa setiap memperingati hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban para sahabat, Rasulullah saw. bersabda, "Aku lebih berhak atas (mengikuti) Nabi Musa (dibandingkan orang Yahudi)." Beliau pun kemudian berpuasa setiap tanggal 10 Muharram tiba. Kemudian karena takut umat Islam akan menganggap bahwa puasa 10 Muharram itu hukumnya wajib, Rasulullah saw. bersabda,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;هَذَا يَوْمُ عَاشُورَاءَ وَلَمْ يَكْتُبْ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ وَأَنَا صَائِمٌ فَمَنْ شَاءَ فَلْيَصُمْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيُفْطِرْ.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Hari ini adalah hari Asyura (10 Muharram). Allah swt. tidak mewajibkan kalian untuk berpuasa pada hari ini. Aku memang berpuasa hari ini, tetapi barang siapa yang ingin berpuasa maka berpuasalah dan barang siapa yang hendak tidak berpuasa maka tidak perlu berpuasa." (HR Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan yang lain, saat Rasulullah saw. berpuasa pada hari Asyura dan beliau memerintahkan para sahabat untuk turut berpuasa, para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, hari Asyura merupakan hari yang dimuliakan oleh orang Yahudi dan Nasrani." Beliau pun menjawab, "Tahun depan insya Allah kita akan berpuasa juga pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a)." Namun, belum sampai pada bulan Muharram tahun berikutnya, Rasulullah saw. wafat. (HR. Muslim) Maksud Rasulullah saw. mengajak umat Islam untuk berpuasa juga pada hari Tasu'a adalah supaya menjadi pembeda antara kaum muslimin dan kaum Yahudi-Nasrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa sebenarnya manfaat yang dapat dipetik dari puasa hari Asyura? Selain manfaat umum sebagaimana puasa pada lazimnya, puasa pada hari Asyura juga memiliki manfaat khusus bagi yang menjalankannya. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Umar bin Khaththab bahwa Rasulullah saw. bersabda, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Aku berharap dengan berpuasa pada hari Asyura ini Allah akan menghapus dosa-dosa selama satu tahun yang lampau." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Mari gapai kesempatan emas yang ada di depan mata ini. Jangan sampai kita menyesal karena melewatkannya begitu saja. Belum tentu tahun depan kita akan menemuinya lagi. Rabbuna yuwaffiq.[]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Demblaksari, 6 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-8453524926004774372?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/8453524926004774372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=8453524926004774372' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8453524926004774372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8453524926004774372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/12/kesempatan-emas-mengiringi-muharram.html' title='Kesempatan Emas Mengiringi Muharram'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-3006794389136304259</id><published>2010-11-30T07:02:00.003+02:00</published><updated>2010-12-09T17:31:42.830+02:00</updated><title type='text'>Korupsi di Sekitar Kita (3)</title><content type='html'>Kali ini bukan cerita tentang kasus korupsi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wa dzurriyyatihi&lt;/span&gt;, justru cerita kontrakorupsi. Kisah didapat dari cerita saat mengunjungi kerabat yang baru pulang dari Tanah Suci. Seperti biasa, orang yang baru saja melaksanakan ibadah haji memiliki segudang cerita untuk dibagi, selain doa tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saga antikorupsi bermula saat Lik Kaji (paman yang baru saja menunaikan berhaji) yang sejak awal keberangkatan ke Tanah Suci sudah sakit-sakitan sehingga saat turun di bandara debarkasi harus mendapatkan perawatan. Maklum, keberangkatannya saja sudah menarik isak tangis keluarga karena kesehatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngedrop &lt;/span&gt;sesaat sebelum tiba di asrama haji pemberangkatan. Pemberangkatannya pun ditunda hingga 2 hari, bahkan sempat hendak ditunda hingga tahun berikutnya. Di Tanah Suci, kondisinya juga naik turun, meskipun—alhamdulillah—akhirnya bisa menyelesaikan seluruh ritual haji dengan sempurna, amin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saat berada di atas pesawat, dokter kloter senantiasa mengawasinya. Pun saat tiba di bandara debarkasi, ambulans sudah disiapkan demi memastikan kondisinya benar-benar baik hingga sampai ke rumah lagi. Karena merasa sehat-sehat saja, Lik Kaji sempat menolak menggunakan ambulans. Sang istri Lik Kaji yang mendampingi juga tidak ingin kesannya bagi keluarga nanti akan mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setelah didesak tim kesehatan panitia haji bahwa hal itu demi kebaikan bersama, Lik Kaji dan sang istri pun bersedia mengendarai ambulans. Rupanya, ambulans tersebut tidak sekadar membawa Lik Kaji dan istri ke tempat transit, ruang pemeriksaan kesehatan, rumah sakit, atau sejenisnya. Justru ambulans tersebut memang disediakan untuk mengantarkan Lik Kaji dan istri sampai ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan, Lik Kaji sempat mengeluh tiduran dalam posisi yang kurang tepat. Naik mobil tentu saja tidak senyaman naik pesawat, apalagi jalan raya yang dilalui berkelok-kelok. Karena itu, terdengar beberapa kali Lik Kaji merintih seperti kesakitan. Melihat hal itu, istri Lik Kaji merasa bersyukur karena bersedia naik ambulans. Menurut istri Lik Kaji, jika bersikeras naik bus penjemputan bersama rombongan lainnya, tentu akan merepotkan anggota rombongan, paling tidak mereka bisa khawatir dan merasa prihatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan darat pun dilalui dengan lebih cepat dibandingkan bus penjemputan. Apalagi sang sopir ambulans juga beberapa kali—atau malah seringkali—memanfaatkan sirene untuk membuka jalan. Bahkan, terkadang iseng saja menyalakan sirene. Entah, barangkali itu untuk mencandai istri Lik Kaji yang memang dari awal meminta supaya sirene ambulans tidak usah dihidupkan sehingga tidak terkesan mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sopir ambulans dan seorang temannya—perawat—pun terkekeh-kekeh saat istri Lik Kaji menggerutu karena mengetahui sirene dibunyikan. Benar-benar mencandai untuk menghibur rupanya. Apalagi, saat sekitar tiga kilometer sebelum sampai rumah Lik Kaji sirene memang tidak dihidupkan sama sekali, sesuai permintaan istri Lik Kaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena istri Lik Kaji sudah menelpon bahwa sesungguhnya ambulans yang membawa mereka hanya dalam rangka menjaga kondisi, bukan merawat Lik Kaji, keluarga yang melihat Lik Kaji dan istri tampak sehat pun terlihat lebih tenang saat menyambut. Tentu saja pertemuan setelah sekitar empat puluh hari berpisah tetap mengharu biru; karena kebahagiaan yang terlampau besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah kisah kontrakorupsi berada. Setelah menjalankan tugasnya dengan baik mengantarkan pasien ke rumahnya, sopir ambulans dan petugas kesehatan berpamitan pulang. Sebagai rasa terima kasih, istri Lik Kaji menyiapkan amplop berisi dua lembar kertas merah dan selembar kertas biru untuk mereka berdua. Ajaib! Tanpa basa-basi keduanya menolak dengan halus. "Tentu kami membutuhkan uang, tetapi ini adalah tugas kami sehingga kami tidak berhak menerimanya," begitu kira-kira jawaban kedua petugas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri Lik Kaji tetap memaksa agar mereka mau menerima, toh uang tersebut bukanlah suap ataupun permintaan mereka (semacam pemerasan). Namun, mereka berdua lebih berkeras lagi menolaknya. "Ini sudah tugas kami, tentu bukan berarti kami ingin menolak pemberian Ibu," jawab mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa! Benar-benar mental antikorupsi yang hebat. Jika saja kita semua bermental seperti itu, niscaya kesempatan naiknya angka korupsi dapat semakin ditekan. Syukur-syukur bisa lebih jauh lagi: korupsi dapat dihapuskan dari muka bumi (Indonesia) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sedikit orang seperti mereka. Karena memang banyak alasan yang logis untuk menerima pemberian seperti itu, apalagi pemberian tersebut benar-benar tulus, sama sekali tidak diminta atau sekadar disinggung-singgung oleh calon penerima. Jadi, untuk menerimanya bukan hal yang haram kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eittt... tunggu dulu, sepertinya kita tidak bisa dengan mudah menghalalkan hal seperti itu. Bisa saja saat itu halal, tetapi saat kesempatan berikutnya, misalnya, giliran bertugas mengantarkan pasien lain, lalu pasien tersebut sama sekali tidak berpikiran untuk memberi "ungkapan terima kasih"—karena memang semua sudah benar-benar ditanggung ONH, apa yang kira-kira ada dalam pikiran si sopir dan temannya? "Ah, orang ini benar-benar tidak pengertian! Sudah dibantu diantarkan, tetapi tidak mau menghargai keringat kita." Begitu mungkin ungkapan yang bisa tiba-tiba muncul dari hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullah... tentu saja pemberian yang tadi itu bisa menjadi tidak halal seratus persen lagi. Barangkali seperti inikah salah satu model gratifikasi yang dilarang itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari lebih berhati-hati menerima pemberian orang lain. Bukan untuk sombong, bukan untuk mengharamkan yang halal, tetapi untuk melawan korupsi![]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wonoyoso, 9 Desember 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-3006794389136304259?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/3006794389136304259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=3006794389136304259' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3006794389136304259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3006794389136304259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/11/entrepeneur-2.html' title='Korupsi di Sekitar Kita (3)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-5108542376469089448</id><published>2010-10-04T08:42:00.000+02:00</published><updated>2010-10-04T08:44:55.015+02:00</updated><title type='text'>Lebaran Kelas Berat</title><content type='html'>   	&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt; 	&lt;title&gt;&lt;/title&gt; 	&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 3.1  (Linux)"&gt; 	&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--&gt;&lt;/style&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Hari Raya Idul Fitri selalu disambut dengan suka cita dan kemeriahan. Sesuai umur, berarti sudah dua puluh delapan kali saya melewati hari yang biasa disebut juga sebagai hari raya kemenangan itu. Saya pun menikmati datangnya hari yang oleh Upin dan Ipin disebut &lt;i&gt;hari raye&lt;/i&gt; itu. Bahkan selama enam kali merayakan Hari Raya Idul di negeri nan jauh, negeri Firaun, rasanya juga &lt;i&gt;fine-fine&lt;/i&gt; saja. Dalam artian, meski jauh dari keluarga, tetap saja bisa melewati raya id dengan riang gembira.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Namun, berbeda sekali dengan Idul Fitri 1430 yang baru lewat ini. Hari raya yang seharusnya bisa disambut dengan begitu bahagia, kali ini rasanya begitu getir. Ya, ada cukup banyak alasan yang bisa membuat kegetiran rasanya tidak mau menjauh dari hati ini. Memang harus bersabar, dan karenanya muncul tulisan ini, sekadar untuk curhat sehingga saya berharap dapat sedikit lega mengeluarkan &lt;i&gt;uneg-uneg&lt;/i&gt; yang melanda kalbu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Alasan pertama dan utama adalah tentu karena lebaran kali ini merupakan lebaran paling awal tanpa ada orang yang sangat saya—dan keluarga—cintai dan butuhkan di tengah kami: Bapak. Saya pribadi mungkin bisa tidak terlalu merasakan kekurangan itu karena saya berlebaran di rumah mertua, yang masih lengkap bahkan dengan jumlah keluarga besar yang jauh lebih banyak dibanding keluarga saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Namun, bagaimana dengan Ibu yang untuk pertama kalinya setelah berpuluh-puluh tahun berlebaran tidak ditemani belahan hati? Memang sudah hampir setengah tahun Ibu tidak didampingi Bapak dalam keseharian. Duka mendalam yang dirasakan saat kehilangan Bapak mungkin sudah bisa dilupakan sedikit demi sedikit. Hanya saja, rupanya ujian memang harus terjadi jika memang sudah "dijadwalkan" oleh-Nya. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Hari pertama Idul Fitri, masih seperti tahun-tahun sebelumnya, meski tidak seramai tahun-tahun yang lalu, rumah kami tetap didatangi orang-orang sekampung. Begitulah jika rumah masih ditinggali orang yang sudah tua atau dituakan; senantiasa didatangi banyak orang. Ibu yang pada hari-hari akhir bulan puasa mengerahkan tenaga lebih banyak untuk bersiap berlebaran, kondisi fisiknya menurun, meriang dan batuk-batuk. Alhamdulillah masih kuat menunaikan shalat id, tetapi setelah itu &lt;i&gt;ngedrop&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Di luar itu, sempat ada beberapa orang yang datang, saat bersalaman dengan Ibu, tiba-tiba menangis tersedu-sedu. Apalagi jika yang datang masih sanak keluarga, menangis lebih menjadi-jadi dan tanpa sadar terkadang menyebut atau mengingatkan agar Ibu tabah. Tentu hal ini makin mendekatkan lagi Ibu pada bayang-bayang Bapak. Ibu pun menjadi ikut-ikutan menangis tak bisa menahan sedih ataupun haru. Walhasil, sampai hari kelima lebaran, Ibu masih belum sehat betul. Bahkan pada hari kedua hingga keempat, Ibu menemui tamu dengan tiduran di kamar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Selain Ibu, rupanya Mas Luqman (kakak ketiga saya) dan Kaisa (2 tahun, putri Mas Luq) juga sakit. Mas Luqman terkena gejala typhus, sementara Kaisa sepertinya gejala demam berdarah. Ada pula Dayat (8 tahun, anak ketiga Mba Anis [kakak pertama saya]) yang terkena radang tenggorokan. Mas Luqman tidak fit dari sekitar dua hari sebelum lebaran sehingga hari pertama lebaran pun tidak bisa keliling kampung bermaaf-maafan. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Kaisa malahan sampai harus dirawat di Puskesmas Rawat Inap Limpung pada siang hari kedua lebaran. Malam harinya, Dayat yang tak kunjung membaik juga akhirnya dibawa ke tempat perawatan yang sama. Awalnya Mba Anis sekadar mau menjenguk Kaisa, tetapi kemudian ditelpon orang rumah bahwa Dayat makin rewel. Mbak Anis pun berinisiatif membawa Dayat ke Puskesmas Rawat Inap pula, paling tidak untuk menemani Kaisa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Ternyata sore keesokan harinya, Kaisa sudah membaik dan diperbolehkan pulang, sedangkan Dayat justru belum sehat juga. Kaisa pun dibawa pulang sehingga terpaksa Dayat sendirian. Malahan, Dayat sampai tiga hari harus dirawat di Puskesmas. Itupun sebenarnya belum terlalu sehat, tetapi karena Dayat sendiri yang selalu minta dibawa pulang. Begitu pula dengan Kaisa, sesungguhnya sama belum terlalu sehat, karenanya saat dibawa ke rumah masih rewel-rewel saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Di permukaan bumi yang lain, tepatnya Nganjuk, Mas Hakim (kakak kedua saya), Mbak Hikmah (kakak keempat saya) dan Mas Malik (suami Mbak Hikmah) beserta kedua anak, hendak sungkem pada Ibu, berangkat pada hari kedua malam sekitar pukul 23.00. Baru sekitar lima kilometer perjalanan, rupanya ada pula ujian yang harus mereka lalui. Zebra milik Mas Malik yang mereka tumpangi harus mogok. Mereka pun tidak bisa melanjutkan perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Selalu ada solusi dalam setiap permasalahan. Mereka pun memilih kembali dan menyervis mobil di rumah daripada kelak dalam perjalanan harus mogok lagi. Setelah itu, Mas Malik dan Mas Hakim terpaksa ke Jombang untuk mengambil Super Carry milik Mas Hakim. Keesokan paginya, mereka baru bisa melakukan perjalanan lagi. Itupun bukan perjalanan yang mulus-mulus saja karena macet mengadang di mana-mana. Perjalanan yang biasanya dapat ditempuh dalam 7-8 jam, kali ini memakan waktu 15 jam lebih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Memang lebaran yang berat untuk kami. Ya Allah, kuatkan hati kami dan seluruh kaum muslimin.[]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri, Century Gothic, sans-serif;"&gt;Demblaksari, 1 Oktober 2010&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-5108542376469089448?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/5108542376469089448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=5108542376469089448' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5108542376469089448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5108542376469089448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/10/lebaran-kelas-berat.html' title='Lebaran Kelas Berat'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-3865477866324824591</id><published>2010-10-04T08:38:00.001+02:00</published><updated>2010-10-04T08:41:54.327+02:00</updated><title type='text'>Khasiat Shalawat</title><content type='html'>   	&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt; 	&lt;title&gt;&lt;/title&gt; 	&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 3.1  (Linux)"&gt; 	&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--&gt; 	&lt;/style&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Tadi subuh serasa ada yang menggerakkan tangan untuk memencet remot TV, rupanya menuju SCTV, sebuah film komedi produksi Hongkong. Genre favorit nih. Namun, baru sekian adegan tiba-tiba beralih menuju siaran SCTV lokal Yogyakarta. Hmm... bakal ada siaran yang sedikit amatiran pastinya, pikirku. Remot pun dipencet-pencet lagi berubah-ubah saluran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Tidak ada juga acara yang cocok hingga akhirnya kembali ke SCTV. Tampak seorang yang memakai blangkon tengah ceramah, menerangkan tentang... shalawat. Tentu shalawat kepada Baginda Rasul Muhammad. Hmm, asyik juga cara SCTV Jogja menunjukkan identitas daerah. Pakaian yang &lt;i&gt;njawani,&lt;/i&gt; tetap isi ceramahnya sungguh universal, untuk kalangan penganut agama Islam tentunya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Dengan bahasa yang renyah dan diselingi candaan-candaan yang rada garing, dipikir-pikir sayang &lt;i&gt;nih&lt;/i&gt; tidak mengikuti dari awal sehingga tidak tahu siapa nama penceramahnya. Guyonan yang dimunculkan sebenarnya asyik juga, tetapi karena tidak dihadapi audiens langsung sehingga tidak ada yang tertawa, menjadikan suasana garing. Saya mau tertawa sendiri tentu juga tidak lucu karena hari masih benar-benar sepi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Saat mendengar ceramah ustadz (demikian ia mengidentifikasi dirinya sendiri) ini, saya mendapatinya tengah menerangkan bahwa seseorang kelak akan bersama orang yang dicintainya. Ia lalu menafsirkan bahwa jika seseorang mencintai artis maka kelak di akhirat orang itu akan bersama artis. Hubungannya dengan shalawat, sang ustadz melanjutkan, jika seseorang kelak ingin berada di surga, ditemani Rasulullah, maka tentu harus mencintai beliau. Nah, salah satu cara yang paling mudah sebagai implementasi mencintai Rasulullah adalah sering-sering membaca shalawat. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Sang ustadz juga mendakwahkan bahwa shalawat memiliki banyak manfaat. Di antaranya sebagai "pengabul" doa, dalam artian dengan diiringi shalawat maka doa tidak akan ditolak oleh Allah swt. Hal ini sudah banyak contohnya. Sebut saja kisah manusia pertama, Nabi Adam, yang dahulu dikeluarkan dari surga dan diturunkan ke bumi, demikian halnya sang istri, Siti Hawa, tetapi keduanya dipisahkan jauh-jauh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Begitu kangennya Nabi Adam kepada sang istri sehingga selalu berdoa, meminta kepada Allah agar ia dipertemukan lagi dengan Siti Hawa. Bertahun-tahun Nabi Adam berjalan sendirian menyusuri permukaan bumi untuk mencari sang istri tercinta. Selama itu pula ia selalu berdoa memohon bantuan Allah agar segera bisa bertemu Siti Hawa; dan selama itu pula doanya tidak juga dikabulkan Allah. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Hingga suatu ketika Nabi Adam teringat sebuah tulisan di salah satu pintu surga: &lt;i&gt;Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.&lt;/i&gt; Ia pun kembali memanjatkan doa: &lt;i&gt;Ya Allah, atas kemuliaan asma Muhammad yang tertera di pintu surga, pertemukanlah aku dengan istriku.&lt;/i&gt; Tidak lama setelah itu, benar saja, di jabal Rahmah, keduanya bertemu kembali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Dalam kisah lain, sang ustadz menukil dari kitab &lt;i&gt;Durratun Nashihin,&lt;/i&gt; ada seorang yang ketika hidup berkulit putih dan wajahnya pun senantiasa berseri-seri. Namun, saat ajal menjemput, setelah dikafani dan dishalati, ternyata wajahnya berubah menjadi berwarna hitam. Keluarganya yang melihat pun menangis. Apalagi setelah itu muncul sas-sus yang menyebutkan bahwa orang itu berarti mati dalam keadaan su`ul khatimah. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Saat tidur, anak orang yang meninggal itu bermimpi. Dalam mimpinya, ia melihat Rasulullah saw. mendatangi jenazah ayahnya. Beliau terlihat membuka kain kafan sang ayah, lalu mengusap wajahnya dengan tangan beliau yang mulia. Ajaib, seketika itu pula wajah jenazah itu berubah menjadi putih berseri lagi. Sang anak pun heran, bagaimana mungkin Baginda Rasul mau mendatangi ayahnya yang menurut banyak orang dianggap &lt;i&gt;STMJ&lt;/i&gt;: shalat terus maksiat jalan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Sang anak pun bertanya kepada Rasulullah mengapa beliau mau mendatangi ayahnya dan memberikan syafaat beliau kepadanya. Rasulullah menjawab bahwa beliau mendatangi ayahnya karena ayahnya itu rajin membaca shalawat kepada beliau. Setiap kali ada waktu senggang, rupanya sang ayah selalu membacakan shalawat kepada Rasulullah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Saat terbangun dari tidurnya, sang anak pun segera mendatangi jenazah ayahnya yang memang belum dikuburkan. Ia membuka kain kafan yang menutupi wajah ayahnya. Masyaallah, rupanya apa yang ada dalam mimpinya benar-benar nyata; wajah ayahnya kembali terlihat cerah berseri-seri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Ada pula cerita lain dari Turki. Alkisah, ada seorang yang begitu mencintai Rasulullah hingga ia menciptakan beberapa bait syair khusus yang berisi shalawat untuk beliau. Bait yang dirangkai nan indah itu pun senantiasa ia panjatkan kepada Rasulullah. Dalam bait itu ia juga mengungkapkan betapa ia sangat merindukan Tanah Suci. Namun, apa daya, ia bukanlah orang yang cukup mampu untuk pergi haji. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Pada saat yang lain, ia juga menulis Alquran secara lengkap dengan tangannya sendiri. Setelah selesai menulis Alquran itu, ia berwasiat kepada anaknya bahwa kelak jika ia meninggal dunia, Alquran hasil tulisan tangan sendiri itu ikut dikuburkan bersama jasadnya. Ketika ia wafat, sang anak pun melaksanakan wasiat ayahnya itu. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Sekitar sepuluh tahun kemudian, sang anak ditakdirkan menjadi orang berada dan memiliki cukup bekal untuk menunaikan ibadah haji. Ia pun berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan rukun Islam kelima. Di Tanah Suci, selain beribadah, ia menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah toko membeli sesuatu. Di toko itu, rupanya ia melihat sebuah Alquran yang menurutnya sangat familiar biasa ia lihat. Saat Alquran itu ia buka, ia sangat takjub, sepertinya Alquran itu persis sekali dengan Alquran hasil tulisan tangan ayahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Ia pun bertanya kepada penjaga toko dari mana mendapatkan Alquran tersebut. Penjaga toko menjawab bahwa Alquran itu didapatkan dari seorang penggali kubur. Sang anak pun meminta dipertemukan dengan penggali kubur dimaksud. Saat bertemu, sang anak bertanya dari mana si penggali kubur menemukan Alquran itu. Si penggali kubur bercerita bahwa saat menggali kubur di Madinah, ia mendapati Alquran tersebut di dalam liang lahat. Sang anak pun meminta diantar ke kuburan dimaksud.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Penggali kubur mengantarkan sang anak ke Madinah tepat di mana ia menemukan Alquran. Sang anak lalu meminta penggali kubur untuk membuka kembali liang lahat tempat ditemukannya Alquran tadi. Luar biasa, saat digali, kain kafan yang menyelimuti jasad itu masih utuh, demikian juga dengan tubuh yang dikubur. Saat melihat jasad itu secara lengkap, sang anak kaget bukan main karena jasad itu adalah jasad ayahnya. Karena syafaat Rasulullah, jasad sang ayah rupanya berpindah dari Turki ke Tanah Suci.[]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri,Century Gothic,sans-serif;"&gt;Demblaksari, 1 Oktober 2010&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-3865477866324824591?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/3865477866324824591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=3865477866324824591' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3865477866324824591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3865477866324824591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/10/khasiat-shalawat.html' title='Khasiat Shalawat'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-683250273635543698</id><published>2010-09-29T05:31:00.000+03:00</published><updated>2010-09-29T05:33:55.283+03:00</updated><title type='text'>Syafaat Alquran</title><content type='html'>Sudah sangat banyak cerita betapa Alquran bisa membantu orang yang "memegang"nya. Kali ini pun ada satu cerita lagi tentang syafaat yang didapatkan dari Alquran. Cerita ini saya dapat saat buka puasa bersama tanggal 27 Ramadhan kemarin bersama alumni almamater MAK TBS Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang adik kelas jauh saya memang seorang hafidz. Kebetulan dia juga seorang gus, putra kiai pengasuh pesantren. Dia yang sejak lulus aliyah dua tahun lalu begitu bersemangat ingin melanjutkan kuliah di Tanah Suci, tahun ini mendapatkan kelempangan jalan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, dia ikut tes muqabalah (penerimaan) masuk Universitas Islam Madinah. Tes yang ia ikuti di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jatim, diikuti ratusan peserta. Ia begitu bersyukur karena dari hampir 90-an peserta yang akhirnya diumumkan diterima untuk kuliah di Kota Suci, posisinya cukup bagus, di angka 20-an. Walaupun sebelumnya ia sangat berhasrat untuk bisa kuliah di Mekah, tetapi diterima di Madinah baginya juga patut disyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini bukan dia yang mendapatkan syafaat Alquran, tetapi seorang teman yang baru ia kenal saat masa-masa tes di Gontor itu. Saya sendiri lupa siapa nama temannya itu, tetapi sebut saja Manan, misalnya. Manan ini berasal jauh dari luar Jawa, Ambon kalau tidak salah. Kulitnya yang tidak secerah orang Indonesia bagian barat menarik si gus untuk menyapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ditanya, ternyata si Manan sudah tiga hari berada di Gontor. Manan yang menghafal Alquran di sebuah pesantren di daerah Solo mengaku tidak berani maju mengikuti tes wawancara. Karena itu, selama tiga hari pula ia hanya mondar-mandir berusaha mengumpulkan keberanian untuk maju tes. Kepada si gus, Manan beralasan takut mengikuti tes wawancara karena sama sekali tidak bisa bahasa Arab. Untuk membesarkan hati Manan, si gus pun mengaku ia hanya sedikit-sedikit bisa berbahasa Arab, tetapi karena keinginan yang begitu kuat untuk kuliah di Tanah Suci, ia bertekad untuk maju mengikuti tes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi menolong Manan, si gus pun memberi saran agar Manan memberanikan diri mengikuti interview, apalagi diketahui bahwa Manan ini hafal Alquran 30 juz. Manan berkilah bahwa bagaimana mungkin ia bisa mengikuti wawancara, sementara pengujinya didatangkan langsung dari Universitas Islam Madinah yang tentu saja melakukan wawancara dengan bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, si gus memberi solusi agar Manan menghafalkan sebuah kalimat yang redaksinya kira-kira begini: ana lam astathi' an atakallam al-lughah al-Arabiyyah, wa lakin ana hafizh Alquran kulluh (Saya tidak bisa berbahasa Arab sama sekali, tetapi saya hafal Alquran 30 juz). Oleh Manan, kalimat ini ditulis dalam sebuah kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manan akhirnya mampu memberanikan diri maju mengikuti tes wawancara, berbarengan dengan si gus (karena bareng inilah si gus bisa menceritakan kisah syafaat Alquran ini). Saat dites, pertanyaan pertama untuk Manan adalah masmuk? (Siapa namamu?). Karena betul-betul buta atas bahasa Arab, Manan tidak tahu apa arti pertanyaan untuknya. Namun, tanpa ragu, ia pun mengeluarkan secarik kertas dan dengan tenang menjawab pertanyaan itu dengan membaca tulisan dalam kertas itu: ana lam astathi' an atakallam al-lughah al-Arabiyyah, wa lakin ana hafizh Alquran kulluh. Sang penguji hanya tersenyum, atau tertawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, penguji membaca potongan ayat Alquran dan meminta Manan untuk meneruskan ayat tersebut. Lancar. Ayat berikutnya diujikan, Manan lancar lagi melanjutkannya. Sampai beberapa potongan ayat dibacakan kepada Manan dan ia selalu saja bisa melanjutkannya dengan lancar. Penguji tampak puas dengan Manan hingga ia mengatakan—tentu saja dalam bahasa Arab—kepada Manan bahwa ia menjamin Manan akan lulus dan bisa berkuliah di Madinah. Manan yang tidak tahu apa yang diucapkan sang penguji hanya tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah keluar ruang ujian, Manan bertanya kepada si gus sebenarnya tadi apa yang dikatakan penguji di akhir tes. Si gus menjawab apa adanya bahwa itu jaminan kepadanya untuk bisa kuliah di Tanah Suci. Manan pun seperti tidak percaya, tetapi terpancar rasa syukur dan lega di wajahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, saat pengumuman penerimaan muncul, nama Manan benar-benar ada! Masya Allah, betapa banyak syafaat Alquran di dunia ini, bagaimana saat di akhirat nanti ya? Allahummaj'alna min ahlil-Qur`an....[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demblaksari, 27 September 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-683250273635543698?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/683250273635543698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=683250273635543698' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/683250273635543698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/683250273635543698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/09/syafaat-alquran.html' title='Syafaat Alquran'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-8263418790706614610</id><published>2010-08-22T11:37:00.002+02:00</published><updated>2010-08-24T02:02:08.709+02:00</updated><title type='text'>Hadits Fase-Fase yang Dialami Manusia</title><content type='html'>1.    Shahih Bukhari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَكَّلَ فِي الرَّحِمِ مَلَكًا فَيَقُولُ يَا رَبِّ نُطْفَةٌ يَا رَبِّ عَلَقَةٌ يَا رَبِّ مُضْغَةٌ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَخْلُقَهَا قَالَ يَا رَبِّ أَذَكَرٌ أَمْ أُنْثَى يَا رَبِّ شَقِيٌّ أَمْ سَعِيدٌ فَمَا الرِّزْقُ فَمَا الْأَجَلُ فَيُكْتَبُ كَذَلِكَ فِي بَطْنِ أُمِّهِ.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya Allah swt. mengutus seorang malaikat untuk diserahi (mengurus) setiap rahim. Malaikat itu berkata, 'Wahai Tuhanku, ada setetes mani (di rahim).' Malaikat itu berkata lagi, 'Wahai Tuhanku, ada segumpal darah.' Malaikat itu berkata lagi, 'Wahai Tuhanku, ada segumpal daging.' Ketika Allah swt. berkehendak untuk menciptakannya (manusia), malaikat itu berkata, 'Wahai Tuhanku, (manusia ini akan Engkau ciptakan sebagai) laki-laki atau perempuan? Dia akan ditakdirkan sebagai orang yang sengsara aau bahagia? Bagaimana rezekinya? Kapan kematiannya?' Segala hal yang berkaitan dengan itu semua sesungguhnya sudah ditetapkan sejak manusia ada di perut ibunya." (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Shahih Bukhari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَبْعَثُ اللَّهُ إِلَيْهِ مَلَكًا بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ فَيُكْتَبُ عَمَلُهُ وَأَجَلُهُ وَرِزْقُهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فِيهِ الرُّوحُ فَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُ النَّارَ.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;Abdullah (bin Mas'ud) meriwayatkan bahwa Rasulullah saw.—beliau orang yang jujur dan dapat dipercaya—bersabda, "Sesungguhnya (benih) setiap orang dari kalian ada di dalam perut ibunya selama empat puluh hari, lalu menjadi segumpal darah, juga selama empat puluh hari, lalu menjadi segumpal daging, juga selama empat puluh hari. Kemudian Allah mengutus seorang malaikat untuk mencatat ketetapan empat hal baginya, yaitu (1) amal perbuatannya, (2) kematiannya, (3) rezekinya, dan (4) kesengsaraan atau kebahagiaannya. Setelah itu, janin itu diberi roh (jiwa). Sesungguhnya jika seorang laki-laki yang selama hidupnya senantiasa menjalankan amal selayaknya para ahli neraka sehingga jarak antara dirinya dan neraka itu hanya tinggal sejengkal langkah, tetapi dalam catatan ketentuan (yang sudah ada sejak ia di dalam perut ibunya) itu ia ditetapkan melakukan amal perbuatan ahli surga, lalu ia melakukan perbuatan itu ( di akhir hidupnya) maka ia akan dimasukkan ke dalam surga. Sesungguhnya jika seorang laki-laki yang selama hidupnya senantiasa menjalankan amal selayaknya para ahli surga sehingga jarak antara dirinya dan surga itu hanya tinggal sejengkal langkah, tetapi dalam catatan ketentuan (yang sudah ada sejak ia di dalam perut ibunya) itu ia ditetapkan melakukan amal perbuatan ahli neraka, lalu ia melakukan perbuatan itu (di akhir hidupnya) maka ia akan dimasukkan ke dalam neraka." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Shahih Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُرْسَلُ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ فَوَالَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;Abdullah (bin Mas'ud) meriwayatkan bahwa Rasulullah saw.—beliau orang yang jujur dan dapat dipercaya—bersabda, "Sesungguhnya (benih) setiap orang dari kalian ada di dalam perut ibunya selama empat puluh hari, lalu selama empat puluh hari pula ia menjadi segumpal darah, lalu selama empat puluh hari pula ia menjadi segumpal daging. Kemudian Allah mengutus seorang malaikat kepadanya. Roh pun ditiupkan kepada benih itu, lalu ditetepkanlah kepadanya empat hal, yaitu (1) rezekinya, (2) kematiannya, (3) amal perbuatannya, dan (4) kesengsaraan atau kebahagiaannya. Demi Dzat yang tiada tuhan selain diri-Nya, sesungguhnya jika seseorang di antara kalian yang selama hidupnya senantiasa menjalankan amal selayaknya para ahli surga sehingga jarak antara dirinya dan surga itu hanya tinggal sejengkal langkah, tetapi dalam catatan ketentuan (yang sudah ada sejak ia di dalam perut ibunya) itu ia ditetapkan melakukan amal perbuatan ahli neraka, lalu ia melakukan perbuatan itu ( di akhir hidupnya) maka ia akan dimasukkan ke dalam neraka. Sesungguhnya jika seseorang di antara kalian yang selama hidupnya senantiasa menjalankan amal selayaknya para ahli neraka sehingga jarak antara dirinya dan neraka itu hanya tinggal sejengkal langkah, tetapi dalam catatan ketentuan (yang sudah ada sejak ia di dalam perut ibunya) itu ia ditetapkan melakukan amal perbuatan ahli surga, lalu ia melakukan perbuatan itu ( di akhir hidupnya) maka ia akan dimasukkan ke dalam surga." (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Musnad Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَرَّ يَهُودِيٌّ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُحَدِّثُ أَصْحَابَهُ فَقَالَتْ قُرَيْشٌ يَا يَهُودِيُّ إِنَّ هَذَا يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ فَقَالَ لَأَسْأَلَنَّهُ عَنْ شَيْءٍ لَا يَعْلَمُهُ إِلَّا نَبِيٌّ قَالَ فَجَاءَ حَتَّى جَلَسَ ثُمَّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ مِمَّ يُخْلَقُ الْإِنْسَانُ قَالَ يَا يَهُودِيُّ مِنْ كُلٍّ يُخْلَقُ مِنْ نُطْفَةِ الرَّجُلِ وَمِنْ نُطْفَةِ الْمَرْأَةِ فَأَمَّا نُطْفَةُ الرَّجُلِ فَنُطْفَةٌ غَلِيظَةٌ مِنْهَا الْعَظْمُ وَالْعَصَبُ وَأَمَّا نُطْفَةُ الْمَرْأَةِ فَنُطْفَةٌ رَقِيقَةٌ مِنْهَا اللَّحْمُ وَالدَّمُ فَقَامَ الْيَهُودِيُّ فَقَالَ هَكَذَا كَانَ يَقُولُ مَنْ قَبْلَكَ.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Artinya:&lt;br /&gt;Abdullah meriwayatkan bahwa seorang Yahudi lewat di depan Rasulullah saw. Orang Yahudi itu tengah berbincang-bincang dengan teman-temannya. Seorang Quraisy bertanya kepada orang Yahudi itu, 'Wahai orang Yahudi, orang ini (Rasulullah saw.) menyangka bahwa dirinya adalah seorang nabi.' Orang Yahudi menjawab, 'Kalau begitu, aku akan menanyakannya tentang sesuatu yang hanya diketahui oleh nabi.' Orang Yahudi itu pun mendatangi Rasulullah saw., lalu duduk di dekat beliau, kemudian berkata, 'Wahau Muhammad, dari apakah manusia diciptakan?' Rasulullah saw. menjawab, 'Wahai orang Yahudi, setiap manusia diciptakan dari campuran antara mani laki-laki dan mani perempuan. Mani laki-laki merupakan mani yang tebal (keras, kuat), darinya tumbuh tulang dan sel saraf. Adapun mani perempuan merupakan mani yang lembut (halus), darinya tumbuh daging dan darah.' Orang Yahudi itu lalu berdiri dan berkata, 'Begitulah jawaban para nabi sebelum dirimu.'" (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-8263418790706614610?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/8263418790706614610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=8263418790706614610' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8263418790706614610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8263418790706614610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/08/hadits-fase-fase-yang-dialami-manusia.html' title='Hadits Fase-Fase yang Dialami Manusia'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6042213098120760192</id><published>2010-07-27T09:44:00.001+03:00</published><updated>2010-08-22T11:37:09.126+02:00</updated><title type='text'>Hadits tentang Keutamaan Surah-Surah di dalam Al-Qur`an</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس وَمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya segala sesuatu itu memiliki jantung, sementara jantung al-Qur`an adalah surah Yasin. Barang siapa yang membaca surah Yasin maka Allah swt. mencatat bahwasanya ia telah membaca al-Qur`an sebanyak sepuluh kali." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ رَجُلًا يَقْرَأُ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ يُرَدِّدُهَا فَلَمَّا أَصْبَحَ غَدَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ وَكَأَنَّ الرَّجُلَ يَتَقَالُّهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Abu Sa'id al-Khudri meriwayatkan bahwa ia mendengar seorang laki-laki membaca surah al-Ikhlash secara berulang-ulang. Keesokan paginya, Abu Sa'id memberitahukan hal itu kepada Rasulullah saw. dan mengungkapkan bahwa laki-laki itu masih menganggap bahwa ia membaca (mengetahui) terlalu sedikit dari al-Qur`an. Rasulullah saw. pun bersabda, "Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya surah al-Ikhlash itu bobotnya sama dengan sepertiga al-Qur`an." (HR. Malik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ أَقْبَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعَ رَجُلًا يَقْرَأُ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَبَتْ فَسَأَلْتُهُ مَاذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ الْجَنَّةُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah meriwayatkan, "Aku pernah bersama Rasulullah saw. dan mendengar seorang laki-laki membaca surah al-Ikhlash. Beliau pun bersabda, 'Wajib baginya.' Aku bertanya, 'Wajib bagaimana wahai Rasullullah?' Beliau menjawab, 'Wajib baginya surga.'" (HR. Malik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ وَأَنَّ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ تُجَادِلُ عَنْ صَاحِبِهَا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Humaid bin Abdurrahman bin Auf meriwayatkan bahwa surah al-Ikhlash bobotnya sama dengan sepertiga al-Qur`an dan bahwa surah al-Mulk akan menjadi juru debat (pembela) bagi orang yang membacanya. (HR. Malik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;...قَالَ أَتُحِبُّ أَنْ أُعَلِّمَكَ سُورَةً لَمْ يَنْزِلْ فِي التَّوْرَاةِ وَلَا فِي الْإِنْجِيلِ وَلَا فِي الزَّبُورِ وَلَا فِي الْفُرْقَانِ مِثْلُهَا قَالَ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ تَقْرَأُ فِي الصَّلَاةِ قَالَ فَقَرَأَ أُمَّ الْقُرْآنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا أُنْزِلَتْ فِي التَّوْرَاةِ وَلَا فِي الْإِنْجِيلِ وَلَا فِي الزَّبُورِ وَلَا فِي الْفُرْقَانِ مِثْلُهَا وَإِنَّهَا سَبْعٌ مِنْ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذِي أُعْطِيتُهُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;...Rasulullah saw. bertanya (kepada Ubai bin Ka'ab), "Apakah kamu mau aku ajarkan tentang satu surah al-Qur`an yang tidak diturunkan dalam kitab Taurat, Injil, maupun Zabur? Tidak ada pula surah lain di dalam al-Qur`an yang menyerupainya." Ubai menjawab, "Tentu saja, wahai Rasulullah." Beliau lalu bertanya, "Apa yang kamu baca ketika melaksanakan shalat?" Ubai menjawab bahwa ia membaca surah al-Fatihah. Rasulullah saw. kemudian bersabda, "Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, itulah surah yang tidak diturunkan dalam kitab Taurat, Injil, maupun Zabur? Tidak ada pula surah lain di dalam al-Qur`an yang menyerupainya. Surah al-Fatihah itu merupakan tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan merupakan pembuka bagi al-Qur`an yang diberikan kepadaku." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ وَإِنَّ الْبَيْتَ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ الْبَقَرَةُ لَا يَدْخُلُهُ الشَّيْطَانُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan (sepi). Sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surah al-Baqarah tidak akan dimasuki setan." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامٌ وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَفِيهَا آيَةٌ هِيَ سَيِّدَةُ آيِ الْقُرْآنِ هِيَ آيَةُ الْكُرْسِيِّ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Segala sesuatu itu memiliki puncak, sementara puncak al-Qur`an adalah surah al-Baqarah. Di dalam surah al-Baqarah ini terdapat ibu (tuan putri) dari semua ayat al-Qur`an, yaitu ayat kursi." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;مَنْ قَرَأَ حم الْمُؤْمِنَ إِلَى { إِلَيْهِ الْمَصِيرُ } وَآيَةَ الْكُرْسِيِّ حِينَ يُصْبِحُ حُفِظَ بِهِمَا حَتَّى يُمْسِيَ وَمَنْ قَرَأَهُمَا حِينَ يُمْسِي حُفِظَ بِهِمَا حَتَّى يُصْبِحَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Barang siapa yang membaca surah al-Mu`min (Ghafir) ayat 1—3 dan ayat kursi pada pagi hari maka ia akan dijaga sampai sore hari dan barang siapa yang membaca keduanya pada sore hari maka ia akan dijaga sampai pagi hari." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;مَنْ قَرَأَ الْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Barang siapa yang membaca dua ayat terakhir surah al-Baqarah maka itu sudah cukup baginya." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بِأَلْفَيْ عَامٍ أَنْزَلَ مِنْهُ آيَتَيْنِ خَتَمَ بِهِمَا سُورَةَ الْبَقَرَةِ وَلَا يُقْرَأَانِ فِي دَارٍ ثَلَاثَ لَيَالٍ فَيَقْرَبُهَا شَيْطَانٌ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Sesungguhnya Allah swt. telah mencatat (memastikan atau menentukan) sejak dua ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi bahwa Dia akan menurunkan dua ayat yang menjadi penutup surah al-Baqarah. Jika dua ayat itu dibaca di sebuah rumah selama tiga hari berturut-turut maka rumah itu tidak akan didekati setan." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;بَيْنَمَا رَجُلٌ يَقْرَأُ سُورَةَ الْكَهْفِ إِذْ رَأَى دَابَّتَهُ تَرْكُضُ فَنَظَرَ فَإِذَا مِثْلُ الْغَمَامَةِ أَوْ السَّحَابَةِ فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ السَّكِينَةُ نَزَلَتْ مَعَ الْقُرْآنِ أَوْ نَزَلَتْ عَلَى الْقُرْآنِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Ada seorang laki-laki yang tengah membaca surah al-Kahfi lalu tiba-tiba ia melihat kudanya menghentak-hentakkan kakinya, kemudian sebuah awan atau mendung menaungi ia dan kudanya. Laki-laki itu pun segera mendatangi Rasulullah saw. dan menceritakan apa yang telah ia alami. Rasulullah saw. lalu bersabda, 'Itulah ketenangan yang turun bersama al-Qur`an.'" (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;مَنْ قَرَأَ حم الدُّخَانَ فِي لَيْلَةٍ أَصْبَحَ يَسْتَغْفِرُ لَهُ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Barang siapa yang membaca surah ad-Dukhan pada suatu malam maka akan ada tujuh puluh ribu malaikat meminta ampunan untuknya. " (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;مَنْ قَرَأَ حم الدُّخَانَ فِي لَيْلَةِ الْجُمُعَةِ غُفِرَ لَهُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Barang siapa yang membaca surah ad-Dukhan pada malam Jumat maka dosa-dosanya akan diampuni. " (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ضَرَبَ بَعْضُ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خِبَاءَهُ عَلَى قَبْرٍ وَهُوَ لَا يَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ حَتَّى خَتَمَهَا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي ضَرَبْتُ خِبَائِي عَلَى قَبْرٍ وَأَنَا لَا أَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الْمُلْكِ حَتَّى خَتَمَهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ الْمَانِعَةُ هِيَ الْمُنْجِيَةُ تُنْجِيهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada seorang sahabat Rasulullah saw. memasang tenda di atas kuburan karena ia tidak tahu bahwa di bawah tendanya adalah kuburan. Ia baru menyadari setelah melihat seseorang membaca surah al-Mulk hingga selesai. Ia pun kemudian mendatangi Rasulullah saw. dan berkata, "Wahai Rasulullah, aku memasang tenda di atas kuburan karena sebelumnya aku tidak tahu kalau itu adalah kuburan. Aku baru menyadarinya setelah melihat seseorang membaca surah al-Mulk hingga selesai." Rasulullah saw. lalu bersabda, "Surah al-Mulk itu bisa menjadi penahan (siksaan bagi mayit). Surah itu juga menjadi penyelamat yang bisa menyelamatkan mayit dari siksa kubur." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;إِنَّ سُورَةً مِنْ الْقُرْآنِ ثَلَاثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ وَهِيَ سُورَةُ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Sesungguhnya ada satu surah di dalam al-Qur`an yang terdiri dari tiga puluh ayat. Surah itu akan memberikan syafaat kepada seorang laki-laki yang membacanya sampai laki-laki itu diampuni dosa-dosanya. Surah itu adalah surah al-Mulk." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;مَنْ قَرَأَ إِذَا زُلْزِلَتْ عُدِلَتْ لَهُ بِنِصْفِ الْقُرْآنِ وَمَنْ قَرَأَ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ عُدِلَتْ لَهُ بِرُبُعِ الْقُرْآنِ وَمَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ عُدِلَتْ لَهُ بِثُلُثِ الْقُرْآنِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Barang siapa yang membaca surah az-Zalzalah maka ia dianggap telah membaca setengah al-Qur`an. Barang siapa yang membaca surah al-Kafirun maka ia dianggap telah membaca seperempat al-Qur`an. Barang siapa yang membaca surah al-Ikhlash maka ia dianggap telah membaca sepertiga al-Qur`an." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِهِ هَلْ تَزَوَّجْتَ يَا فُلَانُ قَالَ لَا وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا عِنْدِي مَا أَتَزَوَّجُ بِهِ قَالَ أَلَيْسَ مَعَكَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ قَالَ بَلَى قَالَ ثُلُثُ الْقُرْآنِ قَالَ أَلَيْسَ مَعَكَ إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ قَالَ بَلَى قَالَ رُبُعُ الْقُرْآنِ قَالَ أَلَيْسَ مَعَكَ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ قَالَ بَلَى قَالَ رُبُعُ الْقُرْآنِ قَالَ أَلَيْسَ مَعَكَ إِذَا زُلْزِلَتْ الْأَرْضُ قَالَ بَلَى قَالَ رُبُعُ الْقُرْآنِ قَالَ تَزَوَّجْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bertanya kepada seorang laki-laki, "Apakah kamu sudah menikah, wahai fulan?" Laki-laki itu menjawab, "Demi Allah, aku belum menikah, wahai Rasulullah. Aku memang tidak memiliki apa-apa untuk sekadar dijadikan mahar." Rasulullah saw. bertanya, "Tidakkah kamu hafal surah al-Ikhlash?" Laki-laki itu menjawab, "Ya, aku hafal." Beliau menimpali, "Itu sepertiga al-Qur`an," lalu bertanya lagi, "Tidakkah kamu hafal surah an-Nashr?" Laki-laki itu menjawab, "Ya, aku hafal." Beliau menimpali, "Itu seperempat al-Qur`an," lalu bertanya lagi, "Tidakkah kamu hafal surah al-Kafirun?" Laki-laki itu menjawab, "Ya, aku hafal." Beliau menimpali, "Itu seperempat al-Qur`an," lalu bertanya lagi, "Tidakkah kamu hafal surah az-Zalzalah?" Laki-laki itu menjawab, "Ya, aku hafal." Beliau menimpali, "Itu seperempat al-Qur`an," lalu melanjutkan, "Kalau begitu menikahlah!" (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ بِالْمُعَوِّذَتَيْنِ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Uqbah bin Amir berkata, "Rasulullah saw. memerintahkan aku agar aku senantiasa membaca surah al-Falaq dan surah an-Nas setiap kali selesai melaksanakan shalat (fardhu)." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ وَفِي الْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ قَالَ وَإِذَا اجْتَمَعَ الْعِيدُ وَالْجُمُعَةُ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ يَقْرَأُ بِهِمَا أَيْضًا فِي الصَّلَاتَيْنِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketika shalat dua hari raya dan shalat jumat, Rasulullah saw. membaca surah al-A'la dan surah al-Ghasyiyah. Jika hari raya bertepatan dengan hari Jumat maka beliau tetap membaca dua surah tersebut saat shalat id maupun shalat jumatnya. (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa`i, dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ الم تَنْزِيلُ وَ هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ وَفِي صَلَاةِ الْجُمُعَةِ بِسُورَةِ الْجُمُعَةِ وَالْمُنَافِقِينَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sesungguhnya ketika shalat shubuh pada hari Jumat, Rasulullah saw. membaca surah as-Sajdah dan surah al-Insan. Adapun saat shalat jumat beliau membaca surah al-Jumu'ah dan surah al-Munafiqun. (HR. Nasa`i)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6042213098120760192?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6042213098120760192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6042213098120760192' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6042213098120760192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6042213098120760192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/07/entrepreneurship-apaan-sih-2.html' title='Hadits tentang Keutamaan Surah-Surah di dalam Al-Qur`an'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-8035421647682611832</id><published>2010-06-15T07:08:00.000+03:00</published><updated>2010-06-15T07:10:34.604+03:00</updated><title type='text'>Korupsi di Sekitar Kita (2)</title><content type='html'>Seorang teman bekerja pada lembaga pemerintah yang salah satu tugasnya adalah memberikan lisensi kepada perusahaan swasta untuk mengeluarkan produk tertentu. Aku percaya bahwa ia memiliki integritas yang baik dan kiranya tidak termasuk orang yang mudah tergiur dengan harta—demi mempertahankan idealismenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia hafal Al-Qur`an, dan hafalannya itu memang sangat berguna untuk menunjang tugas-tugasnya. Selain karena memang lembaga pemerintah itu mewajibkan—atau paling tidak mengutamakan—mereka yang sudah hafal Al-Qur`an.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika sebuah perusahaan seluler A meminta lisensi untuk mengeluarkan salah satu produknya yang berisi muatan Al-Qur`an. Lembaga pemerintah itu pun segera mengecek software dimaksud. Tentu saja sang teman tadi kebagian tugas. Entah apa tugas spesifiknya, tetapi intinya adalah bahwa software Al-Qur`an yang akan ditanam pada ponsel keluaran perusahaan A tadi harus sesuai dengan ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diteliti secara mendalam, diputuskan bahwa produk perusahaan A itu layak mendapatkan lisensi dari lembaga pemerintah dimaksud. Entah sekadar sebagai rasa terima kasih ataukah ada maksud lain, perusahaan A tadi memberikan "oleh-oleh" kepada lembaga pemerintah itu berupa sekian unit produk yang sudah berlisensi tadi. Karena jumlahnya cukup banyak, hampir semua karyawan pun kebagian ponsel itu, termasuk sang teman tadi. Alhamdulillah, senangnya dapat bonus....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di sinilah masalah mulai muncul. Hal ini berkaitan saat beberapa waktu kemudian, perusahaan B juga mengajukan permohonan untuk lisensi yang seirama dengan perusahaan A tadi. Penelitian pun dilakukan oleh lembaga pemerintah tadi. Walhasil, software untuk produk perusahaan B tadi juga dinyatakan layak mendapatkan izin untuk diperbanyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusiawi memang ketika para karyawan lembaga pemerintah itu menjadi berharap akan mendapatkan perlakuan dari perusahaan B sebagaimana diperlakukan oleh perusahaan A. Mereka pun seakan melewati hari demi hari di belakang meja kantor dengan menunggu kedatangan wakil dari perusahaan B dengan menenteng "oleh-oleh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setelah ditunggu sekian lama ternyata tidak ada seorang pun dari perusahaan B datang lagi untuk bagi-bagi hape. Kekecewaan pun tak pelak menaungi wajah para karyawan lembaga pemerintah itu. Sialnya, hal itu diungkapkan pada orang lain, mungkin sekadar ingin curhat. Ia mengatakan, "Perusahaan A itu bagus, mau bagi-bagi hape yang sudah kita beri lisensi. Beda banget sama perusahaan B yang tidak tahu terima kasih; sudah diberi lisensi tapi seperti tidak tahu saja 'aturan main'nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh, kenapa bisa jadi begini? Hadiah yang tadinya diharapkan sekadar menjadi bonus kok berubah jadi bahan untuk menjelek-jelekkan pihak lain? Jangan-jangan, kalau kelak ada perusahaan B itu meminta lisensi lagi, bakal mendapatkan perlakuan yang tidak adil—semisal dipersulit atau malah tidak diberi lisensi sebagaimana mestinya. Atau bahkan nanti kalau perusahaan C datang maka sejak awal sudah diberi syarat: mau bagi-bagi produknya gak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin semacam ini ya namanya gratifikasi. Wajar saja kalau kemudian gratifikasi ini diharamkan karena memang bisa—dan potensinya sangat besar—untuk mengubah kinerja seseorang, termasuk membuatnya tidak ikhlas bekerja.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wonoyoso, 6 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-8035421647682611832?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/8035421647682611832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=8035421647682611832' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8035421647682611832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8035421647682611832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/06/korupsi-di-sekitar-kita-2.html' title='Korupsi di Sekitar Kita (2)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-2740644599619668572</id><published>2010-05-21T15:15:00.001+03:00</published><updated>2010-05-21T15:16:45.318+03:00</updated><title type='text'>Ketundukan Santri</title><content type='html'>Pekan lalu, saya mengunjungi sebuah pesantren besar di Jawa Timur. Bertepatan dengan hari Jumat, ibadah shalat jumat pun dilaksanakan di masjid kompleks pesantren tersebut. Tidak ada yang beda dengan masjid kaum nahdliyin pada umumnya, yang pada pukul 11 hari Jumat masjid sudah disesaki jamaah, yang kemudian bersama-sama membaca zikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, beberapa saat sebelum bedug tanda waktu shalat masuk dibunyikan, terlihat pemandangan yang jarang atau malah tidak pernah tampak di masjid lain. Shaf jamaah yang tadinya rapat dari depan hingga belakang di dekat pintu, tiba-tiba terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu didahului dengan suara tepukan salah seorang santri, lalu tiba-tiba barisan shaf paling belakang membuka sekira cukup dilewati 1-2 orang, lalu diikuti shaf yang di depannya, lalu depannya, lalu depannya lagi, begitu seterusnya sampai shaf paling depan. Tidak itu saja, santri yang berada di dekat shaf yang terbuka itu pun lalu berebutan meletakkan sajadahnya di shaf-shaf yang terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya hal itu membentuk semacam jalan dari pintu masjid di belakang hingga bagian masjid di shaf terdepan. Jika diukur, barang kali jalan itu bisa dilalui sekitar dua orang secara berjejeran. Jalan tersebut pun dilengkapi sajadah yang tertata rapi (atau minimal agak rapi) layaknya jalan seorang raja; yang terhampar dengan karpet merah membentang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, seseorang tampak berjalan dengan agak cepat melalui "jalan" tersebut. Para jamaah—yang hampir semuanya santri—pun tampak menundukkan kepala mereka saat orang itu melewati shaf-shaf demi shaf dari belakang hingga ke depan. Hmmm... rupanya yang baru lewat itu adalah seorang kiai. Kiai yang tentu sangat dihormati oleh para santrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena seperti ini barangkali sebenarnya sudah umum terjadi di kalangan pesantren. Ketundukan dan penghormatan yang begitu besar dari seorang santri terhadap kiainya tentu bukan barang aneh di pesantren. Walaupun, di luar sana, bisa saja akan muncul pro-kontra mengenai hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman modern sekarang ini, ketundukan semacam itu mungkin dianggap sebagai pengkultusan individu yang tidak perlu. Bisa saja hal itu malah dianggap sebagai semacam "perbudakan". Namun begitu, tentu saja penghormatan seperti itu bukan tidak mengandung nilai positif. Dalam kitab-kitab klasik, dijelaskan bahwa seorang penuntut ilmu diwajibkan menghormati gurunya. Tentu hal ini merupakan nilai positif yang tidak terbantahkan, bahkan oleh ilmuwan modern sekalipun. Terhadap semua orang kita memang harus hormat, apalagi kepada orang yang memberikan dan menularkan ilmu kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, penerjemahan atas penghormatan ini bisa bermacam-macam. Di kalangan pesantren, penghormatan diterjemahkan dengan tatacara seperti fenomena di atas itu; tentu sah-sah saja. Di tempat lain, mungkin ada penerjamahan yang lain sama sekali—berbeda jauh dengan implementasi penghormatan seperti terjadi di pesantren Jawa Timur itu; tentu juga sah-sah saja. Bahkan sesama pesantren pun memiliki tatacara yang berbeda dalam menerjemahkan "kewajiban menghormati guru" itu. Tidak ada yang perlu dipermasalahkan dalam hal perbedaan penerjemahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Kuliah KTT, 20 Mei 2010&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-2740644599619668572?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/2740644599619668572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=2740644599619668572' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/2740644599619668572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/2740644599619668572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/05/ketundukan-santri.html' title='Ketundukan Santri'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6939764444461379676</id><published>2010-04-15T01:54:00.001+02:00</published><updated>2010-05-21T15:20:06.248+03:00</updated><title type='text'>Kehilangan</title><content type='html'>Tidak ada yang tahu kapan kita kehilangan siapa, atau kapan siapa kehilangan kita. Semua terjadi seakan begitu cepat. Belum genap sebulan menikmati bulan madu, ternyata harus menguji hati atas kenyataan pahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad pagi, 28 Maret 2010, saya dapat telpon bahwa sakit liver Bapak kambuh. Segera setelah mendapat kabar itu, saya bersama istri pun bergegas menuju terminal untuk mudik. Perjalanan sekitar lima jam mengantarkan kami ke pelukan orang tua. Saat itu rumah sangat ramai karena bertepatan ada peringatan haul wafat kakek kami.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Konon, liver Bapak kambuh karena memaksakan diri turut serta dalam mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan peringatan haul yang biasanya memang dibumbui pengajian dengan undangan cukup banyak. Bapak bahkan memaksa panitia agar undangan para tokoh masyarakat diantarkan langsung oleh Bapak; padahal dokter melarang Bapak bergerak terlalu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu sebelum pelaksanaan peringatan haul, Bapak memang tampak sangat sehat. Tak mengherankan jika beliau dengan begitu semagat mengantarkan satu demi satu undangan ke rumah tokoh-tokoh masyarakat di berbagai desa, beberapa juga di luar kecamatan dalam artian dengan jarak yang tidak dekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin akibat kecapaian mengantar surat itu, kaki dan perut Bapak membengkak. Keluarga pun khawatir terhadap kesehatan Bapak. Satu per satu anggota keluarga melarang Bapak meneruskan persiapan kepanitiaan. Namun, karena Bapak tidak merasa sakit, beliau pun tetap meneruskan mengantar undangan. Bahkan, belanja beberapa keperluan juga tetap dilakukan oleh Bapak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Sabtu, alias satu hari menjelang acara peringatan haul, Bapak ke pasar membeli beberapa keperluan acara. Itu pun ternyata dengan embel-embel membelikan sepeda untuk cucu. Surprise, begitu mungkin rancangan beliau. Hujan yang mengguyur sejak bakda zuhur membuat Bapak basah kuyup saat pulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga pun ketar-ketir dengan kesehatan Bapak. Benar saja, malam harinya, Bapak menggigil dan mengeluh kesakitan. Semalaman sampai tidak bisa tidur. Badan pun semakin membengkak. Keluarga semakin ketar-ketir, tetapi saat disarankan dibawa ke rumah sakit, Bapak menggeleng, bahkan menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, saat tiba acara peringatan haul, Bapak tampak kembali bugar menerima tamu. Memang saat selesai menerima tamu, Bapak memang minta dituntun untuk kembali ke ruang tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, saya bersama istri tiba di rumah. Alhamdulillah, Bapak tampak ceria seakan tidak merasakan sakit parah. Saat kami tanya, Bapak pun mengaku tidak apa-apa (sehat). Kembali saya menyarankan agar Bapak dibawa ke rumah sakit, beliau tetap menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, saya bersama keluarga bermusyawarah. Diputuskan bahwa Senin pagi mau tidak mau Bapak harus dibawa ke rumah sakit. Saat pagi tiba di Senin hari, Bapak pun hendak kami tuntun menuju kendaraan. Namun, Bapak kembali tegas menolak, "Tidak ada biaya," kata Bapak. Jawaban yang tentu membuat kami menangis, walau kami sangat menyadari bahwa Bapak memang tidak pernah mau merepotkan orang. Kami lalu segera mengatakan kepada beliau bahwa anak-anak masih memiliki cukup uang untuk merawat Bapak di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak pun pasrah saat digotong ke dalam mobil, lalu tampak duduk tenang di jok tengah. Kami pun merasa lega saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di rumah sakit sekitar pukul setengah sepuluh, kondisi Bapak masih tampak biasa. Begitu sampai tengah hari. Namun, menjelang pukul empat, tiba-tiba kondisi Bapak drop. Keluarga pun segera dikabari. Saya dan istri, juga Mas Hakim dan istri, yang tadinya menunggu rumah pun segera menuju ke rumah sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai kami di rumah sakit, sekitar pukul setengah enam, Bapak memang sudah tidak sadarkan diri, bahkan bernapas pun harus ditopang alat bantu. Satu per satu anggota keluarga pun bergantian melantunkan kalimat thayyibah di telinga Bapak, sambil memegangi tangan atau bagian lain tubuh beliau. Saat tiba waktu maghrib, giliran saya berada di dekat wajah Bapak, memegangi tangan beliau, sambil membisikkan zikir di telinga beliau; sementara yang lain melaksanakan shalat maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sampai sepuluh menit kemudian, saya melihat denyut nadi Bapak semakin mengendur. Sangat jelas dalam bayangan, bahkan hingga saat ini, betapa sedikit demi sedikit, pelan-pelan, "napas" Bapak berjalan dari dada, leher, hingga terakhir wajah beliau tidak bergerak sama sekali. Jantung saya pun berdebar-debar, lalu berlari menuju ruang perawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dua perawat datang, mereka segera mengecek denyut nadi di tangan Bapak. Sama seperti yang terus mereka lakukan sejak pukul empat sore hingga beberapa saat sebelum giliran saya berada di dekat Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah berapa menit?" tanya perawat. "Baru beberapa saat," jawab Ibu. "Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Enam lebih sepuluh menit. Diikhlaskan ya Pak, Bu...." Entah kenapa, seperti tidak percaya, saya bertanya kepada Ibu, "Kenapa Bu?" Ibu menjawab, "Bapak sudah tidak ada." Saya pun memeluk Ibu erat-erat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Saya pun tidak menyangka saya diberi kesempatan mudik ternyata untuk mengucapkan salam perpisahan dengan Bapak. Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Kuliah KTT, 20 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6939764444461379676?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6939764444461379676/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6939764444461379676' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6939764444461379676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6939764444461379676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/04/allahummarhamhu.html' title='Kehilangan'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-8403918392234849927</id><published>2010-03-31T03:44:00.003+02:00</published><updated>2010-05-21T15:48:37.629+03:00</updated><title type='text'>Pernikahan</title><content type='html'>Momen yang tak mungkin layak untuk dilupakan. Sekian lama menanti, akhirnya masa itu datang juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z_8RlhzzI/AAAAAAAAAi8/YDKM7lF0o4k/s1600/Jazari+Photo+(84)-edit.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z_8RlhzzI/AAAAAAAAAi8/YDKM7lF0o4k/s320/Jazari+Photo+(84)-edit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473703070605102898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z6_rLgYnI/AAAAAAAAAiU/-PoUcSCcB-k/s1600/Jazari+Photo+(43)-edit.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z6_rLgYnI/AAAAAAAAAiU/-PoUcSCcB-k/s320/Jazari+Photo+(43)-edit.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473697631456748146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z6xmES6xI/AAAAAAAAAiM/59QAKKBTUuE/s1600/Jazari+Photo+(78)-edit.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z6xmES6xI/AAAAAAAAAiM/59QAKKBTUuE/s320/Jazari+Photo+(78)-edit.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473697389566159634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z_3Y_1uNI/AAAAAAAAAi0/I734IzIQWkg/s1600/Jazari+Photo+(72)-edit.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z_3Y_1uNI/AAAAAAAAAi0/I734IzIQWkg/s320/Jazari+Photo+(72)-edit.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473702986695162066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z_Pl6372I/AAAAAAAAAis/PNUF8wjQuk0/s1600/Jazari+Photo+(27)-edit.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z_Pl6372I/AAAAAAAAAis/PNUF8wjQuk0/s320/Jazari+Photo+(27)-edit.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473702302969229154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z-3aOKXeI/AAAAAAAAAik/IzwGmV6BtoQ/s1600/Jazari+Photo+(21)-edit.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z-3aOKXeI/AAAAAAAAAik/IzwGmV6BtoQ/s320/Jazari+Photo+(21)-edit.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473701887512042978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z8ATOnJEI/AAAAAAAAAic/i_WIIacEMp0/s1600/Jazari+Photo+(24)-edit.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z8ATOnJEI/AAAAAAAAAic/i_WIIacEMp0/s320/Jazari+Photo+(24)-edit.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473698741718819906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-8403918392234849927?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/8403918392234849927/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=8403918392234849927' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8403918392234849927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8403918392234849927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/03/pernikahan.html' title='Pernikahan'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/S_Z_8RlhzzI/AAAAAAAAAi8/YDKM7lF0o4k/s72-c/Jazari+Photo+(84)-edit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-685133098152257852</id><published>2010-02-02T08:37:00.000+02:00</published><updated>2010-02-02T08:39:49.740+02:00</updated><title type='text'>Pendaftaran S2 UGM</title><content type='html'>Buat rekans yang ingin mendaftar S2 di Sekolah Pascasarjana UGM (SPS UGM), silakan menyimak pengumaman di http://um5.ugm.ac.id/index.php/page/151&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur Admisi(Pendaftaran) Program S2 dan S3&lt;br /&gt;Pendaftaran untuk calon mahasiswa Semester I Tahun Akademik 2010/2011 dengan ketentuan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;   1. Untuk calon mahasiswa yang mengajukan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPPS) pendaftaran dimulai 28 Desember 2009 s.d 16 April 2010. Syarat utama untuk diusulkan sebagai calon penerima BPPS adalah dosen PTN atau dosen tetap PTS dan telah diterima secara akademik.&lt;br /&gt;   2. Untuk calon mahasiswa dengan biaya sendiri/instansi pendaftaran dimulai 28 Desember 2009 s.d 11 Juni 2010.&lt;br /&gt;   3. Hasil seleksi untuk calon mahasiswa yang diterima akan diumumkan pada pertengahan Agustus melalui website http://um.ugm.ac.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur Pendaftaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur pendaftaran calon mahasiswa S2 dilaksanakan melalui internet (online) dengan prosedur :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Membayar biaya administrasi pendaftaran sebesar&lt;br /&gt;          o Rp. 500.000,00 untuk S2 Reguler (Jalur Akademik)&lt;br /&gt;          o Rp. 750.000,00 untuk S3 dan S2 Non-Reguler (Jalur Profesi)&lt;br /&gt;          o Rp. 1.000.000,00 untuk Spesialis&lt;br /&gt;    * Pembayaran dapat dilakukan secara online di Bank BNI seluruh Indonesia, dengan kode :&lt;br /&gt;          o 2121 untuk pendaftaran S2 Non-Reguler (Jalur Profesi)&lt;br /&gt;          o 2222 untuk pendaftaran S2 Reguler (Jalur Akademik)&lt;br /&gt;          o 2323 untuk pendaftaran Spesialis&lt;br /&gt;          o 3333 untuk pendaftaran S3&lt;br /&gt;      diikuti dengan tanggal lahir ber-format (ddmmyyyy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Contoh, untuk mendaftar S2 Reguler dengan tanggal lahir 3 November 1980, masukkan 222203111980.&lt;br /&gt;      Apabila tanggal dan bulan lahir tidak diketahui, maka tanggal dan bulan lahir yang dimasukkan adalah 1 Januari.&lt;br /&gt;    * Jika pembayaran berhasil, maka pada struk pembayaran akan tercantum password untuk mengisi formulir pendaftaran.&lt;br /&gt;    * Pada akhir isian formulir pendaftaran, pendaftar akan mendapatkan nomor pendaftaran dan tersedia tombol untuk mencetak formulir pendaftaran sebagai salah satu syarat berkas pendaftaran.&lt;br /&gt;    * Mengirimkan/menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran ke&lt;br /&gt;      Administrasi Program Pascasarjana&lt;br /&gt;      Direktorat Administrasi Akademik&lt;br /&gt;      Kantor Pusat UGM, Lt. 1, Sayap Selatan,&lt;br /&gt;      Bulaksumur, Yogyakarta - 55281&lt;br /&gt;    * Mengikuti ujian TOEFL dan TPA pada waktu dan lokasi yang telah dipilih saat pengisian formulir pendaftaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkas Persyaratan&lt;br /&gt;A. Persyaratan untuk program S2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Salinan ijazah dan transkrip akademik S-1 yang telah dilegalisir.&lt;br /&gt;   2. Memiliki IPK minimal 2.75&lt;br /&gt;   3. Asal Program Studi S1 telah memperoleh Akreditasi oleh BAN PT.&lt;br /&gt;   4. Surat rekomendasi dari 2 orang/pihak yang mengetahui kemampuan akademik calon.&lt;br /&gt;   5. Proyeksi keinginan calon dalam mengikuti program S2 yang berisi alasan, harapan, dan rencana setelah selesai kuliah S-2.&lt;br /&gt;   6. Surat izin dari instansi/lembaga tempat bekerja (bagi calon yang sudah bekerja).&lt;br /&gt;   7. Surat keterangan jaminan pembayaran dari instansi atau surat keterangan kesanggupan biaya sendiri (bermaterei).&lt;br /&gt;   8. Bagi yang telah memiliki sertifikat TOEFL atau TPA dapat melampirkan salinannya.&lt;br /&gt;   9. Surat keterangan sehat dari dokter.&lt;br /&gt;  10. Pelamar BPPS (hanya untuk Jalur Akademik) melampirkan Form A, B, C, D, E dan F dengan dilengkapi fotokopi&lt;br /&gt;      10.1 Karpeg/NIK untuk PNS/Karyawan.&lt;br /&gt;      10.2 Surat Keputusan sebagai PNS.&lt;br /&gt;      10.3 Surat Keputusan Jabatan Dosen.&lt;br /&gt;  11. Semua persyaratan dibuat dalam 2 rangkap.&lt;br /&gt;  12. Isian formulir lampiran dapat didownload di sini.&lt;br /&gt;  13. Amplop berperangko dan ditulisi alamat pelamar&lt;br /&gt;  14. Lamaran dikirim/diserahkan ke:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Administrasi Program Pascasarjana&lt;br /&gt;      Direktorat Administrasi Akademik&lt;br /&gt;      Kantor Pusat UGM, Lt. 1, Sayap Selatan,&lt;br /&gt;      Bulaksumur, Yogyakarta - 55281&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Persyaratan untuk program S3:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Salinan ijazah dan transkrip S1 dan S2 yang dilegalisir&lt;br /&gt;   2. Memiliki IPK minimal 3.00&lt;br /&gt;   3. Asal Program Studi S2 telah memperoleh Akreditasi oleh BAN PT.&lt;br /&gt;   4. Riwayat hidup dan riwayat pekerjaan&lt;br /&gt;   5. Nama calon pembimbing yang diinginkan/yang telah dihubungi.&lt;br /&gt;   6. Surat izin dari atasan (bagi calon yang sudah bekerja).&lt;br /&gt;   7. Surat keterangan jaminan biaya pendidikan.&lt;br /&gt;   8. Surat keterangan sehat dari dokter.&lt;br /&gt;   9. Surat rekomendasi dari 2 orang/pihak yang mengetahui kemampuan akademik calon (mantan pembimbing, mantan dosen, atau atasan)&lt;br /&gt;  10. Rancangan usulan penelitian atau lay out untuk program studi tertentu masing- masing 8 rangkap&lt;br /&gt;  11. Bagi yang telah memiliki sertifikat TOEFL atau TPA dapat melampirkan salinannya.&lt;br /&gt;  12. Pelamar BPPS (hanya untuk Jalur Akademik) melampirkan Form A, B, C, D, E dan F dengan dilengkapi fotokopi&lt;br /&gt;      12.1 Karpeg/NIK untuk PNS/Karyawan.&lt;br /&gt;      12.2 Surat Keputusan sebagai PNS.&lt;br /&gt;      12.3 Surat Keputusan Jabatan Dosen.&lt;br /&gt;  13. Semua persyaratan dibuat dalam 2 rangkap.&lt;br /&gt;  14. Isian formulir lampiran yang dapat didownload di sini.&lt;br /&gt;  15. Amplop berperangko dan ditulisi alamat pelamar.&lt;br /&gt;  16. Lamaran dikirim/diserahkan ke:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Administrasi Program Pascasarjana&lt;br /&gt;      Direktorat Administrasi Akademik&lt;br /&gt;      Kantor Pusat UGM, Lt. 1, Sayap Selatan,&lt;br /&gt;      Bulaksumur, Yogyakarta - 55281&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-685133098152257852?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/685133098152257852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=685133098152257852' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/685133098152257852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/685133098152257852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/02/pendaftaran-s2-ugm.html' title='Pendaftaran S2 UGM'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6666385130409304696</id><published>2010-01-27T14:47:00.001+02:00</published><updated>2010-01-30T12:09:40.434+02:00</updated><title type='text'>Entrepreneur, Apaan Sih? (1)</title><content type='html'>Kira-kira empat tahun lalu, nyaris saja saya menjadi panitia pengarah sebuah seminar organisasi di Kairo yang menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM RI tentang entrepreneurship. SK bahkan sudah turun, sayang kerjasama dengan kementerian tersebut—walaupun sudah bertatap muka dengan pak menteri secara langsung—tidak jadi terlaksana. Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali ada untungnya, karena bisa-bisa penyelenggara akan malu, lha panitia pengarahnya sendiri ternyata belum memahami betul apa itu entrepreneurship. Atau barangkali karena tidak jadi itulah panitia pengarahnya tidak mau belajar lebih banyak tentang "makhluk" aneh yang sering terdengar tetapi jarang diketahui secara detail itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;So, ada yang tahu apa itu entrepreneur? Hmm.. main tebak-tebakan saja lah. Kira-kira artinya berkaitan erat dengan kemandirian ya. Kemandirian dalam berusaha, maksudnya punya usaha sendiri. Memiliki mata pencaharian sendiri, tidak menjadi anak buah orang lain. Barangkali tidak jauh beda lah artinya sama wiraswasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kira-kira begitu pengertiannya, berarti sesungguhnya saya sendiri pernah menjalankannya. Bahkan jauh-jauh hari (atau hitungan belasan tahun malah) mantan calon panitia pengarah ini sudah pernah berpengalaman sebagai entrepreneur itu. Pengalaman! Tentu tidak memandang berhasil atau gagal; yang penting p-e-r-n-a-h.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira umur belum genap sepuluh tahun, pernah tuh coba-coba jualan. Uang hasil tabungan—dikumpulkan dari angpaw lebaran dan dikasih saudara ketika berkunjung di luar kota—diminta dari ortu, lalu dibelikan sepaket undian berhadiah. Inget betul, waktu itu lagi rame-ramenya anak-anak seumuran SD senang membeli permen cicak (bentuknya bulat kecil-kecil berwarna-warni seukuran telur cicak) dengan embel-embel selembar kertas yang dibubuhi angka tertentu yang dihubungkan dengan hadiah murah meriah. Hadiahnya bisa berupa permen, kerupuk, mi instan, juga mainan semacam pistol-pistolan dan mobil-mobilan. Tentu saja, lebih banyak kertas tersebut bertuliskan kira-kira: anda belum beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu juga, hanya demi kesenangan batin anak kecil. Hasilnya tentu tidak ada secara materi. Malah kebanyakan permen-permen itu dimakan sendiri. Jadi hadiahnya juga diambil sendiri, yang kira-kira kalau dihitung mungkin akan lebih murah dibandingkan dengan harga kulakan ya. Kalau nilai total hadiah lebih mahal daripada harga kulakan, tentu pembuat paket itu rugi dari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu cerita SD. Di tingkat SLTP, sepertinya tidak ada pengalaman entrepreneurship itu. Baru ketika menginjak bangku SLTA, keinginan untuk "keluar dari belenggu rutinitas" itu muncul lagi. Kali ini dengan membawa beberapa kilo emping melinjo (yang merupakan produk khas daerah asal) ke kota tempat menimba ilmu, Kudus. Sayang, jiwa entrepreneurship itu tidak betul-betul tumbuh, tidak lebih sekadar coba-coba. Hasilnya pun tidak maksimal. Memang bisa mengembalikan modal, maksudnya bisa kulakan lagi, tetapi belum menghitung biaya transportasi, capek, akomodasi dll. Intinya, sekadar dapat uang yang sama persis dengan nilai kulakan, tapi alhamdulillah plus sedikit sisa emping melinjo yang tidak terjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sepertinya itu tidak benar-benar memuaskan. Sebagai latihan OK lah, hanya saja waktu itu kok cuma nitip ke orang ya. Maksudnya tidak bisa jualan sendiri ke end user. Tentu saja terasa ada yang kurang. Entah karena apa, coba-coba entrepreneurship emping itu pun cuma sekali waktu itu, tidak kemudian diulangi dan diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat SLTA juga, pernah mau jualan koran bekas.Waktu itu datang ke alun-alun kota Kudus yang lagi ada wayangan dalam rangka HUT PT Djarum. Entah wayangan entah pengajian, atau malah pengajian yang dilanjutkan dengan wayangan, pokoknya rame banget orang-orang duduk lesehan. Sama teman-teman asrama, berniat membawa tas ransel diisi koran bekas dengan maksud dijual sebagai tempat duduk, yah barang seratus dua ratus perak. Namun, rupanya di antara kami tidak ada yang punya nyali untuk menjajak. Walhasil, koran bekas dengan jumlah yang sama persis dibawa pulang lagi ke asrama, hehe.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut, 30 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6666385130409304696?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6666385130409304696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6666385130409304696' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6666385130409304696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6666385130409304696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2010/01/belajar-mandiri.html' title='Entrepreneur, Apaan Sih? (1)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-4452662340924178804</id><published>2009-12-07T04:54:00.001+02:00</published><updated>2009-12-07T04:57:18.607+02:00</updated><title type='text'>Angan Besar Bernama MBI</title><content type='html'>Senin (30/11), dijadwalkan menjadi hari terakhir Departemen Agama RI menerima berkas lamaran tenaga pendidik dan kependidikan Madrasah Bertaraf Internasional (MBI). Sebagaimana santer diberitakan, termasuk beberapa kali dimuat di koran ini, khususnya Suara Pantura, MBI juga bakal didirikan di Kabupaten Pekalongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madrasah ataupun sekolah dengan standard internasional biasanya memang hanya ada di kota besar atau ibukota provinsi. Namun, kali ini pemerintah Pekalongan juga berkeinginan melangkah lebih maju dengan mendobrak kebiasaan tersebut. Sebuah usaha yang tentu saja patut diacungi jempol.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dirilis situs resmi pemerintah daerahnya, Kabupaten Pekalongan terpilih karena kultur dan sarana prasarananya dinilai memenuhi syarat. Hal ini juga diamini oleh Kakanwil Depag Jateng H. Masyhudi. Menurutnya, Bupati Pekalongan juga memiliki keinginan kuat dan perhatian besar atas terealisasinya cita-cita ini. (Suara Merdeka, 29/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan kuat dari Bupati ini tentu saja patut diapresiasi. Selain Bupati Pekalongan, pihak lain yang juga patut mendapatkan pujian tentu saja Departemen Agama, baik pusat selaku perencana maupun Kantor Departemen Agama Kabupaten Pekalongan selaku pelaksana lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, kita tentu merasa senang dan bangga dengan rencana ini. Karena itu, sudah sewajarnya kita turut memberikan andil dalam kelancaran pelaksanaan pembangunan dan perjalanan MBI itu nantinya. Contoh baik sudah diberikan oleh warga Kecamatan Kesesi, yang legowo meski lokasi MBI dipindahkan dari daerah mereka ke Kecamatan Kedungwuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pun tidak boleh berpangku tangan hanya melihat (dan berharap) madrasah tersebut akan benar-benar dapat mencetak kader muslim yang andal yang mampu bersaing di dunia internasional. Apa pun profesi ataupun latar belakang kita, sudah pasti kita dapat memberikan andil agar cita-cita pendirian MBI dapat terwujud. Paling tidak, doa kita agar pembangunan MBI benar-benar bermanfaat sesuai tujuan kiranya dapat menolong para stakeholder yang terlibat langsung dalam proyek MBI ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MBI, sebagaimana disebutkan dalam official website-nya (www.madrasah-internasional.net), diproyeksikan menjadi madrasah yang mempunyai keunggulan lokal dan daya saing global dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta akhlak mulia. Dengan pengajaran berbasis bahasa Arab dan Inggris, MBI diharapkan dapat mencetak lulusan yang kompetitif dan tentu saja memiliki kualitas di atas rata-rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sedari awal, pembangunan fisik, sarana, dan prasarana MBI harus benar-benar dilakukan dengan standard dan pengawasan tingkat tinggi. Hal itu karena sudah terlalu lumrah bagi bangsa kita selama ini, adanya proyek-proyek besar terkadang justru hanya menjadi "sapi perah" bagi kalangan tertentu untuk memperkaya diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembangunan MBI ini, hal-hal semacam itu tentu harus dihindari. Tidak hanya karena jumlah nominal pembangunan fisiknya yang bernilai miliaran, tetapi karena pendirian MBI merupakan salah satu langkah penting menuju kemajuan bangsa. Jika dibiarkan terjadi penyimpangan dalam tahap awal, baik pembangunan fisik maupun perekrutan tenaga pendidik dan kependidikannya, dikhawatirkan cita-cita yang diharapkan itu akan kabur, atau akan makin mengabur seiring berjalannya waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, perlu kepedulian semua pihak untuk terus memerhatikan setiap langkah demi langkah perjalanan MBI ini dari awal. Pemkab Pekalongan selaku penyedia lahan tidak boleh "dikalahkan" oleh makelar tanah yang terkadang berspekulasi. Demikian juga pihak yang ditunjuk Depag RI untuk membangun gedung-gedung MBI, harus benar-benar menjalankan proyeknya sesuai bestek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depag RI selaku pemilik proyek juga tidak boleh begitu saja menyerahkan proyeknya kepada rekanan. Bahkan, jika perlu secara berkala melakukan inspeksi jalannya pembangunan. Hal ini agar jangan sampai terjadi kesalahan sekecil apa pun. Dengan begitu, rekanan juga akan selalu mawas dan serius menjalankan tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, perekrutan tenaga pendidik dan kependidikan yang konon berjalan bersamaan dengan pembangunan fisik juga tidak boleh dilakukan serampangan. Cita-cita tinggi mencetak lulusan yang pandai berbicara bahasa Arab-Inggris tentu meniscayakan civitas akademika yang paling tidak menguasai salah satu bahasa PBB itu. Tentu akan lebih kompetitif jika tenaga pendidik yang kelak direkrut telah menguasai dua bahasa asing itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, perekrutan seluruh tenaga MBI—kepala madrasah, pengasuh asrama, tenaga pengajar, tenaga administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan pranata komputer—kiranya tidak dilakukan dengan asal tunjuk. Harus dilakukan seleksi ketat dan fair untuk menggapai angan-angan yang seperti di awan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ada lagi proyek-proyek besar hanya dilakukan untuk mencapai target penyerapan anggaran, apalagi hanya menjadi ajang "bagi-bagi kue". Mari majukan bangsa dengan pendirian MBI yang sesuai peranan sesungguhnya.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut, Ujung Nov 09&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-4452662340924178804?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/4452662340924178804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=4452662340924178804' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/4452662340924178804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/4452662340924178804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/12/angan-besar-bernama-mbi.html' title='Angan Besar Bernama MBI'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-2163975273395632592</id><published>2009-11-19T07:30:00.000+02:00</published><updated>2009-11-19T07:34:04.288+02:00</updated><title type='text'>Ayo Susul Kami!</title><content type='html'>Setelah lulus S1, ngapain ya? Ngajar di pesantren, emang sudah kewajiban. Lamar sana-sini, wajar juga. Mbantu orang tua di rumah sambil ke sawah, no problem. Lanjutin S2, kenapa tidak? Yang penting asal jangan nganggur. Tapi kalau mau nyusul kami yang saat ini di KTT, monggo-monggo, ditenggo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tahun 2009 ini ada enam alumni Al-Azhar yang nembus S2 Minat Kajian Timur Tengah, Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Alhamdulillah, semuanya dengan beasiswa juga dapet living cost dari Depdiknas berlabel BPPS (Beasiswa Pendidikan Pasca Sarjana). &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada Cak Mahfud (Jombang/lulus awal 2000-an), Intan (Palembang/2005), Yuli (Pekalongan 2006), Agus Hid (Batang/2007), Wahid (Banjarnegara/2007), n Rofiq (Palembang/2008). Aslinya malah ada 8 orang yang diterima beasiswa, tapi 2 orang lainnya malah lebih milih kuliah di tempat lain, yaitu Aji Nugroho (Salatiga/2006) lebih milih beasiswa di UIN Suka; dan Ning Isma (Brebes/2008) yang milih jurusan ekonomi Islam di UII, meski ga beasiswa tapi itu emang jurusan yang diincarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkatan 2009 ini emang kayak ngabis-ngabisin jatah beasiswa aja. Di S2 KTT ini, dari 32 mahasiswa yang diterima, 18 di antaranya dapet beasiswa, 6 di antaranya dari Azhar. Tahun sebelumnya padahal ga sebanyak ini. Angkatan 2008, "hanya" 3 kayaknya alumni Azhar yang dapet BPPS ini (Mas Anang, Oyong, n Muhajir). Atau jangan-jangan karena emang 3 orang itu yang daftar n semuanya diterima?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya tidak sulit-sulit amat sih nembus KTT via BPPS ini. Bahkan tidak ada tes tulis atau wawancaranya! (selama ini begitu loh, ga tahu kalau tahun depan ada perubahan) Tes untuk nembus BPPS ini ya hanya tes berkas. Masukin berkas antara bulan Desember sampai akhir April tahun berikutnya, terus tunggu dech pengumumannya bulan Agustus (tahun ini molor sampai awal September).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, beasiswa BPPS ini memang diperuntukkan hanya bagi dosen tetap PTS atau minimal asisten dosen PTN. Jadi, masukin berkas itu memang harus menyertakan SK atau semacam surat keterangan sebagai dosen (bedakan loh ya antara dosen dan guru). Tapi itu tidak usah terlalu dipikirin lah, cukup ditandangi langsung wae, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sebagian dari kami memang sesungguhnya bukan dosen tetap PTS atau minimal asisten dosen PTN itu. Toh, alhamdulillah diterima juga, meski sempat dag-dig-dug juga nunggu pengumuman. Konon sudah jadi rahasia umum bahwa sebagian penerima BPPS (tahun 2009 ini ada 469 orang yang diterima di UGM dari berbagai jurusan, denger-denger aslinya ada jatah 2000-an per tahun di berbagai perguruan tinggi/jurusan di Indonesia) sebenarnya adalah mereka yang cukup mendekati pimpinan perguruan tinggi, lalu minta SK atau surat keterangan itu. Kalau yang begini biasanya memang punya perjanjian kelak jika sudah selesai S2 kudu balik ke perguruan tinggi yang memberikan SK itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, Di minat KTT ini, nanti terserah mau milih konsentrasi (1) linguistik, (2) sastra, atau (3) budaya. Jadi emang konon yang jurusannya paling linear (sebagai salah satu syarat wajib nglamar PNS dosen) adalah lulusan Lughoh Azhar. Dalam hal ini, Cak Mahfud, Intan, n Agus kiranya dianggap paling linear. Tapi ada yang bilang juga asal dari Azhar terus masuk KTT ya berarti linear. Wallahu a'lam. (Itu kalau memang proyeksinya jelas-jelas hanya dosen PTN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk persyaratan detail peluang BPPS ini, bisa buka website http://daa.ugm.ac.id atau http://pasca.ugm.ac.id Intinya, jangan sampai lah pulang dari Cairo bingung cari aktivitas. Ayo, susul kami di KTT UGM![]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kos Papringan, 19 November 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-2163975273395632592?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/2163975273395632592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=2163975273395632592' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/2163975273395632592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/2163975273395632592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/11/ayo-susul-kami.html' title='Ayo Susul Kami!'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-8079722088518131284</id><published>2009-10-19T08:53:00.000+02:00</published><updated>2009-10-19T08:54:36.996+02:00</updated><title type='text'>Malu!</title><content type='html'>Ceramah umum Grand Mufti Suriah yang disampaikan di UGM betul-betul membawa pencerahan. Dengan bahasa Arab fusha, Grand Mufti menjelaskan terma Islam rahmatan lil alamin dengan gamblang dan mudah dipahami. Para hadirin pun dengan mudah manggut-manggut mendengarkan penjelasan tokoh lulusan Al-Azhar ini. Tak mengherankan pula jika dewan gereja Indonesia mengundangnya untuk menyampaikan ceramahnya di depan jemaat mereka--itu setelah dewan gereja melihat ceramahnya di hadapan tokoh lintas agama dua hari sebelum acara di UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat fase tanya jawab acara yang digelar di gedung pusat UGM itu dibuka, banyak peserta studium general berlomba-lomba mengacungkan jari. Didukung dua orang penerjemah kawakan, termasuk Pak Wadud yang berulang kali menjadi penerjemah resmi acara-acara kenegaraan, acara dialog pun tampak hidup, seakan tak mau kalah dengan acara ceramah monologis sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal demikian, membuat saya juga gatal ingin mengangkat tangan tinggi-tinggi. Alhamdulillah, tangan saya terlihat oleh moderator sehingga mendapat kesempatan menyampaikan pertanyaan atau pendapat saat sesi kedua dalam fase tanya jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, saat selesai sesi pertama, rupanya moderator melihat jarum jam sudah menunjuk ke waktu-waktu jelang berakhirnya acara. Akhirnya sesi kedua pun diralat untuk diperuntukkan hanya bagi audiens perempuan. Hal itu mengingat pada sesi pertama tiga orang penanya semuanya dari kaum Adam. Saya pun pasrah kesempatan saya dianulir, dan saya sama sekali tidak menyesal karena sudah mendengarkan ceramah yang begitu mencerahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rupanya Grand Mufti benar-benar orang yang konsisten, sehingga tetap menunjuk ke arah saya meskipun acara nyaris ditutup moderator. Saya yang sudah pasrah dan mengendapkan pertanyaan dalam hati, shock juga saat dipersilakan berdiri dan mengambil mikrofon. Ditambah, karena barangkali sudah melihat acara seharusnya telah diakhiri, moderator dengan sangat tegas--dan bagi saya terasa intimidatif--mengingatkan saya agar to the point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shock dan “intimidasi moderator” tersebut rupanya membuat saya sedikit linglung. Jelas itu bukan pertama kali saya berdiri dan bicara di depan umum, di hadapan tokoh sekelas Grand Mufti sekalipun, tetapi saat itu saya benar-benar gugup. Imbasnya, kalimat-kalimat yang saya susun untuk pertanyaan sepertinya menjadi sulit dipahami oleh orang lain, termasuk penerjemah--bahkan bisa jadi oleh saya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak cukup sampai di situ, rupanya masih ada faktor lain yang ingin “menjajah” saya di hari itu. Saya memang mengajukan pertanyaan dengan bahasa Indonesia, mengingat mayoritas penanya sebelumnya menggunakan bahasa itu. Saya pun pede penerjemah akan dengan senang hati menerjemahkan pertanyaan saya. Namun, ternyata penerjemah meminta saya mengulang, bahkan muncul kalimat, “Pakai bahasa Arab saja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa, benar-benar cobaan yang berat, karena setelah itu Grand Mufti malah bertanya, tentu mengarah kepada saya, “Enta Azhari? Kallim Arabi!” Tuing tuing tuing... serasa kepala ini baru dipukul palu godam. Tubuh ini pun makin bergetar tak keruan. Seakan hilang semua kosakata bahasa Arab dalam kepala. Salah sendiri juga sih, kenapa sebelumnya sama sekali tidak menyiapkan pertanyaan dalam bahasa Arab. Bahkan, saat saya ditunjuk diberi kesempatan, seorang kawan sempat bilang, “Pakai bahasa Arab, Akhi.” Lalu, dengan entengnya saya jawab, “Bahasa Indonesia saja...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah siapa yang membisiki Grand Mufti sehingga mengetahui saya adalah seorang alumni Al-Azhar. Bisa jadi moderator, kebetulan dia sekonsul, meski saya tidak terlalu yakin karena kelihatannya dia tidak terlalu mengenali saya dari kejauhan karena tidak mengenakan kacamata. Bisa jadi juga Dubes Muzzammil, duduk sejajar dengan Grand Mufti di podium, yang pernah mengenal saya saat sama-sama berada di Cairo. Atau entah siapa, yang pasti saya malu bukan kepalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastinya banyak hikmah dari kejadian itu, mudah-mudahan dapat diserap oleh saya, juga siapa pun yang membaca tulisan ini.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSUD Batang, 17 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-8079722088518131284?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/8079722088518131284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=8079722088518131284' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8079722088518131284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/8079722088518131284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/10/malu.html' title='Malu!'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-1480411649865242556</id><published>2009-10-19T08:49:00.002+02:00</published><updated>2009-10-19T08:52:51.364+02:00</updated><title type='text'>Studium General Grand Mufti Suriah di UGM</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini rangkuman ceramah umum Grand Mufti Republik Arab Suriah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studium General &lt;br /&gt;“Islam Rahmatan Lil Alamin”&lt;br /&gt;Grand Mufti Republik Arab Suriah&lt;br /&gt;Dr. Ahmad Badruddin Hassoun&lt;br /&gt;Bulaksumur, 12 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sambutan Ketua Senat Akademik mewakili Rektor UGM&lt;br /&gt;1. Banyak kesamaan antara Indonesia dan Suriah: lambang negara [burung garuda], warna bendera [merah dan putih], tanggal proklamasi kemerdekaan [17].&lt;br /&gt;2. Harapan penguatan kerjasama di antara dua negara, terutama antara UGM dan lembaga pendidikan di Suriah, dengan campur tangan Grand Mufti selaku salah satu pengambil kebijakan yang memiliki peranan cukup kuat.&lt;br /&gt;3. Grand Mufti diharapkan mau menjadi dosen terbang untuk UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Keynote Speaker Dubes RI untuk Suriah, Drs. Muzzammil Basyuni&lt;br /&gt;1. Mendatangkan Grand Mufti ke Indonesia bukanlah pekerjaan mudah, tetapi karena permintaan Menteri Agama [secara kebetulan kakak kandung Dubes, bukan bermaksud nepotisme] maka diusahakan semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;2. Tidak benar Islam merupakan sumber kekacauan ataupun terorisme.&lt;br /&gt;3. Kalaupun ada penilaian Islam sebagai biang terorisme, mari diluruskan dengan da’wah bil haal, yaitu dengan berjihad menegakkan Islam dengan sebenar-benarnya.&lt;br /&gt;4. Jihad tidaklah identik dengan peperangan, al-jihaadu laa yuraadiful-qatl. Jihad adalah mengeluarkan segenap kemampuan untuk memperjuangkan Islam yang benar, al-jihaadu huwal-juhdu li’izzatil-islam.&lt;br /&gt;5. Indonesia dan Suriah sudah merdeka, sekarang saatnya mendukung negara lain, terutama Palestina, agar mendapatkan kemerdekaan dari penjajahan bangsa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kuliah Umum Grand Mufti Dr. Ahmad Badruddin Hassoun&lt;br /&gt;1. Siap menjadi dosen terbang di UGM, bahkan berharap sekaligus diterima sebagai mahasiswa agar juga bisa menimba ilmu di perguruan tinggi ini.&lt;br /&gt;2. Semua agama pasti mengandung dua ajaran utama: kesucian tuhan dan kemuliaan manusia.&lt;br /&gt;3. Semua agama samawi dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad, mengajarkan “menghormati sesama manusia”. Jika semua pemeluk agama, termasuk Islam, Yahudi, dan Kristen, konsisten dengan nilai itu, niscaya tidak ada perang di dunia ini.&lt;br /&gt;4. Sebenarnya hanya ada 2 agama di muka bumi: agama dari tuhan dan agama [buatan] dari manusia. Agama dari tuhan adalah agama samawi, yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi. Adapun agama buatan manusia sesungguhnya diawali dengan langkah baik, yaitu memuji kebenaran, lalu mereka membuat simbol-simbol berbentuk dewa atau tuhan yang melambangkan kebaikan, keburukan, dll.&lt;br /&gt;4. Tidak ada istilah “perang suci”. Bagaimana mungkin peperangan yang membunuh manusia-manusia tak berdosa dikatakan suci? Agama mana pun tidak ada yang mengajarkan pembunuhan, karena itu jangan pernah membunuh lalu mengatasnamakan agama.&lt;br /&gt;5. Di Palestina sesungguhnya tidak ada perang antaragama, tidak ada perang antara Islam melawan Yahudi, yang ada hanyalah perang antara pemilik hak melawan kekuatan penjajah.&lt;br /&gt;6. Hati-hati dengan istilah daulah diniyyah atau daulah islamiyyah, negara agama atau negara Islam. Negara yang ada seharusnya adalah daulah insaniyyah, nation state, negara bangsa alias negara yang menjunjung tinggi kemanusiaan. Negara agama meniscayakan tidak boleh ada agama lain di dalamnya, sementara negara bangsa meniscayakan penghormatan hak-hak seluruh manusia, termasuk hak beragama.&lt;br /&gt;7. Fatamorgana daulah islamiyyah sesungguhnya dimunculkan orang-orang penjajah, bukan berasal dari sumber-sumber ajaran agama Islam.&lt;br /&gt;8. Hadits afsyus-salaam (tebarkanlah salam), menunjukkan perintah untuk menebar kedamaian, tidak sekadar menebarkan atau mengucapkan salam, selamat pagi, selamat siang, dst. Karena itu menggunakan kata afsyu, bukan alqus-salaam (sampaikanlah salam).&lt;br /&gt;9. Ketika peristiwa kartun Nabi Muhammad di Denmark, muncul reaksi, kecaman, dan demo di mana-mana. Namun sepertinya itu justru melegitimasi penilaian beberapa kalangan bahwa Islam adalah agama yang beringas. Seharusnya yang dilakukan adalah dialog. Pihak Mufti Suriah sendiri setelah munculnya kartun itu di media Denmark, langsung mengirimkan surat keberatan dan mengajak dialog pemimpin media itu. Dari dialog itu, terkuak bahwa Barat baru mengetahui sedikit tentang Islam, lalu dipublikasikan dengan cara mereka sendiri melalui media-media mereka. Setelah mendapatkan penjelasan tentang Islam dari pihak Mufti Suriah, media Denmark terbuka untuk membuat semacam “ralat”. Hal itu dilakukan dengan memberi kesempatan kepada Mufti Suriah untuk mengampanyekan Islam sesuai pemahaman sebenarnya langsung dari sumber-sumber ajaran Islam. Akhirnya, empat edisi berturut-turut media Denmark itu memublikasikan ajaran Islam yang ditulis oleh kalangan Islam sendiri, dalam hal ini Mufti Suriah.&lt;br /&gt;10. Demikian ahlanya berkaitan dengan peristiwa “salah ucap” Paus Benediktus atas Nabi Muhammad yang dianggap menyinggung perasaan umat Islam. Ucapan Paus ini pun memunculkan demonstrasi di mana-mana, terutama negara-negara berpenduduk mayoritas muslim. Tetap saja aksi-aksi semacam itu kurang mengena terhadap pelaku salah ucap itu. Oleh pihak Mufti Suriah, Paus diajak berdialog. Mufti Suriah lalu menunjukkan agar Paus membuka-buka terjemahan dari buku Syama’il Muhammadiyah. Mufti Suriah sendiri mengetahui bahwa buku-buku itu sudah ada terjemahannya di perpustakaan Vatikan. Setelah membuka buku itu, Paus mengakui kesalahannya dan mengajukan permohonan maaf.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSUD Batang, 17 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-1480411649865242556?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/1480411649865242556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=1480411649865242556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1480411649865242556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1480411649865242556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/10/studium-general-grand-mufti-suriah-di.html' title='Studium General Grand Mufti Suriah di UGM'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-5999474834448509175</id><published>2009-10-12T14:31:00.002+02:00</published><updated>2009-10-12T14:32:56.214+02:00</updated><title type='text'>Urgensi Pengajaran Fiqih</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu, saat mengajar di sebuah SMA, saya bertanya kepada siswa-siswi bagaimana lafal niat mandi besar. Luar biasa, dari tiga kelas, atau sekitar 100 orang, ternyata cukup banyak yang masih belum bisa melafalkan! Ironis tentunya, karena niat mandi besar merupakan salah satu prasyarat penting menjaga kesucian diri. Ya, suci dari hadats besar, paling tidak demi kesahihan ibadah paling utama: shalat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri tidak habis pikir bagaimana siswa-siswi kelas dua SMA itu bisa melepaskan diri dari hadats besar. Lebih ironis lagi, banyak pula pelajar perempuan sekolah itu yang tertunduk malu tidak hafal niat mandi besar. Apakah di antara pelajar laki-laki itu, kebanyakan belum ihtilam (mimpi basah)? Atau barangkali pelajar-pelajar perempuan itu belum juga haid?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang, jalan seseorang menuju akil balig tidak hanya dengan ihtilam atau haid. Namun, seperti nyaris mustahil juga jika begitu banyak pelajar--yang saya yakin sudah balig karena kiranya mereka sudah melewati umur 15 tahun--melewati masa kanak-kanaknya menuju balig tidak melalui ihtilam atau haid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keterbatasan waktu di kelas, lagi pula saat itu saya sedang mengajar materi bahasa Arab, saya tidak sempat lebih jauh menjelaskan mandi besar, hadats besar, dan syarat sahnya shalat. Saya hanya menyindir bahwa barangkali masih banyak di antara mereka belum balig. Lalu sambil bercanda, saya mintakan beberapa orang yang sudah tahu lafal niat mandi besar untuk mengajari teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah fenomena di sebuah sekolah menengah atas, bukan madrasah aliyah, meski sebenarnya sekolah itu tidak terlalu umum juga, karena terdapat tambahan beberapa mata pelajaran agama, termasuk bahasa Arab yang saya ampu. Saya sendiri tidak bisa menjamin apakah siswa-siswi madrasah aliyah pasti lebih mengerti fiqih daripada pelajar sekolah menengah atas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan siswa-siswi sekolah menengah atas lain yang hanya mengandalkan satu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)? Mudah-mudahan justru lebih baik, barangkali dengan inisiatif siswa-siswi itu mengaji di sore atau malam hari, atau mencari guru agama secara privat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru soal lafal niat yang memang harus diucapkan ketika hendak mandi besar, belum soal kapan niat itu harus diucapkan jika ingin mandi besarnya sah menghilangkan hadats besar. Sementara masih banyak lagi hal-hal detail tentang mandi besar yang juga harus diperhatikan demi kesahihannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit menukil kitab I'anatuth Thalibin, juz 1 hlm. 91, disebutkan bahwa jika seseorang yang hendak mandi besar hanya mengucapkan niat nawaitul ghusla (aku niat mandi), maka hal itu tidak mencukupi dikatakan sebagai niat. Niat mandi besar setidaknya mengucapkan nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari (aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat nawaitul ghusla (aku niat mandi) tidak dianggap mencukupi karena kalimat itu seperti niat mandi-mandi biasa yang dilakukan tidak dalam rangka menghilangkan hadats besar. Jika mandi yang dilakukan adalah mandi sunnah, memang sudah cukup dengan mengucapkan kalimat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang perlu diperhatikan dalam mandi besar adalah bahwa niat tadi harus diucapkan berbarengan dengan gerakan pertama ketika menyiramkan air ke badan. Jadi, jika niat baru diucapkan di tengah-tengah mandi, maka anggota badan yang sudah disiram sebelum ucapan niat harus disiram lagi. Misalnya seseorang memulai mandi dengan menyiram kepala, lalu menyiram bahu. Setelah itu, saat menyiram perut dia baru mengucapkan niat mandi besar. Jika ingin mandi besarnya sah, maka ia harus mengulang untuk menyiram kepala dan bahunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam kitab Fathul Wahhab, juz 1 hlm. 36, disebutkan bahwa ketika mandi besar, seseorang harus menyiram seluruh tubuhnya, termasuk sela-sela kuku dan rambutnya, juga seluruh bagian telinga yang tampak dari luar. Bahkan, disebutkan dalam kitab karangan Syekh Zakariya al-Anshari ini, perempuan yang mandi besar sudah selayaknya mandi tidak hanya dengan berdiri. Perempuan mandi juga harus dengan duduk karena ada bagian tertentu dari tubuhnya yang hanya akan teraliri air jika ia menyiram air ke tubuhnya sambil duduk atau jongkok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sekelumit nilai yang barangkali belum dimengerti oleh siswa-siswi SMA yang saya ajar tadi. Padahal, hal itu merupakan nilai-nilai dasar dan masih dalam kategori wajib, tidak sekadar sunnah apalagi mubah. Karena itu, kita harus peduli untuk lebih sering mengingatkan orang-orang di sekeliling kita, baik anak-anak kita, saudara, teman, atau bahkan orang tua, bahwa pengajaran fiqih--terutama yang berkaitan dengan hal-hal wajib--sangat penting untuk dikembangkan. Jangan sampai ada orang di sekeliling kita gagal menjalankan kewajiban karena kekurangan pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang saya tawarkan di sini adalah bahwa pembelajaran fiqih kiranya tidak cukup melalui pendidikan formal. Saya merasa pengajaran ilmu pengetahuan agama justru akan lebih menancap di hati peserta didik jika diajarkan melalui kegiatan belajar mengajar nonformal seperti pengajian, kursus, atau semacamnya. Hal itu karena jika pengetahuan agama diajarkan hanya melalui pendidikan formal, maka seringkali dianggap remeh, kalah oleh pelajaran yang akan diujikan secara nasional, misalnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun kalau ada ide bahwa pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD, SMP, dan SMA akan diujikan secara nasional, saya masih lebih memilih pengetahuan agama juga harus diajarkan secara nonformal. Kecuali jika ujian nasional PAI itu lebih menekankan aspek praktik, tentu dengan penguji yang benar-benar menguasai materi, baik teori maupun praktiknya. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kos Papringan, 12 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-5999474834448509175?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/5999474834448509175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=5999474834448509175' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5999474834448509175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5999474834448509175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/10/urgensi-pengajaran-fiqih.html' title='Urgensi Pengajaran Fiqih'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-3820022238850386892</id><published>2009-09-13T05:08:00.000+02:00</published><updated>2009-09-13T05:10:12.505+02:00</updated><title type='text'>Menjaga Diri dan Keluarga</title><content type='html'>Allah swt. berfirman, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrîm [66]: 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Imam Thabari dalam kitab tafsirnya, Tafsir Thabari, juz XXIII, hlm. 491-492, maksud dari orang-orang yang beriman seperti disebutkan dalam ayat ini adalah orang-orang yang membenarkan keberadaan Allah swt. dan risalah yang dibawa rasul-Nya. Sementara itu, maksud dari "peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka" adalah perintah agar anggota keluarga saling mengingatkan dan mengajarkan kebaikan. Hal itu agar semua anggota keluarga dapat dijauhkan dari api neraka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apabila ada seorang anggota keluarga berbuat kebajikan, hendaknya ia mengajak yang lainnya agar turut melaksanakannya juga. Dengan begitu, setiap orang akan menjaga yang lain agar tidak terjerumus ke dalam neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsiran ini senada dengan tafsiran sahabat Ali bin Abu Thalib r.a. atas ayat yang sama. Menurut menantu Rasulullah saw. ini, setiap orang diharuskan mengajarkan kebajikan kepada anggota keluarganya. "Ajarkanlah akhlak kepada mereka," demikian dikatakan Ali sebagaimana dikutip Imam Thabari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Thabari juga mengutip tafsiran Mujahid dan Qatadah atas ayat yang sama. Dalam menafsirkan ayat ini, Mujahid mengatakan, "Bertakwalah kepada Allah dan berwasiatlah kepada seluruh anggota keluarga untuk bertakwa kepada-Nya." Sementara itu, Qatadah menafsirkannya sebagai perintah untuk mengajak setiap anggota keluarga agar mengerjakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Selain itu, harus tolong-menolong dalam mengerjakan setiap perintah Allah dan saling mengingatkan jika melihat orang lain, terutama anggota keluarga sendiri, ada yang berbuat maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut Imam Thabari, maksud dari "penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras" adalah bahwa neraka dijaga oleh para malaikat yang seram nan kejam. Mereka tidak akan segan untuk berbuat kasar kepada para penghuni neraka. Berbeda dengan para preman dari kalangan manusia, yang juga seram nan kejam, para malaikat tentu saja taat kepada Allah. Mereka tidak pernah mengabaikan semua perintah yang dititahkan Allah kepada mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab tafsir yang lain, Imam Ibnu Katsir juga mengutip tafsiran Ali, Mujahid, dan Qatadah itu atas ayat yang sama. Imam Ibnu Katsir juga menyebutkan perkataan Ibnu Abbas bahwa maksud dari "peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka" adalah perintah untuk taat kepada Allah dan menjauhkan diri dari bermaksiat kepada-Nya, lalu memerintahkan semua anggota keluarga untuk selalu ingat kepada sang Pencipta. Dengan begitu, mereka semua dapat diselamatkan dari api neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Tafsir Ibni Katsir, juz VIII, hlm 167, disebutkan bahwa ayat ini dapat dikaitkan dengan sebuah hadits yang diriwayatkan Abdul Malik bin Rabi' berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perintahkanlah anakmu untuk melaksanakan shalat jika ia sudah menginjak usia tujuh tahun. Jika ia telah berumur sepuluh tahun, tetapi berani meninggalkan shalat, maka pukullah ia." (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan oleh Tirmidzi bahwa hadits ini termasuk hadits hasan. Dengan status sebagai hadits hasan, hadits ini pun diakui validitasnya oleh para ulama, juga banyak dijadikan pegangan oleh para fuqaha. Hal itu karena hadits hasan adalah hadits yang memang tidak mencapai derajar sahih, tetapi juga tidak terjerumus sampai ke derajat dhaif (lemah). Kalaupun salah seorang perawinya memiliki kekurangan, namun tidak sampai berdusta. (Muqaddimah Ibni Shalah, juz I, hlm. 77)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini menegaskan bahwa tanggung jawab orang tua terhadap anaknya tidak hanya berkaitan dengan materi. Orang tua juga dituntut untuk mengarahkan anaknya agar taat beribadah sesuai ajaran Islam. Bahkan, orang tua juga diperintahkan untuk berlaku tegas jika sang anak berani meninggalkan kewajiban beribadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk konteks masa kini, memukul anak bisa jadi memang dapat mengantarkan orang tua berurusan dengan hukum negara. Namun, jika sang anak sudah dari kecil dididik untuk membiasakan diri tidak meninggalkan ibadah, tentu alternatif perintah untuk memukul anak ini dapat dihindari jauh-jauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ketegasan Islam dalam memerintahkan orang tua untuk memerhatikan pendidikan dan budi pekerti anak tidak dapat dibaca sebagai anjuran berlaku kekerasan. Ketegasan ini justru menunjukkan bahwa Islam sangat peduli terhadap hubungan orang tua dan anak. Toh, jika sedari awal orang tua dapat membina anaknya untuk menaati setiap ajaran agama, maka tahap pemukulan yang identik dengan kekerasan juga tidak perlu dilalui.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Disarikan dari materi kuliah subuh di Masjid Al-Muttaqin, Pujut, Tersono, Batang pada 4 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut, 10 September 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-3820022238850386892?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/3820022238850386892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=3820022238850386892' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3820022238850386892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3820022238850386892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/09/menjaga-diri-dan-keluarga_13.html' title='Menjaga Diri dan Keluarga'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-5122603131609771941</id><published>2009-08-06T16:32:00.005+03:00</published><updated>2009-08-06T17:02:34.441+03:00</updated><title type='text'>Jalan-Jalan ke Pagilaran</title><content type='html'>Ikut nimbrung anak-anak kelas XII yang hiking ke kebun teh Pagilaran, Kec. Blado, Kab. Batang. Pastinya punya potensi yang tidak kalah dibanding Puncak atau Cibodas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg2za0nuI/AAAAAAAAAiE/yExktN6Skvc/s1600-h/blog11.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg2za0nuI/AAAAAAAAAiE/yExktN6Skvc/s320/blog11.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366849138085633762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg2mLVmYI/AAAAAAAAAh8/nCMGea72RKA/s1600-h/blog10.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg2mLVmYI/AAAAAAAAAh8/nCMGea72RKA/s320/blog10.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366849134531025282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg2YJCRsI/AAAAAAAAAh0/nosPMHshqHU/s1600-h/blog9.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg2YJCRsI/AAAAAAAAAh0/nosPMHshqHU/s320/blog9.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366849130763273922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg1zvA61I/AAAAAAAAAhs/lYlajKigWoM/s1600-h/blog8.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg1zvA61I/AAAAAAAAAhs/lYlajKigWoM/s320/blog8.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366849120990456658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg1RPo2BI/AAAAAAAAAhk/zHr40FDm1Uc/s1600-h/blog7.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg1RPo2BI/AAAAAAAAAhk/zHr40FDm1Uc/s320/blog7.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366849111732049938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfxLS_TCI/AAAAAAAAAhc/zPyNabA00C0/s1600-h/blog6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfxLS_TCI/AAAAAAAAAhc/zPyNabA00C0/s320/blog6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366847941904387106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfwuwzycI/AAAAAAAAAhU/qgLvEbLly4o/s1600-h/blog4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfwuwzycI/AAAAAAAAAhU/qgLvEbLly4o/s320/blog4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366847934244833730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfweO27NI/AAAAAAAAAhM/JKLvoQB5ktw/s1600-h/blog3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfweO27NI/AAAAAAAAAhM/JKLvoQB5ktw/s320/blog3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366847929807465682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfwK1LBUI/AAAAAAAAAhE/cT2u3ZFK5fY/s1600-h/blog2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfwK1LBUI/AAAAAAAAAhE/cT2u3ZFK5fY/s320/blog2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366847924599457090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfvqBJLoI/AAAAAAAAAg8/177X3aD3asM/s1600-h/blog1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SnrfvqBJLoI/AAAAAAAAAg8/177X3aD3asM/s320/blog1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366847915791298178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang TU, 6 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-5122603131609771941?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/5122603131609771941/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=5122603131609771941' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5122603131609771941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5122603131609771941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/08/jalan-jalan-ke-pagilaran.html' title='Jalan-Jalan ke Pagilaran'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Snrg2za0nuI/AAAAAAAAAiE/yExktN6Skvc/s72-c/blog11.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-1573097485896130138</id><published>2009-07-22T05:13:00.001+03:00</published><updated>2009-07-22T05:18:09.851+03:00</updated><title type='text'>Korupsi di Sekitar Kita (1)</title><content type='html'>Alhamdulillah temanku diterima menjadi PNS di Pemda. Meski "hanya" di level pemerintah daerah tingkat dua, tentunya patut disyukuri. Sebelumnya memang bercita-cita tinggi bisa masuk level atas, nasional, alias tingkat pusat. Tapi mau apa lagi, ndilalah rezeki ada di daerah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mengapa, yang penting sudah punya penghasilan sendiri. Lagi pun, kata dia, bisa segera bayar utang yang menumpuk. Ya, dia pernah cerita, entah keceplosan atau justru dibesar-besarkan, muter-muter Jakarta-Semarang-Surabaya berkali-kali buat ngelamar dan tes ini itu di berbagai instansi, tidak terasa ternyata menghabiskan uang sampai delapan digit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngene-ngene utangku nem likur yuto," katanya di tengah percakapan sama temen-temen. Kalau diindonesiakan, kira-kira artinya dia tidak mengira kalau ternyata sampai punya utang dua puluh enam juta. Wallahu a'lam kebenarannya. Mari kita berdoa semoga utangnya itu bermanfaat sekaligus "mbarokahi" dan dia segera bisa melunasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena utang itulah, hal pertama yang dipikirkan setelah menerima SK CPNS adalah "menyekolahkan" SK yang diterimanya. Sebagai CPNS, memang dia berhak mengambil pinjaman di bank milik pemerintah dengan jumlah cukup "wah"--paling tidak menurut ukuran kami, teman-teman sepermainannya. Namun, ternyata bunga pinjamannya lebih "wah" lagi. Nilai yang harus dia kembalikan dalam waktu enam tahun nyaris dua kali lipat dari pinjaman yang diambilnya. Dalam waktu enam tahun itu, setiap bulan dia harus merelakan gajinya dipotong sampai tujuh digit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Birokrasi pengambilan pinjaman inilah yang ternyata harus dilaluinya dengan secara terpaksa menanggalkan idealisme dia selaku mahasiswa--saat ini dia juga melanjutkan S2 di almamater yang sama dengan beasiswa. Ketika mengajukan pinjaman, dia memang harus menyertakan slip gaji dari bendaharawan tempatnya bekerja. Namun, hal itu ternyata tidak gratis. Untuk mengeluarkan slip gaji yang digunakan untuk peminjaman itu, sang bendaharawan meminta jatah sampai enam digit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekadar ongkos lelah, Mas," ujar sang bendaharawan itu. Di situlah dia dibuat tidak berkutik. Dia hanya bisa cerita kepada kami teman-teman dekatnya, "Padahal itu kan udah tugas dia ya." Mendapat cerita itu, kami menyemangatinya agar melaporkannya saja ke media atau pihak berwenang. Namun, barangkali karena terdesak untuk segera membayar utang, dia hanya bisa berucap, "Dia orang kepercayaan dan orang dekat bos. Kalau dilaporkan atau dimediakan bisa-bisa nanti semua urusanku dipersulit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin akan berdebat, salahkah atau benarkah tindakannya itu. Bisa-bisa menghabiskan rokok sekian bungkus untuk membahas hal itu. Karena itu, tidak usahlah kita membahasnya. Mari kita renungkan, bagaimana susahnya memberantas korupsi di negeri ini. Barangkali kita juga akan mengalami hal yang sama dengan temanku ini, atau paling tidak mirip-mirip begitu. Apa yang harus kita lakukan?[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut, 21 Juli 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-1573097485896130138?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/1573097485896130138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=1573097485896130138' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1573097485896130138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1573097485896130138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/07/korupsi-di-sekitar-kita-1.html' title='Korupsi di Sekitar Kita (1)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6771732501953280100</id><published>2009-07-06T09:11:00.001+03:00</published><updated>2009-07-06T09:23:17.279+03:00</updated><title type='text'>Yang Terpojok Memenangi Pemilihan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Bangsa Indonesia memang memiliki keistimewaan dibandingkan dengan bangsa-bangsa yang lain. Konon, selain santun dan ramah, orang Indonesia juga dikenal sebagai bangsa yang mudah dizalimi. Artinya, saat dizalimi, lebih sering orang Indonesia tidak segera membalas. Namun, di sisi lain, sekali membalas barangkali bias lebih sadis dari binatang sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apakah ada hubungannya atau tidak, karena mudah dizalimi itulah barangkali orang Indonesia bakal merasa lebih dekat dengan setiap orang yang dizalimi atau teraniaya atau dipojokkan. Pemilihan-pemilihan, baik pileg maupun pilpres, pada era dan setelah reformasi kiranya dapat dijadikan ukuran untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1999, pemilu pertama kali diselenggarakan tanpa tekanan berlebih dari kaum berkuasa. Pemilu yang panitia penyelenggaranya merupakan perwakilan dari partai-partai peserta pemilu itu dimenangkan oleh PDI Perjuangan. Ketika itu, PDI-P merupakan ikon perlawanan rakyat melawan kesewenang-wenangan Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar pihak yang dizalimi Orde Baru tidak hanya PDI-P. Namun, dalam kancah politik yang direpresentasikan melalui pemilu, PDI-P kiranya paling berhak menjadi “bintang kaum teraniaya”. Apalagi, saat itu masih santer bagaimana berita PDI (cikal bakal PDI-P) diobok-obok Pak Harto melalui tangan aparat pemerintah dan militer. Sampai kemudian pemilu 1999 digelar, rakyat barangkali sangat iba kepada PDI-P. Karena itu, tidak mengherankan kalau kemudian PDI-P memenangkan pemilu pertama setelah reformasi itu bergulir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain bahwa pihak yang dipojokkan justru mendulang suara terbesar adalah terpilihnya SBY dalam pilpres 2004. Saat kampanye pilpres, isu yang memojokkan SBY bahwa ia adalah “pengkhianat” Megawati cukup santer terdengar. Isu lain yang menohoknya juga bermunculan, termasuk isu bahwa istri SBY adalah nonmuslim—kebetulan namanya Kristiani Yudhoyono. Entah seberapa besar pengaruhnya, isu yang memojokkan SBY itu ternyata malah mengantarkannya menuju Istana Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah lainnya barangkali bisa ditarik pula dari kemenangan Partai Demokrat pada pileg 2009 yang baru saja berlalu. Setelah berseteru dengan Golkar di masa-masa kampanye dan sempat mendapatkan beberapa serangan bertubi-tubi, Partai Demokrat dapat mendulang suara terbanyak di antara partai peserta pemilu. Bahkan, jauh melebihi capaian PKS yang pada pemilu 2004 sempat melonjak sangat tajam dan pada pemilu 2009 digadan-gadang akan naik drastis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada pilpres kali ini, akankah pihak yang dipojokkan—tentu menurut asumsi masyarakat umum—akan memenangkan kompetisi? Memang cukup susah “menentukan” siapa di antara tiga pasangan yang paling sering dipojokkan. Hal itu karena ketiganya sama-sama pernah menyerang dan diserang. Menurut sebuah tulisan di Suara Merdeka (Sabtu, 4/7/2009), SBY-Boediono mendapat serangan negatif 163 kali dan melakukan serangan 128 kali. Adapun JK-Win menyerang dan diserang sama-sama sebanyak 89 kali, sementara Mega-Pro menyerang 78 kali dan diserang 67 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menyerang dianggap nilai minus dan diserang dianggap nilai plus, SBY-Boediono memiliki nilai plus sebanyak 35, JK-Win nihil, dan Mega-Pro justru minus 11. Apakah hitung-hitungan matematis itu dapat dijadikan tolok ukur hasil pilpres nanti? Hanya pemilih yang bisa menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar data itu, tentu peranan media dalam mem-blow up setiap serangan memiliki peran penting. Tidak mustahil satu serangan pasangan kepada pasangan lainnya bisa didengar atau diketahui hampir semua calon pemilih, sementara serangan yang lain hanya diketahui segelintir orang. Artinya, sangat mungkin hitung-hitungan serangan tadi memiliki nilai berbeda antara satu serangan dan serangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, mudah-mudahan saja fenomena semacam ini tidak dimanfaatkan oleh oknum tim sukses (baik resmi maupun bayangan) dengan menyebarkan kampanye negatif atas pasangan yang didukungnya demi mendongkrak popularitas capres-cawapres mereka. Lagi pula, sesungguhnya kampanye negatif jelas-jelas melanggar aturan pemilu. Karena itu pihak yang berwenang harus mengungkap setiap kampanye hitam, entah dilakukan oleh siapa, entah ditujukan kepada siapa. Kalau perlu, harus diungkap secara transparan siapa dalang di balik setiap kampanye hitam itu agar kasus semacam itu tidak disalahgunakan oleh tim sukses capres-cawapres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, manuver pasangan nomer urut 1 dan 3 pada hari tenang dengan "menyerang" KPU justru bisa menambah antipati masyarakat. Dalam hal ini, publik yang melihat pergerakan kedua pasangan itu terlalu frontal--bahkan dengan mengancam untuk menunda pemilu--bisa jadi mengalihkan atau memberikan dukungan kepada pasangan yang dalam hal ini tampak lebih tenang, yaitu nomer urut 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, "serangan" terhadap KPU berkaitan dengan DPT ini baru dimunculkan setelah masa kampanye. Padahal, DPT telah diproses jauh-jauh hari. Artinya, seharusnya kalau mau serius membenahi DPT, kedua pasangan itu bisa melangkah jauh sejak awal. Jika dilakukan saat ini, masyarakat bisa mencurigai mereka; jangan-jangan mereka ngotot soal DPT pada hari tenang ini karena mereka merasa masih kalah suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jika ingin meraih simpati masyarakat, sesungguhnya yang harus dilakukan adalah membuat manuver-manuver yang "adem-ayem" dengan bahasa halus nan sopan. Misalnya, cukup dengan mengatakan "Mari sukseskan pemilu, mari mengawasi jalannya pemilu, mari mengawasl proses pemilihan" dan kalimat-kalimat "adem" semacam itu. Tentu saja, dua hari masa tenang ini sungguh singkat. Namun, apabila bisa dimanfaatkan dengan baik, bisa jadi dapat meraih simpati masyarakat, terutama pemilih mengambang (swing voter) yang jumlahnya cukup banyak.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut-Tersono, 4-6 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6771732501953280100?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6771732501953280100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6771732501953280100' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6771732501953280100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6771732501953280100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/07/yang-terpojok-memenangi-pemilihan.html' title='Yang Terpojok Memenangi Pemilihan'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-6667508209745158555</id><published>2009-06-22T09:58:00.002+03:00</published><updated>2009-06-22T10:56:59.008+03:00</updated><title type='text'>Andai Saya Ketua NU</title><content type='html'>Andai saya sedang menjabat sebagai Ketua NU, saya akan bayar stasiun televisi untuk menyampaikan pidato sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kaum nahdliyyin di mana pun berada, sekarang ini sedang ramai-ramainya kampanye pilpres. Sudah ada tiga pasangan capres-cawapres berknjung ke Kramat Raya meminta restu. Semuanya saya restui. Semuanya saya yakin bertujuan baik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun, karena saya tahu bahwa orang-orang NU pasti memiliki pilihan berbeda-beda, saya tidak akan memaksakan diri untuk menyebut salah satu pasangan capres-cawapres itu lebih baik daripada yang lain. Atau salah satu dari mereka memiliki kelebihan yang tidak dimiliki yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski saya pribadi sudah punya pilihan di antara ketiga pasangan itu, saya tetap akan berusaha menjunjung tinggi asas pemilu yang LUBER, terutama RAHASIA itu. Karena saya tahu, betapa mudahnya ucapan saya ditafsirkan. Sekali saja saya memuji salah satu capres-cawapres di depan umum, hampir pasti itu menjadi makanan empuk bagi tim sukses pilpres. Saya tidak ingin terjadi kesalahpahaman di kalangan nahdliyyin. Mari kita fokus membangun bangsa dengan peran kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saya mengimbau warga nahdliyyin di mana pun berada, agar memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan memilih pemimpin yang dianggap terbaik menurut diri masing-masing. Bukan karena tim sukses si X membayar lebih tinggi, bukan karena tim sukses si Y melakukan intimidasi, juga bukan karena tim sukses si Z mau membangunkan jalan, jembatan, atau mushola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada tim sukses yang datang menawarkan bantuan, terima saja. Tentu dengan embel-embel tanpa syarat. Mari kita dakwahkan bekerja dengan ikhlas, tidak hanya pada masa tertentu, mau kampanye atau tidak, mari bekerja dengan ikhlas. Setelah menerima bantuan, jangan sampai kita memilih pihak yang membantu itu karena bantuan terakhir itu. Jangan sampai! Kalau memang ingin memilih dia, yakinlah bahwa karena capres-cawapresnya punya kelebihan untuk memajukan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu juga saya tegaskan di sini, bahwa ketiga pasangan capres-cawapres sudah sama-sama menjamin di hadapan saya, akan tetap mendukung NU. Akan tetap bersama NU yang memang dari zaman awal kemerdekaan Republik Indonesia menjadi salah satu pilar negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi siapa pun presiden-wapres terpilih, saya jamin kepentingan NU juga tidak akan terusik. NU akan tetap jalan, siapa pun presidennya. NU akan tetap kritis, jika memang pemimpin kita khilaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari pergunakan hak pilih kita sebaik-baiknya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut, 21 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-6667508209745158555?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/6667508209745158555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=6667508209745158555' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6667508209745158555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/6667508209745158555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/06/andai-saya-jadi-ketua-nu.html' title='Andai Saya Ketua NU'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-1221924103814644717</id><published>2009-05-26T05:20:00.003+03:00</published><updated>2009-06-22T10:54:54.914+03:00</updated><title type='text'>Hijau Desaku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SjNu9X3Zf-I/AAAAAAAAAf8/a9e1roaXOa8/s1600-h/rumah2ku.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SjNu9X3Zf-I/AAAAAAAAAf8/a9e1roaXOa8/s320/rumah2ku.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346739183276359650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini dia benar-benar hijau! Paling kiri adalah rumah kakakku yang nomer dua. Paling kanan adalah, rumah belakang rumahku. Hehe, sayang rumahku tidak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8y5QRaTaI/AAAAAAAAAgk/g-EtZvi7fr8/s1600-h/5+utara+desa.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8y5QRaTaI/AAAAAAAAAgk/g-EtZvi7fr8/s320/5+utara+desa.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350050841541365154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hampir sama dengan gambar sebelumnya, tetapi dilengkapi dengan jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8y53Bla1I/AAAAAAAAAg0/zL9UAtX1Fm4/s1600-h/7+IMG_0044.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8y53Bla1I/AAAAAAAAAg0/zL9UAtX1Fm4/s320/7+IMG_0044.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350050851943967570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Barat desa juga. Tampak tiga tower operator seluler, kalau tidak salah Telkomsel, Indosat, dan Excelmindo. Ada juga tower kecil (paling kanan) milik Pak Camat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8y5iPfvzI/AAAAAAAAAgs/bfsrYlu671Y/s1600-h/6+IMG_0043.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8y5iPfvzI/AAAAAAAAAgs/bfsrYlu671Y/s320/6+IMG_0043.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350050846365171506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Barat desa, beberapa puluh meter di depan pengambil gambar, terdapat sawah milik orang tua yang tidak terlalu luas. Itupun belakangan selalu kalah cepat dari tikus dalam memanen. Hiks hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8vpWunZfI/AAAAAAAAAgU/MgxCBWY5vvY/s1600-h/3+IMG_0046.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8vpWunZfI/AAAAAAAAAgU/MgxCBWY5vvY/s320/3+IMG_0046.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350047269861680626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Karena efek mentari pagi, nyaris ada pelangi di atas lapangan dan Bon Gedhe (dari kebun gede atau kebun besar; semacam hutan kecil gitu lah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8vpnGSXmI/AAAAAAAAAgc/EwOo9PVbWSg/s1600-h/3+lapangan+n+mentari.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8vpnGSXmI/AAAAAAAAAgc/EwOo9PVbWSg/s320/3+lapangan+n+mentari.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350047274255933026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lapangan tampak dari arah barat daya. Hmmm, mentari mulai mengintip. Sinarnya begitu sehat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8ukPyxoZI/AAAAAAAAAgM/w5O9vP2b_Ro/s1600-h/2+lapangan.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8ukPyxoZI/AAAAAAAAAgM/w5O9vP2b_Ro/s320/2+lapangan.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350046082589106578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lapangan sepak bola tampak dari barat. Rumputnya bersaing dengan rumput Gelora Bung Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8ujysE2VI/AAAAAAAAAgE/DUnVQbvydHI/s1600-h/1+desa+ke+utara.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/Sj8ujysE2VI/AAAAAAAAAgE/DUnVQbvydHI/s320/1+desa+ke+utara.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350046074776377682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berjalan sedikit ke utara desa, inilah aspal desa yang hampir setiap pagi jadi alas kakiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pujut, Mei 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-1221924103814644717?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/1221924103814644717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=1221924103814644717' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1221924103814644717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1221924103814644717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/05/hijau-desaku.html' title='Hijau Desaku'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SjNu9X3Zf-I/AAAAAAAAAf8/a9e1roaXOa8/s72-c/rumah2ku.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-1321782948657390051</id><published>2009-04-27T19:04:00.001+03:00</published><updated>2009-06-13T12:03:08.428+03:00</updated><title type='text'>Cara Legalisasi Ijazah di Depdiknas</title><content type='html'>Mau nulis ini, jadi inget beberapa bulan lalu saat masih di Pena. “Sarjana internasional,” begitu kira-kira aku bangga menyebut diri. Narsis memang, tapi toh itu diiyakan oleh “sarjana-sarjana lokal” semacam Nung dan Fahri yang “hanya” jebolan IPB dan UI. Padahal, kalau mau jujur, orang-orang kampung kiranya masih nganggep lulusan Universitas Indonesia yang di Jakarta itu tetep lebih “wah” yah. Apalagi diriku yang kuliahnya di Al-Azhar, ah... palingan juga sama kayak lulusan pesantren. Tapi demi meramaikan kantor n bikin kerjaan lebih seru, tentu saja aku makin bangga menyebut-nyebut diri (sering sih!) sebagai sarjana internasional itu. Tentu dengan nada guyon, atau nada serius tapi pasti dianggep guyon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke judul tulisan. Buat sarjana lulusan universitas luar negeri, gelar akademik dan profesional yang disandangnya memang harus terlebih dahulu disahkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Ini memang kalau pada mau ndaftar PNS tingkat pusat; biasanya yang diincer Deplu. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain di Depdiknas, sebenarnya ijazah Al-Azhar juga bisa dilegalisasi di Depag. Hanya saja, untuk ndaftar jadi diplomat ke Deplu, atau mungkin departemen bidang “umum” lainnya, memang disarankan atau malah diharuskan dilegalisasi oleh Depdiknas. Apalagi, konon pengurusan di Depdiknas lebih “diuwongke”, tidak ditinggal kondangan (jadi inget kisah Wira ama Najib yang mau legalisasi di deket Istiqlal itu), juga tidak di-bukroh (besok, besok, lusa, atau bulan depan sekalian), dan yang pasti graris tis tis tissss ga butuh suap apa pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Depdiknas, menurut pengalaman pribadi, memang tampak profesional. Dari pintu masuk dan bertemu resepsionis, sudah disuguhi menu utama: senyum. Tentu saja melangkah jadi lebih mudah, apalagi harum wangi ruangan setiap lantai gedung Depdiknas begitu menggoda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika datang ke kantor Depdiknas, disarankan untuk masuk melalui gerbang sisi utara, bukan sisi timur (Jl. Jenderal Soedirman). Kemarin pas ke situ lewat timur sih, motor diparkir dekat pintu masuk timur, jadinya jalan kakinya jauh banget. Maklum, kan emang belum tahu gedung tempat legalisasi itu sebelah mana. Kalau lewat sisi utara, pas banget tuh langsung ke gedung D yang tinggi menjulang, keliatan paling baru, dengan dominasi warna biru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ke gedung itu, bisa langsung ke lantai 7. Baiknya tanya resepsionis yang geulis-geulis itu lah mana lift, sayang kalau ga punya kesempatan lagi bertegur sapa sama mereka, siapa tau juga nanti pas pulang bisa nebeng atau ngasih tebengan. Nah loh, cut! (Just intermezzo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lantai 7 itu, lapor ama satpam, biasanya atau udah seharusnya emang ngisi formulir semacam buku tamu. Ada nomer urut juga, jadi bener-bener tertib tuh. Cuman pas ke sana ada kesalahan satpam sih, kok bisa-bisanya nomer 24 ada 2 orang, untung mereka ga tengkar. Atau bisa jadi hal itu terjadi karena satpam lagi di-switch ama penggantinya karena dekat-dekat waktu istirahat sih, kurang koordinasi gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ditanya, bilang aja mau legalisasi ijazah luar negeri, ketemu Pak Nyoman atau Bu Wiwik (kalau dua orang itu belum diganti). Menurut saran seorang teman, lebih baik temui Ibu Wiwik, entah karena si teman itu laki-laki atau karena hal lain. Yang pasti, kemarin ketemu Ibu Wiwik emang orangnya enak banget, enak diajak ngobrol, enak diajak dialog, komunikatif gitu lah plus mau ngasih saran kalau ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum itu, buat lulusan S1 Azhar ni ya, siapkan dulu:&lt;br /&gt;1. Fotokopi ijazah terakhir di Indonesia (tidak harus yang sudah dilegalisasi)&lt;br /&gt;2. Fotokopi ijazah luar negeri yang akan dilegalisasi (plus terjemahan bahasa Inggris)&lt;br /&gt;3. Fotokopi transkrip nilai ijazah luar negeri yang akan dilegalisasi (plus terjemahan bahasa Inggris)&lt;br /&gt;4. Fotokopi paspor lengkap seluruh halaman yang tercantum visa.&lt;br /&gt;5. Katalog tentang universitas Al-Azhar plus fakultas-fakultas n kurikulumnya; bisa memfotokopi buku Ke-Azhar-an keluaran KMA atau Mardhati itu. Atau bisa juga hubungi nomer telpon 08154246***5 kalau mau katalog Azhar berbahasa Inggris yang udah terbukti diterima di situ.&lt;br /&gt;6. Pasfoto (diminta hitam putih, tapi berwarna juga boleh kok) ukuran 4X6 sebanyak tiga lembar.&lt;br /&gt;7. Map. Hehe, kemarin ke sana lupa bawa map coba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berkas itu, JANGAN LUPA, bawa ASLInya! Karena bakal diliatin n dicocokin sama Bu Wiwik itu, juga Pak Nyoman kali ya, terus distempel khusus. Makanya tadi dibilang tidak harus yang sudah dilegalisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan disuruh ngisi formulir tuh (atau bisa juga didownload sebelumnya melalui www.evaluasi.or.id), disarankan untuk menulis sebagai BIAYA SENDIRI aja yah, jadi lebih mudah urusannya, cukup dengan bawa fotokopi paspor. Kecuali kalau memang masih nyimpen surat penunjukan beasiswa, baik dari Depag maupun instansi lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, menurut pengalaman seorang teman, dia nulis terjemahan ijazah dengan nama sendiri dan nama bapak ditulis sebaris. Ternyata itu dipermasalahin Pak Nyoman (barangkali itu alasannya menyarankan untuk ketemu Bu Wiwik aja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkas masuk, tingal nunggu aja tuh, kira-kira sebulan. Katanya sih ga bakalan lebih dari 21 hari. Wallahu a’lam mana yang bener. Kalau liat selebaran dari sana, evaluasi ijazah dilakukan 6 kali dalam setahun, yaitu tiap bulan genap. Kalau liat papan pengumuman di sana, dilakukan 10 kali dalam tahun 2009 ini, kalau ga salah yang ga ada tu bulan Januari ama Maret gitu. Jadi ke depan setiap bulan sampai akhir 2009 selalu ada evaluasi ijazah, rata-rata dilaksanakan pekan ketiga gitu deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, ruangan itu namanya DIREKTORAT AKADEMIK, termasuk bagian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas. So, jangan salah masuk ya. Selamat menikmati layanan Depdiknas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujut, 13 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-1321782948657390051?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/1321782948657390051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=1321782948657390051' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1321782948657390051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1321782948657390051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/04/cara-legalisasi-ijazah-di-depdiknas.html' title='Cara Legalisasi Ijazah di Depdiknas'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-4779258861446608774</id><published>2009-03-25T11:10:00.001+02:00</published><updated>2009-05-07T04:47:53.917+03:00</updated><title type='text'>Pemilu Siapa Peduli</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SgI9b2IMKQI/AAAAAAAAAf0/MrglYpKNVdo/s1600-h/pemilu.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SgI9b2IMKQI/AAAAAAAAAf0/MrglYpKNVdo/s320/pemilu.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332892457355716866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin upah untuk para penyelenggara pemilu kurang. Oh, pemilu termahal sepanjang sejarah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-4779258861446608774?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/4779258861446608774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=4779258861446608774' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/4779258861446608774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/4779258861446608774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/03/pemilu-siapa-peduli.html' title='Pemilu Siapa Peduli'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SgI9b2IMKQI/AAAAAAAAAf0/MrglYpKNVdo/s72-c/pemilu.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-957522881374383232</id><published>2009-02-27T05:24:00.003+02:00</published><updated>2009-04-27T19:15:12.259+03:00</updated><title type='text'>Buku Baru: Ensiklopedia Akhlak Muhammad</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SfXY4TJagsI/AAAAAAAAAfs/5uGoU_ICI_g/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 196px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SfXY4TJagsI/AAAAAAAAAfs/5uGoU_ICI_g/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329404195786883778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul Asli: Mausû’ah Min Akhlâqir-Rasûl saw.&lt;br /&gt;Judul Terjemah: Ensiklopedi Akhlak Nabi Muhammad saw.&lt;br /&gt;Penulis: Mahmud al-Mishri Abu Ammar&lt;br /&gt;Penerbit: Darut-Taqwa Kairo, Mesir&lt;br /&gt;Halaman Asli: 1102&lt;br /&gt;Halaman Terjemahan: 1064&lt;br /&gt;Harga: Rp450.000,- (sebelum diskon)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim pasti berharap selalu dapat hidup bahagia di dunia dan akhirat. Sayangnya di zaman yang sudah amat jauh dari zaman hidup Rasulullah saw. sekarang ini terdapat begitu banyak tantangan. Krisis moral adalah sesuatu yang sudah biasa terjadi dan bahkan terkadang dianggap sebagai hal yang lumrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan suatu hal yang mudah untuk menghadapi krisis moral yang sudah sangat rumit. Oleh karena itu, Mahmud al-Mishri yang sadar akan pentingnya menjaga generasi mendatang dari kebobrokan moral, mencoba mengumpulkan berbagai referensi tentang teladan moral yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui buku ini, Mahmud al-Mishri menyusun tata moral yang kiranya dapat dijadikan tuntunan untuk mengarungi kehidupan pribadi maupun bermasyarakat. Selain itu, buku ini juga memuat banyak teladan yang diajarkan tidak hanya oleh Nabi Muhammad saw., tapi juga oleh para nabi dan rasul sebelumnya. Ada juga beberapa kisah kontemprorer yang berkaitan dengan tata moral dicantumkan dalam beberapa bab tertentu. Hal ini membuat buku ini terasa lebih dekat dengan masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, semua teladan baik yang telah dilaksanakan oleh para nabi, rasul maupun para sahabat dan tabi’in, sebenarnya berkiblat kepada ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad saw. Karenanya, hampir semua nilai moral yang ada dalam buku ini bersumber dari Al-Qur`an dan Al-Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai moral yang tercantum dalam buku ini diperinci dalam 29 bab. Dalam bab tertentu, terkadang ada dua poin moral yang disampaikan. Barangkali karena ada kemiripan di antara keduanya sehingga digabung dalam satu bab. Tidak terlalu sulit mencerna isi buku ini karena poin moral yang disampaikan diurutkan dimulai dari tata cara mengatur diri sendiri dan hubungannya dengan Allah, baru kemudian mengulas akhlak-akhlak yang mengatur interaksi dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengantarnya, Mahmud al-Mishri mengakui bahwasanya nilai moral yang sebenarnya ada dan telah diajarkan Nabi saw. jauh lebih banyak dan lebih luas dari yang tertulis dalam buku itu. Namun untuk membentengi diri dari dekadensi moral, buku ini sangatlah layak untuk dijadikan pegangan.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Produksi, 27 Feb 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-957522881374383232?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/957522881374383232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=957522881374383232' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/957522881374383232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/957522881374383232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/02/buku-baru-ensiklopedia-akhlak-muhammad.html' title='Buku Baru: Ensiklopedia Akhlak Muhammad'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SfXY4TJagsI/AAAAAAAAAfs/5uGoU_ICI_g/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-3253108209833512951</id><published>2009-01-19T03:17:00.001+02:00</published><updated>2009-01-20T07:57:07.931+02:00</updated><title type='text'>2 Karyawan Pena Dihadiahi Umrah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SXVnX1vUETI/AAAAAAAAAe8/2-V-xQzeKg0/s1600-h/DSC_0116-blog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SXVnX1vUETI/AAAAAAAAAe8/2-V-xQzeKg0/s320/DSC_0116-blog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293250596304064818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Melewati usianya yang keempat, Penerbit Pena Pundi Aksara menyelenggarakan acara milad secara sederhana. Bertempat di kantor, Kamis (15/1/2009) petang seluruh karyawan dikumpulkan guna memperingati suka duka yang telah dijalani selama empat tahun. Usai shalat magrib, acara dibuka oleh MC yang langsung mempersilakan Direktur Utama, Eka Rasa Defaira, untuk memberikan sambutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Eka menekankan pentingnya kekuatan dan kebersamaan untuk menghadapi tantangan yang dari tahun ke tahun dirasa makin besar. Karena itu, Eka memberikan apresiasi tinggi kepada beberapa karyawan yang sudah turut membangun dan tetap bertahan di Pena sejak awal berdiri, 5 Januari 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tahun sebelumnya, Eka juga menghadiahi karyawan berprestasi dengan paket umrah. Bahkan, jika dua tahun sebelumnya masing-masing hanya satu orang yang diberangkatkan, kali ini terdapat dua orang karyawan yang berhak berziarah ke tanah suci sebagai bentuk penghargaan dari perusahaan. Selain itu, enam orang memperoleh bingkisan khusus atas dedikasi yang mereka berikan selama lebih dari tiga tahun bergabung dengan Pena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang yang beruntung mendapatkan paket umrah adalah Hasan Basri, Kabag Pena Qur`an, dan Agi Sandyta yang sehari-hari menjalankan tugas sebagai Associate Designer. Keduanya dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada bulan April nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai penganugerahan karyawan berprestasi, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue tart dan nasi tumpeng. Karena sudah melewati azan isya, acara pun diskors untuk shalat berjamaah dan ramah tamah. Setelah itu, Ust. Qurtubi Nafis, seorang dai muda yang sengaja didatangkan untuk menyejukkan hati karyawan, dipersilakan memberikan nasihat dan petuahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pesannya yang dibalut dengan gaya bicara yang cair ala Betawi, Ust. Qurtubi menekankan pentingnya beberapa aspek dalam mengembangkan sebuah perusahaan. Ustad yang merupakan alumni Al-Azhar Cairo ini lalu menganalogikan pengembangan perusahaan dengan pengembangan pesantren yang juga dirintisnya sejak sekitar empat tahun lalu. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan itu, di antaranya landasan keimanan, keilmuan, dan kedisiplinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa semua itu, perusahaan--atau juga pesantren--bakal mudah goyah, bahkan ambruk atau bangkrut. Kalaupun bisa sukses, kiranya kesuksesan yang dirasakan merupakan sesuatu yang tidak nyata dan kelak akan mudah terjun bebas menuju titik nol. Karenanya, Ust. Qurtubi juga memuji Eka yang memberikan alasan pemilihan lokasi kantor di Cempaka Putih Tengah XVIII itu karena terletak dekat masjid. Dengan demikian, Penerbit Pena yang dikenal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;concern&lt;/span&gt; menerbitkan buku-buku islami ini benar-benar menjaga nilai-nilai religius dalam segala aspeknya.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kos Cempaka Warna, 18 Januari 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-3253108209833512951?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/3253108209833512951/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=3253108209833512951' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3253108209833512951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/3253108209833512951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/01/2-karyawan-pena-dihadiahi-umrah.html' title='2 Karyawan Pena Dihadiahi Umrah'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SXVnX1vUETI/AAAAAAAAAe8/2-V-xQzeKg0/s72-c/DSC_0116-blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-5424305713706074425</id><published>2009-01-03T08:18:00.004+02:00</published><updated>2009-02-09T09:30:51.731+02:00</updated><title type='text'>Pena Gelar Great Sale Lagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SY_bVyYOLjI/AAAAAAAAAfU/zfAhIvwv8Ew/s1600-h/IMG_0007.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SY_bVyYOLjI/AAAAAAAAAfU/zfAhIvwv8Ew/s320/IMG_0007.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300696453785464370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Menyambut pergantian tahun hitungan hijriyah dan masehi sekaligus, Penerbit Pena memanjakan penikmat buku dengan menggelar Great Sale. Berbeda dengan Great Sale yang digelar tiga bulan sebelumnya, kali ini Great Sale dilaksanakan di dua tempat. Pertama, sama dengan gelaran sebelumnya, yakni di kantor. Kedua, ditambah dengan menyewa tempat di Ambassador Mall (ground floor), Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan Great Sale sebelumnya, dalam Great Sale kali ini Penerbit Pena juga menawarkan dikson besar-besaran antara 20 hingga 60 persen. Fiqih Sunnah edisi lux pun kali ini hanya dihargai Rp350.000,00. Sayangnya, buku paling laris dari Penerbit Pena yang sempat berkali-kali masuk layar televisi, Khadijah (hardcover), sedang kehabisan stok. Namun, pelanggan Pena tidak perlu kecewa karena Khadijah edisi softcover tersedia cukup banyak. Bahkan, untuk buku best seller tersebut Pena berani memberi diskon enam puluh persen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini daftar harga lengkap Great Sale Penerbit Pena di Mall Ambassador (3-12 Januari 2009) dan di kantor Penerbit Pena (5-15 Januari 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;div  align="center" style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 334.9pt; margin-left: 4.4pt; border-collapse: collapse;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="447"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(153, 204, 255) none repeat scroll 0% 50%; width: 26.95pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;No.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(153, 204, 255) none repeat scroll 0% 50%; width: 162.55pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Judul buku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(153, 204, 255) none repeat scroll 0% 50%; width: 52.55pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bruto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(153, 204, 255) none repeat scroll 0% 50%; width: 40.3pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Disc.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(153, 204, 255) none repeat scroll 0% 50%; width: 52.55pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Netto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Aisyah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;85,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;59,500&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Aku Mohon Petunjuk-Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;72,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50,400&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Amalan Hati &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;25,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Amarah dan Cinta Rasulullah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;80,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;32,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Aminah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;80,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;52,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Arabic Kamasutra&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;70,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;49,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bukan Sholat Biasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;25,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Candu Sholat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;15,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Doa Harian Rasulullah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;40,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;28,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ensiklopedia Doa dan Dzikir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;110,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;77,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Fiqih Sunnah Lux&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;700,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;350,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;12&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Fiqih Sunnah Wanita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;140,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;98,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;13&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hadits Qudsi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;90,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;45,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;14&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hikmah dari Langit &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;55,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;27,500&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;15&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ihya Ulumiddin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;170,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;119,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;16&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jumpai Aku Ya Rasul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;70,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;28,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;17&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keajaiban Shalat Berjamaah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;10,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;4,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;18&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Khadijah (Softcover)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;12,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;19&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Life Is Beautiful&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;25,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;10,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;20&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mukjizat Al-Fatihah dan An-Naas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;80,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;40,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;21&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mutiara Hikmah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;65,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;32,500&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;22&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Panduan Sholat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;23&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pena Juz Amma Tajwid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;21,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;24&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pena Quran Tajwid Balai Citra&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;275,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;20%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;220,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;25&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pena Quran Tajwid Cet. 6 IK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;275,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;20%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;220,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;26&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pena Quran Tajwid Satin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;350,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;245,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;27&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pena Quran Wanita (Kecil)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;20%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;40,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;28&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Syamail Muhammad &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;105,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;63,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;29&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tafsir Quran Wanita 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;80,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;40,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;30&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tafsir Quran Wanita 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;85,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;50%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;42,500&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;31&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tazkiyatun Nafs&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;120,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;48,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12.75pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 26.95pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="36" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;32&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 162.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="217" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;The Great Women &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;65,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 40.3pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="54" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;60%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 52.55pt; height: 12.75pt;" valign="bottom" width="70" nowrap="nowrap"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;26,000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ruang Pena Book, 3 Januari 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-5424305713706074425?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/5424305713706074425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=5424305713706074425' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5424305713706074425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5424305713706074425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2009/01/pena-gelar-great-sale-lagi.html' title='Pena Gelar Great Sale Lagi'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SY_bVyYOLjI/AAAAAAAAAfU/zfAhIvwv8Ew/s72-c/IMG_0007.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-5587841743177082351</id><published>2008-12-30T10:02:00.004+02:00</published><updated>2009-01-02T05:25:27.993+02:00</updated><title type='text'>3 Doa 3 Cinta; Kampanye Islam Moderat</title><content type='html'>Sebuah tontonan berkualitas kembali hadir di layar lebar. Kali ini mengangkat seluk-beluk dunia pesantren tradisional, suatu komunitas yang menjadi salah satu kekuatan Islam—terutama di pulau Jawa. Tidak tanggung-tanggung, duet Nicholas Saputra-Dian Sastrowardoyo yang menjadi pendongkrak kebangkitan perfilman Indonesia melalui ”Ada Apa dengan Cinta” (2001) dihadirkan guna mendukung film ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, film ini telah cukup lama diproduksi, tetapi malah terlalu sibuk mengikuti festival-festival film di mancanegara sehingga baru sekarang ini dapat dinikmati para pencinta bioskop tanah air. Melihat wajah Dian dan—terutama—Nicholas yang terlihat masih lugu, rasanya memang dapat dimaklumi jika film itu sebenarnya tidak diproduksi sebelum kurun setahun terakhir ini. Kecuali, jika hal itu memang efek dari kelihaian para penata rias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia pesantren tradisional yang belakangan ini agak kerepotan menahan laju pertumbuhan pesantren modern dipotret dengan apa adanya oleh Nurman Hakim, sutradara film ini. Mengambil setting di sebuah kampung di pedalaman Yogyakarta, film ini mengetengahkan kehidupan kaum sarungan secara gamblang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas terekam dalam film ini bagaimana rupa pesantren yang konon bisa mencetak ulama-ulama panutan umat. Di dalam bangunan amat sederhana berdinding kayu atau anyaman bambu, santri-santri tidur beralaskan tikar. Barangkali hal seperti itu semakin jarang ditemukan, tetapi sesungguhnya masih banyak yang lebih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngenes &lt;/span&gt;daripada itu, di mana terkadang santri tidur tanpa alas ataupun bantal. Masih lumayan juga dalam film itu terdapat sekat berupa kain di antara kamar-kamar yang berisi masing-masing 3-4 orang. Karena bahkan di beberapa pesantren salaf yang telah memiliki bangunan beton kukuh pun ada kamar-kamar berukuran kira-kira 8 x 8 meter diisi puluhan orang tanpa satu sekat pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melengkapi fenomena yang terjadi di dunia pesantren, sang sutradara dengan beraninya menampilkan gambaran kenakalan para santri, seperti ”budaya” merokok—dengan mencuri-curi waktu tentunya, juga keluar malam sekadar untuk minum kopi di warung warga perkampungan, menonton televisi, menelpon orang tua di wartel, atau menonton pasar malam dan dangdutan. Bahkan, kenakalan tingkat tinggi sekelas sodomi alias homoseks pun ditampilkan secara blak-blakan. Hanya saja, dengan cerdas sang sutradara mengakhirinya dengan apik: pelaku sodomi—yang ditampilkan sebagai sosok santri senior yang karenanya ditakuti yunior-yuniornya—akhirnya diusir setelah sang korban berani menceritakan kejadian tak senonoh itu kepada teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi menambah kesemarakan film ini, potret-potret konyol pun tak jarang ditampilkan. Di antaranya seorang santri yang dengan nikmatnya tertidur saat sujud terakhir dalam suatu jamaah shalat subuh. Ada pula keluguan Huda (Nicholas) yang diam saja saat bibirnya dicium Dona (Dian Sastro) sang penyanyi dangdut, tetapi kemudian cepat-cepat beristighfar dan segera menundukkan kepalanya. Selain itu, ada pula gambaran santri yang rutin mengendap-endap mengintip lawan jenis; bukan, bukan sedang mandi, si lawan jenis hanya berdiri biasa di kamar atau pekarangan rumahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga tampilan yang mengetengahkan budaya yang erat dipegang sebagian kiai alias pemimpin pesantren: poligami. Namun, lagi-lagi dengan sangat baik sutradara film ini menghadirkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;counter &lt;/span&gt;demi menjaga &lt;span style="font-style:italic;"&gt;image &lt;/span&gt;pesantren; sesungguhnya tidak semua pemimpin pesantren doyan mengoleksi istri, betapa pun itu halal dan sah-sah saja. Tokoh kiai utama dalam film berdurasi 114 menit ini pun tidak mau berpoligami hingga akhir hayatnya, meski keinginan memiliki anak laki-laki tak jua kesampaian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berlatar dunia pesantren, tak lupa sang pembuat film menanamkan nilai-nilai religius. Di antaranya tuntunan melakukan hubungan suami-istri yang baik: berdoa dan bersalaman terlebih dahulu sebelum sang istri ”menyerahkan diri”. Nilai terdalam dari kitab-kitab salaf nan klasik juga turut ditampilkan: jika ingin anak laki-laki, cobalah meletakkan bantal di bawah pantat istri saat sang suami melakukan penetrasi. Tentu saja tuntunan itu tidak dipertontonkan secara vulgar, malah dengan konyolnya diselingi dengan potret-potret lain yang membuat penonton mencukupkan diri mengambil nilai religius tanpa melihat adegan mesum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Doa Tiga Santri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan film ini barangkali terbatas pada terlalu banyaknya potongan-potongan yang dipotret sehingga terkesan tidak fokus ingin memotret bagian mana. Meski begitu, hal itu bisa saja terbantahkan oleh judulnya: menceritakan tiga santri dengan tiga doa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum film ini memang menceritakan tiga santri yang berteman akrab. Huda, Rian (Yoga Pratama), dan Syahid (Yoga Bagus) setiap awal tahun hijriah selalu berkumpul di salah satu pojok lingkungan pesantren, menuliskan doa atau target yang akan mereka bidik setahun ke muka. Mereka menulis dengan huruf-huruf Arab sehingga terkesan sangat natural. Hingga tahun terakhir mereka &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mondok&lt;/span&gt;, Huda selalu menuliskan nama ibunya, sementara Rian terakhir berkeinginan mendirikan studio fotografi, sedangkan Syahid, sesuai namanya, ingin mati syahid di jalan Allah—di sini dengan cantiknya ditampilkan model lain dunia pesantren: Islam radikal—sebagai ujung keikutsertaannya dalam pengajian di sebuah surau tak jauh dari pondok mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat lulus dari pesantren, Huda pun nekat berangkat ke Jakarta mencari ibunya, setelah sebelumnya meminta bantuan Dona untuk mencarikan alamat ibunda tercinta. Huda melakukannya diam-diam agar tidak ketahuan sang kiai yang mengharapkannya menetap saja di pesantren untuk dijadikan menantu dan meneruskan tongkat kepemimpinan pesantren itu. Hanya beberapa hari di Jakarta, Huda tidak kuasa menahan tangis setelah mengetahui bahwa ibundanya ternyata seorang wanita penghibur. Lebih menyesakkan lagi karena ternyata orang yang selalu dirindukannya itu telah meninggal dunia setahun sebelumnya. Itu artinya sama dengan kurun waktu dari surat terakhir yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Rian, yang mau dibujuk sang ayah untuk masuk pesantren dengan syarat dibelikan handycam mendapat kejutan dari ibunya. Kejutan pertama berupa kiriman handycam yang bahkan dia sendiri telah lupa syarat itu. Ia senang bukan kepalang. Namun, kejutan kedua membuatnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;shock&lt;/span&gt;: ibunya datang membawa ayah baru untuk Rian. Rian pun berontak karena merasa ibunya terlalu cepat menikah lagi; belum setahun dari kematian ayah Rian. Rian pun memutuskan tidak mau pulang ke rumah ibunya di Surabaya dan merajuk untuk ikut pada pemilik usaha layar tancap yang biasa ditontonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Syahid terus bersedih karena ayahnya tidak juga sembuh dari penyakit kronis yang membuatnya terbaring lama di rumah sakit. Untuk membayar biaya rumah sakit, mereka pun terpaksa menjual sawah. Calon pembeli hanya seorang asing warga negara AS, itupun dengan harga murah—paling tidak menurut Syahid. Tak pelak hal itu makin membuat Syahid membenci orang asing yang diyakininya sebagai kafir Yahudi yang akan selalu memusuhi Islam. Ditambah dengan intensitas bergaul dengan orang-orang Islam radikal, Syahid malah kemudian membaiat diri untuk ikut menjadi calon syahid yang siap mengorbankan diri ”demi tegaknya Islam” atau ”demi hancurnya musuh (?) Islam”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, suatu ketika Syahid mengetahui bahwa justru warga asing itulah yang membayar lunas semua biaya rumah sakit yang tak cukup dibayarnya dengan hasil menjual sawah. Ia pun segera insyaf dan menyatakan keluar dari barisan calon syahid, meski hal itu harus dibayarnya dengan dikucilkan dari ustadnya di surau luar pondok itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rupanya langkah Syahid sedikit terlambat karena pergerakannya telah lama diintai intel. Ia pun digelandang ke kantor polisi, bersama sang kiai, Huda, dan Rian karena wajah mereka semua muncul dalam kaset rekaman yang penah digunakan Syahid untuk ”menyatakan perpisahan” dengan kaum muslimin. Mereka semua ditahan, meski akhirnya hanya Syahid yang divonis penjara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir film, Huda memang akhirnya menjadi penerus sang kiai setelah mempersunting putri kiai. Rian pun dapat mewujudkan impiannya memiliki usaha shooting film acara pernikahan. Adapun Syahid keluar dari penjara tepat saat pernikahan Huda. Mereka pun berkumpul lagi, mengenang masa-masa menuliskan cita-cita mereka saat masih sama-sama &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mondok&lt;/span&gt;.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kos Cempaka Warna, 30 Desember 2008 - 2 Januari 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-5587841743177082351?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/5587841743177082351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=5587841743177082351' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5587841743177082351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/5587841743177082351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2008/12/3-doa-3-cinta-kampanye-islam-moderat.html' title='3 Doa 3 Cinta; Kampanye Islam Moderat'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-7048880025198246749</id><published>2008-11-27T03:06:00.004+02:00</published><updated>2008-11-28T11:57:51.727+02:00</updated><title type='text'>Tentang "Ketika Cinta Bertasbih" (2)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_AfsADYyI/AAAAAAAAAeg/fin6u6oJAWg/s1600-h/ketika-cinta-bertasbih.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_AfsADYyI/AAAAAAAAAeg/fin6u6oJAWg/s320/ketika-cinta-bertasbih.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273645339293999906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baru saja saya mendapat kabar bahwa syuting film "Ketika Cinta Bertasbih" (KCB) di Mesir telah usai. Rombongan yang dipimpin sutradara kawakan, Chaerul Umam, dan disimak langsung oleh sang penulis novel, Kang Abik, pun telah kembali ke tanah air. Menurut produser film ini, KCB bakal lebih booming daripada AAC. Barangkali salah satu kelebihan sekaligus daya tarik film ini dibandingkan AAC dalah bahwa film itu didominasi setting Mesir. Berbeda dengan AAC yang justru "menembak" sungai di India untuk dijadikan sebagai Nil yang terkenal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu memang salah satu keunggulan yang kiranya bakal menyedot rasa penasaran audiens. Hanya saja, saya kira sebenarnya dari segi cerita, novel KCB ini tidak bisa diunggulkan dibandingkan dengan AAC. Bukti paling konkret kiranya dapat kita lihat dari angka penjualan KCB yang--konon--masih di bawah novel AAC.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan lain yang dimiliki buku ini, tokoh utama lebih “membumi”. Banyak yang mengatakan bahwa Fahri dalam AAC laksana malaikat—karena memang seperti sosok sempurna. Sisi kesempurnaan Fahri dalam AAC terkurangi dalam sosok Azzam dalam KCB. Namun, tetap saja rasanya Kang Abik “konsisten” dengan bayang-bayang sosok teladan yang harus ditiru pemuda masa kini: ulet, pekerja keras, dan pantang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti AAC, KCB juga mengandung banyak hikmah. Kaya dengan nasihat-nasihat, baik yang tersurat maupun tersirat. Bahkan, dalam bab tertentu tanpa sungkan Kang Abik menukilkan kutipan dari kitab karya ulama klasik. Kitab tasawuf terkenal misalnya, Al-Hikam dinukil dan diterangkan begitu panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ilmu-ilmu dalam bidang lain juga sempat diselipkan di antara jalan cerita. Psikologi, fisika, bahkan ilmu titen yang banyak dipakai orang-orang Jawa kiranya dapat turut memperluas wawasan pembaca. Ada juga puisi-puisi yang terangkai begitu indah, baik karya Kang Abik sendiri maupun kutipan dari para pujangga. Dan dengan jujur, Kang Abik menyebutkan sumber kutipan—jika memang mengutip dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas Kang Abik dalam KCB begitu kentara dalam buku kedua dari dwilogi ini. Di episode klimaks dan antiklimaks, Kang Abik sangat pandai memainkan emosi pembaca. Saat membaca buku kedua, kita akan dengan mudah merasuk menjadi sosok-sosok yang seakan terlibat langsung dalam jalan cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan cukup mencolok terlihat jika dibandingan dengan buku pertama. Bahkan, bisa jadi muncul prasangka, akankah buku ini sekadar “proyek” dua jilid? Maklum, inti cerita hampir semua terkumpul dalam episode kedua. Pada buku pertama, kelihatannya terlalu banyak “bunga-bunga” tulisan yang sebenarnya tidak perlu. Memang, jika “bunga-bunga” itu tidak dicantumkan, barangkali untuk dijadikan satu jilid masih terlalu tebal. Namun, alangkah indahnya jika “bunga-bunga” yang ada dapat lebih “dikendalikan” sehingga tidak mengurangi kehebatan novel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jilid pertama juga, terdapat deskripsi alam yang bertele-tele sehingga membuat kesan kurang renyah dibaca. Hal ini bukannya memperindah dan memperlihatkan kelihaian Kang Abik memainkan kata-kata, melainkan justru mengurangi bobot buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan lain buku ini, yaitu masih cukup banyak kesalahan penulisan ‘salah ketik’, padahal yang saya baca adalah cetakan kelima. Masih bisa ditoleransi barangkali jika sekadar kurang satu-dua huruf atau titik-koma. Namun, kesalahan cukup fatal sempat terlihat dalam penyebutan nama orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, novel KCB ini memang layak diangkat menjadi tontonan di layar lebar. Kita lihat saja nanti, akankah Azzam mampu mengalahkan popularitas Fahri? Dalam versi buku, Azzam masih kalah populer, bagaimana dengan versi film? Kita tunggu saja![]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Produksi, 28 November 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-7048880025198246749?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/7048880025198246749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=7048880025198246749' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/7048880025198246749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/7048880025198246749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2008/11/ketika-cinta-bertasbih-2.html' title='Tentang &quot;Ketika Cinta Bertasbih&quot; (2)'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_AfsADYyI/AAAAAAAAAeg/fin6u6oJAWg/s72-c/ketika-cinta-bertasbih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-1573215916850186176</id><published>2008-10-26T03:05:00.003+02:00</published><updated>2008-11-28T12:03:42.576+02:00</updated><title type='text'>Perubahan Daftar Harga Great Sale Pena</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_B0MJa_sI/AAAAAAAAAeo/vXQtyRnoABI/s1600-h/IMG_0012.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_B0MJa_sI/AAAAAAAAAeo/vXQtyRnoABI/s320/IMG_0012.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273646791032241858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Melihat maraknya pengunjung yang datang ke arena Great Sale dan banyaknya permintaan tambahan diskon, manajemen Pena akhirnya dengan berbesar hati menurunkan harga beberapa buku. Dengan begitu, diharapkan konsumen Pena memiliki lebih banyak semangat untuk melahap buku-buku yang telah diterbitkan penerbit yang lahir awal 2005 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, diskon 70% hanya diberikan kepada pihak distributor atau konsumen yang membeli minimal sepuluh eksemplar untuk satu item. Namun, dengan adanya perubahan diskon, sebanyak delapan judul buku langsung dilabeli diskon 70%, meski konsumen hanya membeli satu eksemplar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini daftar harga setelah perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 365pt; margin-left: 4.35pt; border-collapse: collapse;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="487"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 15pt;"&gt;   &lt;td rowspan="2"  style="border-style: solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 15pt;color:windowtext windowtext black;" nowrap="nowrap" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;NO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2"  style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 15pt;color:windowtext windowtext black -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Judul Buku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2"  style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 15pt;color:windowtext windowtext black -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Harga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2"  style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 15pt;color:windowtext windowtext black -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Diskon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2"  style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 15pt;color:windowtext windowtext black -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Harga Nett&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 15pt;" height="20" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;"&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 15pt;" height="20" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;"&gt;   &lt;td colspan="5"  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 365pt; height: 15pt;color:-moz-use-text-color black windowtext windowtext;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="487"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;DISKON 70% (PROGRAM GREAT &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;SALE&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 15pt;" height="20" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;BotherHood&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="44500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;44,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="13350" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;13,350 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Cahaya Kemuliaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="36000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;36,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="10800" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;10,800 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Kutunggu di Bukit Bunga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="28500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;28,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="8550" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;8,550 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Life is Beautiful&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="23500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;23,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="7050" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;7,050 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Manajemen Lisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="18000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;18,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="5400" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;5,400 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Parameter Kebaikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="19000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;19,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="5700" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;5,700 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Juz Amma Tajwid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="29000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;29,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="8700" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;8,700 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;The Agent of Change&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="23500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;23,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.7" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;70%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="7050" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;7,050 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;"&gt;   &lt;td colspan="5"  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 365pt; height: 15pt;color:-moz-use-text-color black windowtext windowtext;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="487"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;DISKON 45% (PROGRAM GREAT &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;SALE&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 15pt;" height="20" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Amalan Hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="33000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;33,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="18150" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;18,150 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Amarah dan Cinta Rasulullah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="80000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;80,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="44000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;44,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Aminah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="69000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;69,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="37950" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;37,950 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;12&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Fiqih Sunnah Lux&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="675000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;675,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="371250" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;371,250 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;13&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Fiqih Sunnah Wanita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="117000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;117,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="64350" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;64,350 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;14&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Fiqih Wanita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="54000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;54,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="29700" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;29,700 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;15&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Tafsir Quran Wanita 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="72000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;72,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="39600" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;39,600 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;16&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Tafsir Quran Wanita 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="79000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;79,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.45" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="43450" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;43,450 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;"&gt;   &lt;td colspan="5"  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 365pt; height: 15pt;color:-moz-use-text-color black windowtext windowtext;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="487"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;DISKON 40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 15pt;" height="20" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;17&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Bukan Shalat Biasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="49000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;49,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.4" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="29400" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;29,400 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;18&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Hikmah dari Langit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="53000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;53,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.4" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="31800" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;31,800 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;19&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Jumpai Aku Ya Rasul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="69000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;69,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.4" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="41400" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;41,400 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;20&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Keajaiban Shalat Berjamaah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="10000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;10,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.4" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="6000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;6,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;21&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Mutiara Hikmah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="62000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;62,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.4" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="37200" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;37,200 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;22&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" str="Panduan Shalat " nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Panduan Shalat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="54000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;54,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.4" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="32400" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;32,400 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;23&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Syamail Muhammad&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="90000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;90,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.4" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="54000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;54,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;"&gt;   &lt;td colspan="5"  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 365pt; height: 15pt;color:-moz-use-text-color black windowtext windowtext;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="487"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;DISKON 35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 15pt;" height="20" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;24&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Aisyah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="63000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;63,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="40950" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;40,950 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Aku Mohon Petunjuk-Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="60000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;60,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="39000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;39,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;26&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Arabic Kamasutra&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="69000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;69,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="44850" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;44,850 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;27&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Candu Sholat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="25000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;25,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="16250" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;16,250 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;28&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Doa Harian Rasulullah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="35000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;35,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="22750" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;22,750 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;29&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Ensiklopedia Doa &amp;amp;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Zikir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="90000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;90,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="58500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;58,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Fiqih Sunnah Lengkap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="450000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;450,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="292500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;292,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;31&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Hadits Qudsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="81000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;81,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="52650" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;52,650 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;32&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Ihya Ulumiddin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="150000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;150,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="97500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;97,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;33&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Kamus Quran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="135000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;135,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="87750" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;87,750 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;34&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Keluar dari Kemelut Hidup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="63000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;63,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="40950" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;40,950 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Khadijah The True Love (Small)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="28000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;28,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="18200" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;18,200 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;36&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Mukjizat al-Fatihah &amp;amp; an-Naas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="72000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;72,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="46800" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;46,800 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;37&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Quran Wanita Kancing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="45000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;45,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="29250" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;29,250 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;38&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Tazkiyatun Nafs&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="108000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;108,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="70200" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;70,200 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;39&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" str="The Great Women " nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;The Great Women &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="63000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;63,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.35" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;35%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="40950" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;40,950 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td colspan="5"  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 365pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color black windowtext windowtext;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="487"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;DISKON 30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;40&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Khadijah The True&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Love   (Large)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="69000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;69,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.3" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="48300" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;48,300 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;41&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Tajwid&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Cet.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;IK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="250000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;250,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.3" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="175000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;175,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;42&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Tajwid&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cet.   4&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;IK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="250000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;250,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.3" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="175000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;175,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;43&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Tajwid&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cet.   6&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;IK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="250000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;250,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.3" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="175000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;175,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;44&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Tajwid Balai Citra&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="250000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;250,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.3" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="175000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;175,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;45&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Tajwid Satin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="340000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;340,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.3" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="238000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;238,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;46&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Quran Wakaf Kecil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="45000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;45,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.3" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;30%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="31500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;31,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td colspan="5"  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 365pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color black windowtext windowtext;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="487"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;DISKON 25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;47&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;AQ Darusalam Linen Lux 17X24&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="99500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;99,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.25" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="74625" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;74,625 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;48&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;AQ Darusalam Super Lux 14x20&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="91000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;91,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.25" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="68250" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;68,250 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;49&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran HC&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;14X10   Ahkam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="39500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;39,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.25" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="29625" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;29,625 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;50&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran HC&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;17X24   Ahkam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="90000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;90,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.25" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="67500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;67,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;51&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Reist. 10X14&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="37500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;37,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.25" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="28125" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;28,125 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;52&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Wanita Besar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="90000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;90,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.25" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="67500" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;67,500 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 16.5pt;"&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 24pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" num="" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="32"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;53&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 201pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="268"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pena Quran Wanita Kecil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 48pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="45000" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="64"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;45,000 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 37pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="0.25" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="49"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;25%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 55pt; height: 16.5pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" num="33750" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="73"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;33,750 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;!--[if !supportMisalignedRows]--&gt;   &lt;td style="border: medium none ; height: 16.5pt;" height="22" width="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25824132-1573215916850186176?l=goeshid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goeshid.blogspot.com/feeds/1573215916850186176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25824132&amp;postID=1573215916850186176' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1573215916850186176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25824132/posts/default/1573215916850186176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goeshid.blogspot.com/2008/10/perubahan-daftar-harga-great-sale-pena.html' title='Perubahan Daftar Harga Great Sale Pena'/><author><name>Agus Hidayatulloh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16364756945223823243</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_8TY7mA0-Kmo/R9aNSZEXMpI/AAAAAAAAATY/ZTJwFO8kDgQ/S220/paspoto+blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_B0MJa_sI/AAAAAAAAAeo/vXQtyRnoABI/s72-c/IMG_0012.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25824132.post-2135091218657162731</id><published>2008-10-21T09:18:00.010+02:00</published><updated>2008-11-28T12:07:57.529+02:00</updated><title type='text'>Daftar Harga Great Sale Pena</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_CmUOiYjI/AAAAAAAAAew/BsM6BV4hV40/s1600-h/IMG_0013a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8TY7mA0-Kmo/SS_CmUOiYjI/AAAAAAAAAew/BsM6BV4hV40/s320/IMG_0013a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273647652194640434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penerbit Pena benar-benar ingin memanjakan konsumennya. Dalam daftar harga Pekan Great Sale yang dirilis tim marketingnya, Fiqih Sunnah, buku empat jilid yang jadi primadona pun bahkan diberi label 45% off. Harga semula buku "wajib" kalangan Ikhwanul Muslimin (di Mesir) atau tarbiyah (di Indonesia) itu adalah Rp675.000,00, tetapi pada Pekan Great Sale ini ditawarkan dengan harga Rp371,250,00. Bahkan, menurut penuturan Manajer Marketing, Anis Maftuhin, harga tersebut masih bisa digoyang lagi jika pembeli berniat memborong sepuluh eksemplar atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Fiqih Sunnah, buku Pena yang telah jadi primadona pembaca selama ini adalah Khadijah. Buku bersampul warna pink yang telah terjual di atas seratus ribu eksemplar ini dijual dengan diskon 30%, dari Rp69.000,00 menjadi Rp48.300,00. Adapun buku Khadijah versi ekonomisnya yang berukuran lebih kecil daripada versi reguler, dijual dengan harga Rp18.200,00 atau diskon 35% dari harga semula, Rp28.000,00.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini daftar harga Great Sale.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 459pt; margin-left: 4.75pt; border-collapse: collapse;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="612"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 15pt;"&gt;   &lt;td colspan="2" style="padding: 0in 5.4pt; width: 178pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="237"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 70pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="93"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 41pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="55"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 61pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 109pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="145"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 15pt;"&gt;&lt;td colspan="2" style="padding: 0in 5.4pt; width: 178pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="237"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 70pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="93"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 41pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="55"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 61pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 109pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="145"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 15pt;"&gt;&lt;td colspan="2" style="padding: 0in 5.4pt; width: 178pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="237"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 70pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="93"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 41pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="55"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 61pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 109pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="145"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 15pt;"&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 19.65pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="26"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 158.35pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="211"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 70pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="93"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 41pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="55"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 61pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0in 5.4pt; width: 109pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="145"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="height: 15pt;"&gt;&lt;td rowspan="2" style="border-style: solid; padding: 0in 5.4pt; width: 19.65pt; height: 15pt;" nowrap="nowrap" width=
